Posts

Showing posts from October, 2016

Trolls

Image
"Animasi musikal yang meski ditujukan untuk anak-anak, tapi juga menghibur para dewasa lewat pilihan lagu-lagunya"

Di sebuah dunia penuh warna, hiduplah para Troll dengan rambut jabrik warna-warni yang selalu bahagia dan tidak pernah berhenti bernyanyi dan berpelukan. Di sisi lain, hiduplah sekelompok Bergen yang sangat pesimis dan baru bisa bahagia ketika memakan Troll. Masalah terjadi ketika sekelompok Troll diculik untuk dipersiapkan sebagai makan malam Bergen. Putri Poppy bersama temannya Branch yang pesimis pun harus melakukan petualangan sekali seumur hidup.

Filmnya memang kekanak-kanakan sih, tapi tetap menghibur buat orang dewasa kok. Kebanyakan jokes-nya memang kelihatan banget ditujukan untuk anak kecil. Biasalah, mulai dari yang slapstick sampai ke tingkah laku konyol yang hanya bisa ditertawakan oleh anak-anak. Beruntung Trolls membayar mahal beberapa lisensi lagu-lagu klasik - yang rasanya hanya dikenal bagi mereka yang mengaku anak 90s.


Aisyah, Biarkan Kami Bersaudara

Image
"Drama dengan kisah yang segar dan pemandangan Nusa Tenggara Timur yang indah, serta penuh dengan kritik sosial"

Aisyah adalah seorang sarjana pendidikan yang bercita-cita menjadi seorang guru. Suatu hari, ia mendapat tempat mengajar di lokasi terpencil, tepatnya di Dusun Derok, Kabupaten Timor Tengah Utara. Masyarakat dusun yang mayoritas beragama Katolik ternyata sedikit banyak membuat Aisyah merasa asing. Sempat dikira suster dan tidak memakan babi yang menjadi makanan sehari-hari, kehidupan Aisyah dibantu oleh Pedro. Namun ketika ia menghadapi kebencian dari salah satu muridnya, dan ia harus mengatasi kesalahpahaman atas nama agama tersebut.

Mendapatkan lima nominasi - termasuk Film Terbaik - dalam Festival Film Indonesia tahun 2016, beruntung gue masih bisa nonton film ini di bioskop di acara Korea Indonesia Film Festival. Betapa terkejutnya gue ternyata memang film ini sangat kaya akan nilai-nilai moralnya. Terutama soal agama yang belakang ini sedang marak diperdebatk…

Doctor Strange

Image
"Parade visual ekstravaganza yang memang sangat menghibur mata, tetapi bukan yang terbaik dari Marvel Cinematic Universe"

Dokter Stephen Strange adalah seorang ahli bedah otak yang mahir dalam profesinya. Suatu hari ia mengalami kecelakaan yang membuat kedua tangannya tidak dapat berfungsi seperti biasanya. Menyerah pada pengobatan Barat yang tidak dapat menyembuhkannya, ia pun berpaling pada cara Timur. Pertemuannya dengan seorang guru yang disebut Ancient One di Nepal, membuatnya belajar ilmu mistis yang membuka mata dan pikirannya pada dimensi-dimensi lain. Namun disaat pembelajarannya masih belum sempurna, Doctor Strange harus mempertahankan bumi dari seorang penyihir jahat yang ingin menghancurkan dunia.

Doctor Strange menandai era baru di Marvel Cinematic Universe (MCU) sebagai film solo dengan nuansa magis dan sihir. Hal ini jelas menambah variasi dan jelas membuat MCU menjadi jauh lebih menarik dengan tambahan satu manusia super dengan kekuatan sihir. Sebagai film yan…

Catatan Dodol Calon Dokter

Image
"Catatan dodol yang lebih sibuk mengurusi romansa ketimbang dodolnya calon dokter"

Tiga alasan masuk Fakultas Kedokteran yang paling populer adalah: jaminan penghasilan, ijazah bergengsi atau pelancar dapat jodoh. Riva, calon dokter yang masuk Fakultas Kedokteran bukan karena ketiga alasan di atas, melainkan karena ikut-ikutan temannya yang bernama Evi, perempuan yang ia sebut sahabat sejak SMA. Ketika program ko-ass dimulai, kedekatan Riva dengan Vena, ko-ass cantik anak pemegang saham rumah sakit, membuat hubungan antara Riva dan Evi retak, karena masing-masing enggan mengakui bahwa mereka lebih dari sekedar sahabat. Akibat rentetan kesalahan konyol karena kelalaiannya sendiri, Riva masuk daftar hitam Sang Profesor.

