31 December 2011
One kritik

Sobekan Tiket Terbaik 2011

Meneruskan kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya, maka secara khusus saya telah memilih 10 film terbaik yang telah saya tonton di bioskop pada tahun 2011 ini. 2011 adalah tahun yang spesial bagi saya, karena saya dapat menonton di bioskop 8 dari 10 film dari nominasi Best Picture pada ajang Oscar 2010. Selain itu, masa tinggal 10 bulan di Glasgow membuka kesempatan yang sangat besar bagi saya untuk menikmati film-film berkualitas yang mungkin tidak akan dirilis di bioskop-bioskop Indonesia.

Sedikit catatan statistik di tahun 2011, ini adalah tahun dimana saya menonton film di bioskop paling banyak diantara tahun-tahun sebelumnya; 110 film! Hal ini tentu sangat dipengaruhi secara signifikan oleh hadirnya kartu Unlimited dari Cineworld (baca disini) yang berlaku semacam tiket terusan selama satu bulan. Di tahun ini gue juga telah memecahkan rekor nonton film di bioskop terbanyak selama satu bulan; 21 film di bulan Maret 2011 (rekor sebelumnya dipegang oleh bulan Desember 2007 dengan 19 film). Hitungan kasarnya, berarti saya pergi ke bioskop untuk menonton film setiap 1,5 hari sekali di bulan Maret tahun 2011.

Daftar film dibawah ini tidak harus film yang dirilis di tahun 2011, karena ketentuannya adalah film-film yang saya tonton di bioskop di tahun ini. Tahap pertama pemilihan ke-10 film ini berdasarkan nilai rating yang ada. Di rating tertinggi, ternyata ada 16 film yang memiliki rating 9 (13 film) dan 10 (3 film). Seleksi tahap kedua pun harus dilakukan agar daftar Sobekan Tiket Terbaik ini tidak terlalu banyak, yaitu dengan menilai secara kualitatif. Indikator penilaian kualitatif adalah film yang mampu memberikan pengalaman sinematik tersendiri, serta cerita film yang mampu memberikan sesuatu kepada penonton. Ternyata, kesepuluh film ini juga cukup mewakilkan hampir semua genre film yang ada; musikal, drama, romansa, kriminal, aksi-laga, sampai horor. Maka, inilah 10 film terbaik yang saya tonton di bioskop di tahun 2011 ini.

klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Film ini termasuk "Top 5 All Time Most Favorite Movie" dari saya. Karya sastra Romeo & Juliet karya Shakespeare ini diterjemahkan secara bebas oleh Jerome Robbins dalam bentuk drama panggung. Kemudian diangkat ke layar lebar lewat kerja sama dengan Robert Wise. Hasilnya adalah sebuah film musikal dengan drama romantis yang kuat, parade akting yang brilian, musik yang memorable, serta koreografi yang mengagumkan.
Tertanggal 1 Maret 2011. Rating STB 10 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Rasanya cuma Terrence Malick yang berani mengangkat tema abstrak kehidupan, kematian, dan eksistensi manusia ke dalam sebuah film layar lebar. Tema yang biasa hanya dibahas di dalam kelas-kelas filsafat itu divisualisasikan oleh Malick ke dalam sebuah drama keluarga berdurasi 139 menit. Hasilnya? Film ini lebih merupakan untaian doa dan puisi dari buah pikiran Malick.
Tertanggal 19 Juli 2011. Rating STB 10 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Cerita "biasa" tentang persaingan yang terjadi di persiapan pertunjukkan balet, bisa ditransformasikan menjadi drama thriller menegangkan di tangan Darren Aronofsky. Cerita ini diramu sedemikian rupa dimana banyak petunjuk-petunjuk detil yang berhubungan dengan kondisi psikologis dari si pemeran utama. Kenikmatan menonton film ini pun akan tetap terasa setiap kali film ini ditonton ulang. Beruntungnya, ada seorang aktris cantik berbakat yang terlibat dalam film ini, Natalie Portman, yang sukses memegang kendali atmosfer dalam film ini.
Tertanggal 26 Januari 2011. Rating STB 9,5 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Film ini memenangkan 4 dari 12 nominasi kategori di penghargaan Oscar tahun 2010, termasuk Best Picture. Adalah Tom Hooper yang bertanggung jawab menjadikan kisah nyata ini menjadi sebuah tontonan yang seru dan menarik. Berangkat dari naskah asli yang ditulis oleh David Seidler, Tom Hooper mampu meramu elemen-elemen terbaik mulai dari teknis sampai akting. Ditemani oleh scoring orkestra nan megar karya Alexander Desplat dan dipenuhi oleh aktor-aktris papan atas asal Britania Raya, film ini menjadi salah satu yang terbaik di tahun ini.
Tertanggal 13 Januari 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Film drama romantis memang telah malang melintang di dunia perfilman. Namun Derek Ciafrance membuat sebuah film drama romantis yang...super galau. Drama yang disajikan benar-benar down to earth dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Naskah yang brilian ini pun didukung oleh akting yang luar biasa dari Ryan Gosling dan Michelle Williams. Chemistry diantara mereka berdua sangat kuat untuk ditampilkan di layar. Ketika selesai menonton, dijamin film ini akan membuat anda merenung tentang hubungan anda dengan pasangan anda.
Tertanggal 20 Januari 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Sedang mengalami peristiwa duka cita? Ingin belajar bagaimana cara mengatasi perasaan duka tersebut? Atau hanya ingin sekedar melihat bagaimana gambaran lengkapnya? Coba tonton film yang disutradarai oleh John Cameron Mitchell yang diadaptasi dari drama panggung ini. Dibawakan secara cemerlang oleh kuatnya akting dari Nicole Kidman dan Aaron Eckhart, film ini bisa menjadi pengalaman menonton tersendiri untuk kemudian dibawa pada sebuah perenungan.
Tertanggal 7 Februari 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Saya memang bukan penggila film horor, namun saya tidak menghindari film-film horor yang memang memiliki potensial menyeramkan. Untuk kalibrasi, White Lies Beneath, Paranormal Activity, Drag Me to Hell, The Ring, serta Ju-On adalah film-film yang mampu membuat saya merinding dan teriak ketakutan. Namun rasanya saya harus menambahkan judul film ini dan menempatkannya pada posisi teratas sebagai film horor yang sangat menyeramkan. Film ini mampu mengkombinasikan elemen kejutan yang biasa digunakan untuk membuat penontonnya lompat dari kursi dengan elemen membangun atmosfer mengerikan yang membangunkan bulu kuduk. Efeknya adalah rasa takut yang tetap tinggal di dalam pikiran sampai berhari-hari setelah menonton film ini.
Tertanggal 3 Mei 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Kalau saya telah memasukkan film superhero Kick-Ass ke dalam deretan Sobekan Tiket Terbaik 2010, maka kali ini saya memasukkan film ini yang sama-sama disutradarai oleh Matthew Vaughn. Seperti formula yang digunakan pada Kick-Ass, Vaughn menambahkan unsur psikologis dan politik ke dalam setiap karakter manusia-mutan ini. Ya, alih-alih mengekspos kekuatan super yang dimiliki oleh setiap karakter, Vaughn lebih memilih untuk mengekspos kajian kepribadian dan psikologis yang ada. Kedalaman karakter yang signifikan serta drama meyakinkan yang melibatkan salah satu peristiwa nyata, film ini menjadi salah satu film superhero terbaik di tahun ini.
Tertanggal 3 Juni 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Saya adalah salah satu dari 500 orang yang beruntung yang dapat menyaksikan film ini diputar pertama kali di Indonesia, tepatnya di acara penutupan INAFFF 2011. Setelah Merantau (2009), sutradara asal Wales Gareth Evans melanjutkan kecintaannya pada seni bela diri Indonesia dalam film terbarunya ini. Beda dengan Merantau yang penuh dengan drama, film kali ini akan berisi 80% adegan aksi laga. Ya, mulai dari tembak-tembakan dari senjata api, adu golok, sampai dengan adu jotos tangan kosong. Publik Indonesia boleh berbangga karena telah memiliki film lokal dengan kualitas yang tidak kalah oleh Hollywood.
Tertanggal 20 November 2011. Rating STB 9 dari 10.


klik gambar diatas untuk membaca ulasan
Film-film drama kriminal memang selalu menarik, apalagi kali ini film ini berkisah tentang seorang pengemudi get-away dari berbagai perampokan. Yang berbeda dari film ini adalah bagaimana sutradara Nicholas Winding Refn membawakan film ini dengan gaya art house yang cantik dan elegan. Atmosfer film dipararelkan dengan karakter pemeran utama; minim dialog, dingin, namun penuh makna dengan kehadian setiap detil kecil. Ketika pecinta film tipikal art house telah dibuat jatuh cinta selama 3/4 film, Refn memiliki kejutan berdarah yang mewarnai 1/4 terakhir film ini. Belum lagi dengan drama romantis yang canggung, yang dibawakan dengan baik oleh Ryan Gosling dengan Carey Mulligan.
Tertanggal 3 Desember 2011. Rating STB 9 dari 10.

1 kritik:

  1. Mantep, pelem favorit ane masuk daftar, Hehe... Walaupun cuma 1, tapi ane udah seneng banget....

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top