Posts

Showing posts from July, 2016

Ice Age: Collision Course

Image
"Sebuah franchise film yang kelelahan dengan lima sekuelnya"

Pengejaran Scrat terhadap biji buah ek akhirnya mencapai ke luar angkasa. Dengan pesawat UFO yang ia temukan, secara tidak sengaja Scrat malah mengubah susunan kosmis. Karena itu, sebuah asteroid besar pun mengancam akan jatuh ke bumi. Manny, Sid, dan Diego bersama kawanannya pun harus meninggalkan rumah demi menyelamatkan diri dari marabahaya. Tetapi mereka bertemu kembali dengan Buck yang kali ini memiliki ide untuk menyelamatkan bumi.

Sekuel kelima dari franchise Ice Age ini jelas telah terbang semakin jauh dari niatan awalnya yang ingin menggambarkan kondisi jaman es di bumi secara komikal. Bergeser menjadi animasi dengan hiburan slapstick pun membuat target pasar film ini berubah pula menjadi anak-anak saja. Beruntungnya, kualitas film ini masih diselamatkan oleh kualitas visual yang ciamik.

Jason Bourne

Image
"Kembalinya Jason Bourne yang keren dan logis, serta setia dengan bungkusan trilogi awalnya"

Jason Bourne yang kini hidup dengan menghilang dari peta, terpaksa kembali dalam radar lembaga intelejen ketika Nicky Parsons menghampirinya. Mereka pun memiliki informasi bahwa CIA sedang menyiapkan black ops terbaru, versi peningkatan yang lebih canggih ketimbang Treadstone. Tidak hanya itu, sekelumit masa lalu Bourne juga terkuak yang akan menjadi motivasi Bourne untuk menghadapi lembaga intelejen tersebut.

Lima detik pertama setelah film dimulai, gue mulai bertanya-tanya dalam hati apakah meneruskan trilogi Bourne adalah ide yang bagus. Tetapi setelah disuguhi oleh opening act, gue mulai percaya bahwa film ini berada di jalan yang benar. Belum lagi penjelasan Nicky kepada Bourne - yang terkesan tipikal sekuel - tetapi logis dan meyakinkan. Bourne telah kembali, dengan formula dan gaya yang persis sama dengan trilogi awalnya. Siapkan checklist anda; mulai dari pengintaian di area …

Rudy Habibie

Image
"Biografi dengan jalan cerita yang tak tentu arah dan tumpahan air mata yang berlebihan"

Diadaptasi dari buku karya Gina S. Noer; Rudy, Kisah Masa Muda Yang Visioner, film ini menceritakan kisah Pak Habibie muda yang kuliah di Jerman. Sebelum meraih gelar Doctor Ingenieur Fakultas Teknik Mesin Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat di Universitas Teknik Aachen, perjalanan seorang Rudy Habibie tidaklah mulus. Motivasinya hanya satu, menjadi mata air seperti pesan almarhum ayahnya untuk berguna bagi orang banyak. Namun cita-citanya dalam membangun industri penerbangan ditentang dengan visi yang berbeda oleh pemerintahan Indonesia pada jaman itu.

Gue menyukai Habibie & Ainun yang inspiratif dan juga menjadi sebuah film tear-jerker khas Indonesia, tetapi rasanya tidak dengan prekuelnya yang rilis tahun ini. Sesederhana film ini seakan kehilangan arah ingin menceritakan apa, dan ingin mengatakan apa kepada penontonnya. Selain itu, adegan tanpa air mata rasanya jauh lebih se…

The Legend of Tarzan

Image
"Petualangan menegangkan dengan pemandangan alam yang memikat"

Tarzan, atau sekarang dikenal dengan John Clayton III, hidup di rumah mendiang orang tuanya di Inggris bersama istrinya Jane. Ia diminta oleh Raja Leopold dari Belgia untuk mengunjungi Kongo dan melihat apa yang dapat ia bantu. Kedatangannya ke Kongo bersama istrinya, ditemani oleh seorang Amerika. Sesampainya di Kongo, Jane diculik oleh seseorang bernama Leon Rom. Sekali lagi, Tarzan harus menyelamatkan Jane dan menggunakan kelebihannya yang mengenal hutan lebat Kongo.