Di luar ekspektasi gue, ternyata Catatan Dodol Calon Dokter atau yang juga dikenal dengan Cado Cado ini cukup menghibur. Yang menarik dari film ini jelas sudut pandang para dokter muda atau yang dikenal dengan istilah ko-ass. Tidak banyak film atau kisah yang m…

Before I Wake

Image
"Drama horor dengan unsur fantasi yang potensial, namun kurang halus dalam pergantian unsur ceritanya"

Dalam usaha mengatasi duka mereka sebagai keluarga, pasangan suami istri Jessie dan Mark mengadopsi seorang anak delapan tahun, Cody. Dengan cepat, mereka mengetahui bahwa Cody memiliki bakat yang spesial. Ketika Cody tidur dan bermimpi, mimpinya akan bermanifestasi secara fisik dalam kehidupan nyata. Jessie dan Mark pun terbuai dengan keindahan yang tercipta dengan mimpi indah dari Cody. Namun begitu mimpi buruk datang secara mengerikan, kebenaran harus diungkap meski nyawa menjadi terancam.

Meski sutradara dan penulis naskah Mike Flanagan keberatan dengan label horor dalam film terbarunya, Before I Wake memang memiliki beberapa unsur horor yang kental. Meski begitu, harus gue akui bahwa film ini bisa dibilang sebuah cross-genre dengan drama fantasi yang kuat dan signifikan. Sederhananya, pondasi cerita dibangun di atas drama fantasi, untuk kemudian diceritakan dengan rasa…

Bridget Jones's Baby

Image
"Sekuel ketiga penuh nostalgia dan tawa serta hati dari karakter ikonik yang kita kenal selama ini"

Di umurnya ke-43, Bridget Jones yang akhirnya mencapai berat badan ideal fokus pada kehidupan dan karirnya sebagai produser TV. Di tengah-tengah tekanan kerja di bawah manajemen baru, Bridget bertemu pria baru sekaligus Mark Darcy - pria yang pernah menjadi masa lalunya. Berhubungan dengan keduanya sekaligus, Bridget pun hamil dengan probabilitas 50% tahu siapa ayah kandungnya. Sekali lagi terjebak dalam cinta segitiga - dengan tambahan bayi dalam kandungan - Bridget harus jujur pada dirinya sendiri mengenai pada siapa hatinya akan berlabuh.

Dua belas tahun sejak sekuel kedua Bridget Jones: The Edge of Reason (2004), ini adalah Bridget Jones yang kita kenal! Hanya saja, lemak yang menghilang dan digantikan dengan... jejak-jejak umur kepala empat. Sutradara Sharon Maguire pun kembali mengulangi perannya seperti dalam film orisinilnya Bridget Jones's Diary (2001). Hasilnya a…

The Accountant

Image
"Drama kriminal dengan kisah yang kompleks dan jenius, dibawakan dengan cara yang segar"

Christian Wolff adalah seorang jenius matematika yang lebih akrab pada angka-angka ketimbang manusia. Dibalik penyamaran sebagai akuntan publik di sebuah kota kecil, ia bekerja sebagai akuntan lepas bagi beberapa organisasi kriminal paling berbahaya di seluruh dunia. Ketika Kementrian Keuangan mulai mencium gerak-geriknya, ia bekerja untuk seorang klien pemilik perusahaan robotik dimana akuntan internalnya menemukan penyimpangan jutaan dollar. Ketika kebenaran semakin terungkap, jumlah mayat pun semakin bertambah dan Christian Wolff harus kembali bertindak.

Ternyata The Accountant adalah "Batman Begins" versi Ben Affleck. Engga ding, bercanda. Tapi terima kasih kepada naskahnya yang brilian karya Bill Dubuque, film ini hadir menjadi drama kriminal yang jenius - dengan adegan-adegan hitungan akuntansi yang minim. Ceritanya yang kompleks penuh dengan tabir misterius yang dibuka p…

Jack Reacher: Never Go Back

Image
"Film aksi seru tapi datar dan mudah terlupakan"

Jack Reacher seorang mantan mayor polisi militer, harus membantu sesama rekan mayor yang dituduh menjadi mata-mata negara. Mereka berdua pun dengan cepat menjadi buronan nomor satu, dan harus mengubah permainan dari diburu menjadi memburu. Ketika kebenaran mulai terkuak, Jack harus menghadapi juga masa lalunya yang kemudian muncul.

Rasanya franchise yang diadaptasi dari novel karya Lee Child ini adalah jalan keluar bagi Tom Cruise ketika perannya sebagai Ethan Hunt sudah habis di franchise Mission: Impossible. Sayangnya, sekuel kedua yang memiliki sub-judul "Never Go Back" ini malah berakhir menjadi film aksi kelas B. Salahkan itu semua pada materi cerita yang memang kurang menarik, kurangnya chemistry antara Tom Cruise dengan Cobie Smulders, dan plot cerita yang aneh. Semua itu bersumbangsih pada 1 jam 58 menit yang penuh dengan baku hantam, tembak-tembakan, dan ledakan yang datar dan tak terasa.


