Posts

Showing posts from September, 2016

Miss Peregrine's Home for Peculiar Children

Image
"Nostalgia atmosfer Halloween khas Tim Burton, dalam bentuk petualangan fantasi anak-anak" Ketika Jacob menemukan rahasia untuk memasuki dunia dan waktu yang lain, dia menemukan rumah Miss Peregrine untuk anak-anak dengan kemampuan luar biasa. Tetapi misteri menjadi semakin dalam dan kelam setelah Jacob mengenal anak-anak tersebut lebih jauh. Tidak hanya itu, Jacob juga menemukan musuh kejam yang sedang memburu mereka. Pada akhirnya, Jacob menemukan kemampuan spesial yang selama ini ia miliki. Buku pertama dari trilogi fantasi yang ditulis oleh penulis novel Ransom Riggs ini sepertinya memang sebuah materi adaptasi film yang tepat untuk sutradara Tim Burton. Atmosfer gelap dan suasana forever-Halloween membuat rumah besar Miss Peregrine ini seakan campuran antara The Addams Family dan Beetlejuice . Tone warna biru gelap yang dipertahankan sepanjang film juga turut mendukung kekelaman yang menyelimuti jalan cerita film ini.

Athirah

Image
"Drama biografi yang sangat indah dalam kesederhanaan ceritanya, dan mengajarkan kesabaran tanpa ada habisnya" Kehidupan Athirah menjadi goyah ketika suaminya menikah lagi dengan perempuan lain. Dalam kultur budaya yang memperbolehkan hal tersebut terjadi, sebagai perempuan Athirah tidak memiliki pilihan lain selain menerimanya. Sementara itu, anak lelaki tertuanya Ucu (Jusuf Kalla) tidak tahu kepada siapa ia harus berpijak. Ibunya adalah seseorang yang penuh kesabaran, sementara ayahnya adalah sosok yang selalu ia kagumi. Athirah dan Ucu pun harus mengatasi perasaan masing-masing dengan caranya sendiri-sendiri. Film terbaru dari duet maut sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana ini berdasarkan kisah nyata dari masa kecil Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang kemudian diangkat ke novel berjudul sama oleh Alberthiene Endah. Setelah Ada Apa dengan Cinta 2 (2016) yang bergenre populer dan terbukti meraup angka 3,6 juta penonton, rasanya lewat Athirah ini Riri dan Mira me

Nightlight

Image
"Found footage dari sudut pandang senter ini terlalu sulit untuk dipercayai" Lima remaja bermain petak umpet di hutan Covington, hutan yang terkenal sebagai tempat bunuh diri para remaja. Hanya menggunakan senter, mereka berlima menghabiskan malam dengan bersembunyi dan menemukan teman-temannya yang lain. Namun ketika legenda lokal yang menyeramkan mulai terjadi secara nyata, mereka mulai menyadari akan bahaya yang ada. Mereka pun harus menemukan jalan keluar dari hutan itu sebelum semuanya terlambat. Tidak ada yang lebih bodoh ketimbang bermain petak umpet di malam hari, di sebuah hutan berhantu tempat banyak orang bunuh diri. Kebodohan itu pun diperparah dengan konsep found footage yang perspektifnya bukan diambil dari kamera, tetapi dari senter. Ya, senter! Sebuah inovasi yang berbeda, namun tetap saja sangat tidak masuk di akal. Lebih tidak masuk akal lagi ketika senter ini dapat dengan mudahnya berpindah-pindah tangan, mulai dari kelima remaja sok berani ini hingg

Snowden

Image
"Film companion yang lebih luas dan cenderung dramatis dari dokumenternya, Citizenfour" Edward Snowden adalah seorang mantan analis NSA yang kini menjadi seseorang yang paling dicari di seluruh dunia. Idealismenya untuk mengabdi negara harus mengalami dilema moral ketika memahami bahwa lembaga NSA tempatnya bekerja melakukan pengintaian ilegal. Merasa bahwa apa yang dilakukan oleh NSA adalah sesuatu yang salah, ia pun menyelundupkan dan menyebarkan informasi rahasia kepada publik lewat media. Ketika publik bereaksi dan pemerintah semakin mengetatkan pengintaian ilegal tersebut, Snowden pun harus menghadapi fakta bahwa ia tak bisa kembali ke tanah kelahirannya. Setelah menonton versi dokumenternya, Citizenfour (2014) di Europe On Screen tahun lalu, film dramatisasi karya Oliver Stone ini jelas memberikan sudut pandang lain mengenai kasus Snowden. Mengambil metode biografi, dengan perlahan namun pasti kita diberikan perkembangan karakter Snowden yang seorang anggota mili