Film ini diadaptasi dari sumber materi yang orisinil, novel karya Edgar Rice Burroughs, lengkap dengan latar belakang bagaimana Raja Leopold yang mengeksploitasi Kongo. Menariknya adalah, film ini dimulai dari London ketika Tarzan atau John Clayton sudah kembali ke peradaban manusia. Selanjutnya, penulis naskah menyelipkan rangkaian kilas balik bagaimana John lahir di tengah hutan Kongo hingga ia dibesarkan oleh kera. Hasilnya adalah sebuah kisah …

Ghostbusters

Image
"Versi modern yang mampu berdiri sendiri dengan kekuatan para karakternya, meski tidak dapat menghindar dari perbandingan dengan versi klasiknya"

Dua wanita entusias paranormal bergelar doktor, sedang menginvestigasi keberadaan aktivitas paranormal di kota Manhattan. Dibantu oleh seorang insinyur nuklir dan seorang mantan pekerja kereta bawah tanah, mereka berempat pun menjadi kelompok pembasmi hantu. Tetapi mereka tidak hanya harus menghadapi serangan makhluk halus, tetapi juga pemerintah yang tidak ingin kelompok Ghostbusters membuat panik massal.

Sebagai fans versi klasiknya, sulit bagi gue untuk bisa menilai dengan objektif versi 2016 ini. Pertama-tama, film ini memang kocak dan menghibur. Dipadukan dengan efek visual yang jelas jauh lebih canggih dibandingkan film originalnya yang dirilis tahun 1984 dan 1989. Keputusan untuk mengganti gender para pemeran utama jelas membuat kaum feminis bersorak sorai, dan Kristen Wiig serta teman-temannya jelas tampil kocak seperti bia…

Star Trek Beyond

Image
"Sekuel yang mendekatkan diri pada seri televisi aslinya ini hanya sebatas menghibur mata dan telinga"

Dalam misi lima tahunnya untuk mengeksplorasi bagian luar angkasa yang belum pernah disentuh, kru Enterprise mendapatkan misi baru. Saat mengisi suplai dan bahan bakar di stasiun luar angkasa Yorktown, Kapten James T. Kirk menerima misi penyelamatan di sebuah planet yang terisolasi oleh nebula. Nyawa dan jati diri pun menjadi taruhan ketika mereka diserang oleh kawanan musuh yang di luar kapabilitas mereka.

Sekuel ketiga dari proyek reboot Star Trek kali ini harus mengucapkan selamat tinggal pada sutradara J.J. Abrams yang pada waktu itu sibuk dengan The Force Awakens. Komposisi penulis naskah pun berbeda dari dua sekuel sebelumnya, yang kali ini ditangani oleh Simon Pegg dan Doug Jung. Hasilnya, Star Trek Beyond hanya menjadi hiburan audio visual semata tanpa kedalaman yang berarti.

Sabtu Bersama Bapak

Image
"Meski berlebihan di unsur drama dan lens flare, film ini tetap hangat di hati"

Walaupun Pak Gunawan telah berpulang, namun ia meninggalkan berbagai pesan dan nasehat untuk kedua anaknya melalui video. Sejak kecil, Bu Itje memutarkan video tersebut setiap hari Sabtu kepada Satya dan Cakra. Kini di umurnya masing-masing, Satya dan Cakra tampak terlalu memegang teguh pesan bapak sehingga menghadapi permasalahan hidup masing-masing. Satya yang berada dalam dilema antara keluarga atau pekerjaan, sementara Cakra yang berada dalam kesuksesan namun masih menjomblo.

Sebagai pembaca setia buku-buku kang Adhitya Mulya sejak Jomblo, Gege Mencari Cinta, hingga Travelers' Tale, bisa dibilang buku Sabtu Bersama Bapak adalah buku yang paling dewasa. Jauh lebih serius daripada karya sebelumnya, namun tetap memiliki komedi yang khas. Dari materi dasar inilah maka tidak herean filmnya juga akan memiliki atmosfer yang kurang lebih sama. Well, mungkin tepatnya kurang. Dengan lelucon yang ma…