The Beatles: Eight Days A Week - The Touring Years

Image
"Rock documentary yang membawa semua penontonnya merasa lebih dekat dengan John, Paul, George, dan Ringo"

Di tahun 1960-an, The Beatles meroket menjadi band yang fenomenal dan konser secara konsisten di Inggris dan di kota Hamburg. Dipimpin dan dikembangkan oleh manager Brian Epstein, empat anak muda yang tampil apa adanya dan jadi ikon pop ini pun mulai melanglang buana ke seluruh penjuru dunia. Dokumenter ini fokus pada rangkaian konser mereka di berbagai kota dan negara dari tahun 1963 hingga 1969, termasuk titik balik berbagai hal; mulai dari kejenuhan hingga gaya eksperimental dalam musik mereka.

Dokumenter perjalanan konser The Fab Four ini jelas menjadi nostalgia yang nyaris sempurna bagi para penggemar. Di tangan sutradara Ron Howard, nostalgia ini dibawakan dengan emosional lewat deretan footage klasik mulai dari yang hitam-putih hingga berwarna. Adegan konser mulai dari perjalanan, belakang panggung, hingga di atas panggung tersebut ditemani oleh wawancara dari mer…

Blair Witch

Image
"Sebuah penghormatan yang baik bagi The Blair Witch Project (1999) di tangan yang tepat, meski masih tidak dapat menyamainya"

Dua puluh tahun telah berlalu sejak hilangnya Heather di hutan Burkitsville, adiknya James ingin mencari kakaknya di hutan tersebut. James dibantu oleh seorang teman yang sedang menyusun film dokumenter untuk tugas kuliah dan dua orang temannya yang pernah ikut tim pencarian Heather. Mereka berempat dibantu oleh dua warga lokal yang mempercayai mitos penyihir Blair, nama kota lama sebelum diganti menjadi Burkitsville. Akankah mereka berempat menemukan Heather, atau setidaknya rumah tua yang ada dalam rekaman terakhir Heather?

Sebagai fans originalnya, The Blair Witch Project (1999) yang menjadi film klasik dan inspirasi bagi banyak film horor mockumentary hingga sekarang, sulit bagi gue untuk melewatkan film ini. Kalau Book of Shadows: Blair Witch 2 (2000) memang mudah untuk dilewatkan, semudah pembuat film ini tidak menganggap dan tidak memasukkan pl…

Inferno

Image
"Aksi lanjutan Robert Langdon pertama tanpa unsur agama yang masih sama menegangkan dan menariknya"

Robert Langdon si ahli simbol yang sekarang mengajar di Cambridge, suatu malam terbangun di Firenze, Italia dengan luka di kepala dan amnesia ringan. Dibantu oleh dokter Sienna Brooks, mereka berdua mencoba mengingat kembali apa yang saja yang telah dilakukan Langdon selama 48 jam sebelumnya. Sembari dikejar oleh seorang pembunuh bayaran dan WHO, mereka berdua menemukan petunjuk dari penyair Dante yang mengarah pada terciptanya neraka di bumi. Langdon dan Brooks harus berpacu dengan waktu dan menemukan petunjuk di seantero Eropa untuk mencegah tersebarnya virus yang dapat mengurangi populasi di dunia sebanyak setengahnya.

Inferno adalah film ketiga adaptasi dari novel karya Dan Brown, dan menjadi satu-satunya film yang tidak bernuansa agama. Benang merah misteri dan petunjuk yang dipecahkan oleh Robert Langdon praktis fokus pada tokoh non-religius, yang kali ini jatuh pada peny…

A Monster Calls

Image
"Perpaduan yang imbang antara kenyataan hidup yang pahit dan fantasi yang memukai, dalam kisah penuh makna tentang duka"

Monster tidak datang begitu saja. Tetapi kali ini, monster itu datang pada Connor dan meminta satu hal yang sulit untuk Connor lakukan; mengatakan kebenaran. Connor sedang berada dalam tahap kehidupan yang sulit, bagi anak yang tidak lagi bisa disebut sebagai anak kecil, tetapi terlalu tua untuk disebut orang dewasa. Di sekolahnya dia di-bully oleh teman-temannya, sedangkan di rumah dia harus berjuang menemani ibunya yang sedang sakit. Dengan kehadiran si monster, apakah Connor mampu mengatasi setiap masalahnya?

Surprisingly, A Monster Calls adalah sebuah film yang sangat indah dan menyentuh tentang bagaimana seorang anak menghadapi pengalaman pahit dalam hidup. Dibungkus dalam balutan fantasi dengan visual yang menakjubkan, terutama dengan suara bass khas Liam Neeson yang menenangkan. Kesabaran jelas dibutuhkan untuk mengikuti dan memahami cerita yang diba…

Sunya

Image
"Penuturan budaya perklenikan Jawa yang apa adanya dengan cara artistik"

Bejo, umur 5 tahun, mulai mengalami kejadian-kejadian aneh setelah sang ibu meninggalkannya dan membuat dirinya dibesarkan oleh nenek. Peri-peri yang menari untuknya, gadis kecil yang selalu muncul di hutan, hingga sahabat gaibnya Rohman yang selalu ada untuk melindunginya. Tiga puluh tahun kemudian, neneknya sekarat namun para dokter tidak dapat menemukan sakitnya. Kesembuhan neneknya adalah hal yang tak dapat ditawar sebagai pengabdian kepada orang tua. Upaya terakhir yang dia jalani, ternyata menjadi konsekuensi dan berhubungan dengan hal-hal misterius selama masa kecilnya.

Sunya adalah film drama arthouse yang mendedikasikan cara penyampaiannya pada seni semata. Sutradara dan penulis naskah Harry Suharyadi jelas tidak mematok komersialisme, demi fokus pada idealisme seni semaksimal mungkin. Hasilnya adalah sebuah film yang cenderung sulit untuk ditonton, dengan menimbulkan banyak pertanyaan ketimban…

Deepwater Horizon

Image
"Drama aksi kisah nyata tentang offshore drilling gone wrong ini sangat seru dan menegangkan"

Berdasarkan kisah nyata, film ini menceritakan kembali bencana meledaknya pengeboran lepas pantai bernama Deepwater Horizon yang menyebabkan kebocoran minyak terparah dalam sejarah. Diceritakan dari kacamata seorang pekerja senior, Mike Williams, yang sedang menjalani rutinitas keseharian eksplorasi dan penilaian apakah lokasi tersebut layak untuk digali. Namun BP sebagai penyewa memaksa untuk segera memfinalisasi eksplorasi tersebut tanpa melakukan pemeriksaan rutin. Kecelakaan pun terjadi, dan kini 126 kru harus menyelamatkan diri sebelum terlambat.

Deepwater Horizon adalah salah satu film yang sangat menegangkan yang pernah gue tonton di tahun ini. Tidak saja gue berhasil tenggelam dalam cerita, tetapi juga seakan-akan gue berada di sana bersama Mike Williams dan menghindari setiap api dan ledakan. Setiap adegan ledakan dan semburat api yang mengarah ke layar benar-benar bombastis…

Storks

Image
"Surprisingly kocak dan sangat menghibur, meski harus dijelaskan lebih lanjut dalam konteks budaya Timur"

Di negara-negara empat musim, orang-orang percaya bahwa para bangau yang memberikan dan mengantar bayi untuk keluarga. Tetapi itu dulu, sekarang para bangau tidak lagi mengantar bayi tetapi mengantar paket untuk perusahaan online cornerstore.com. Junior, seekor bangau yang akan dipromosikan untuk memimpin perusahaan, tak sengaja mengaktifkan alat pembuat bayi. Bersama Tulip, satu-satunya manusia di Stork Mountain, mau tidak mau mereka harus mengantar bayi yang lucu dan imut itu ke sebuah keluarga.

Dibalik mitos yang kebarat-baratan, ternyata Storks sangat kocak untuk ditonton. Dari berbagai humor yang diberikan, sebagian besar bisa dibilang sebagai humor yang tidak kekanak-kanakan. Malah ada beberapa humor yang ditujukan untuk orang tua, tentang bagaimana sulitnya merawat bayi yang baru lahir. Tetapi meski gue belum termasuk dalam kategori orang tua, gue masih dapat tert…

Ben-Hur

Image
"Remake yang tidak dapat dibandingkan dengan versi klasiknya, tetapi masih dapat berdiri sendiri"

Judah Ben-Hur, seorang pangeran berdarah Yahudi memiliki saudara angkat laki-laki berdarah Romawi, Messala. Messala yang terobsesi untuk menjadi seseorang yang memiliki kuasa dan status, berhasil membuat dirinya jadi perwira tinggi di Kerajaan Romawi. Kemudian Ben-Hur secara tidak sengaja dituduh menjadi pengkhianat, dan menjadi budak sebagai hukumannya. Setelah kembali ke Yerusalem membawa dendam, pertemuannya dengan Yesus Kristus membawa Ben-Hur kepada pengampunan.

Di samping banyak orang yang menyayangkan dibuatnya proyek remake dari versi klasik, Ben-Hur versi 2016 ini sebenarnya jauh lebih dapat dinikmati oleh banyak orang. Lewat kemasan populer yang penuh dengan adegan aksi dan efek CGI, film ini jelas lebih mudah diakses ketimbang versi klasik tahun 1959 yang berdurasi tiga setengah jam tersebut. Diisi dengan jalan cerita yang menarik dan makna yang cukup dalam, Ben-Hur j…