The Magnificent Seven

Image
Qi "Adaptasi versi modern yang tidak hanya mengandalkan testosteron, tetapi juga bercerita dengan hati" Kota kecil Rose Creek menjadi sengsara dan menderita karena kehadiran pengusaha kejam Bartholomew Bogue. Dipaksa untuk menjual tanah dengan harga murah atau pergi dari situ, mereka menyewa tujuh orang untuk menghadapi Bogue dan pasukannya. Kelompok tujuh orang ini pun berisi berbagai karakter dengan motivasi masing-masing. Mulai dari penjudi, penjahat buronan, pemburu bayaran, hingga orang Indian. Mereka pun harus menggunakan sumber daya manusia dan alat seadanya untuk dapat melawan Bogue dan pasukannya. Rasanya baru kali ini gue menikmati film Western yang seseru dan semenegangkan ini. Sutradara Antoine Fuqua mengemas The Magnificent Seven versi 2016 ini dengan cepat dan set piece action panjang dan menegangkan. Tidak ada lagi tipikal film Western yang bergerak lamban dan beratmosfer sepi dalam film ini. Belum lagi bagaimana naskah adaptasi karya Richard Wenk dan N

Morgan

Image
"Film fiksi ilmiah yang dikemas dalam bentuk horor misteri, namun kemudian kehilangan arah" Seorang konsultan manajemen resiko, Lee Weathers, dikirim ke sebuah lokasi rahasia dan terisolir untuk menyelidiki sebuah kecelakaan yang terjadi. Dalam fasilitas riset rahasia tersebut, sekelompok ilmuwan sedang mengerjakan proyek "Morgan" selama lima tahun terakhir. Namun, subjek Morgan kehilangan kendali dan mulai melukai salah satu ilmuwan. Lee pun harus memutuskan apakah harus menutup proyek tersebut sebelum semuanya menjadi terlambat. Teaser trailer dari Morgan yang penuh misteri memang menggugah rasa penasaran yang besar terhadap film ini. Terutama mengenai siapa - atau apa - sebenarnya Morgan itu. Filmnya pun mempertahankan atmosfer misteriusnya dalam paruh pertama, untuk kemudian menjadi deretan adegan aksi dan sedikit unsur slasher di paruh kedua. Meski ada beberapa detil yang kurang dalam plot, twist akhir dalam film ini jelas menyelamatkan film ini dari pre

One Day

Image
"Dengan premis yang menarik, film yang romantis ini pada akhirnya memberikan kehangatan hati" Den adalah karyawan IT yang kehadirannya hanya dianggap ketika kantornya membutuhkan bantuan perihal komputer. Hidupnya yang membosankan seketika berubah ketika dirinya bertemu dengan Nui dari bagian Marketing. Di bawah lonceng pengabul permohonan, Den pun berharap agar Nui dapat menjadi pacarnya sehari saja. Dalam acara perjalanan kantor di Jepang, Nui mengalami kecelakaan dan menderita gangguan ingatan selama 24 jam. Den pun memutuskan berbohong dan mengatakan bahwa ia adalah pacar Nui, dan mengajaknya berkeliling Hokkaido. Surprisingly , ternyata One Day adalah sebuah film komedi romantis yang sangat menyentuh dengan jalinan cerita yang unik. Siapa yang sangka sebuah film asal Thailand bisa merepresentasikan film yang romantis dengan usaha yang minimal, serta kemasan komedi yang menggelikan. Tetapi bagi mereka yang sudah terbiasa menonton film-film produksi GTH, atau yang s

Bad Moms

Image
"Visualisasi jeritan hati para ibu rumah tangga dalam kemasan komedi dewasa" Amy adalah seorang ibu yang nyaris sempurna. Diberkahi dua anak, pekerjaan yang mencukupi, dan rumah yang indah. Namun dibalik itu semua, Amy terlalu banyak bekerja, terlalu banyak berkomitmen pada hal-hal lain, sehingga pada satu titik ia mengatakan cukup untuk menjadi ibu yang sempurna. Amy pun bergabung dengan dua ibu lainnya dan membebaskan diri mereka sendiri dari segala macam kewajiban dan tanggung jawab untuk menjadi seorang ibu. Tetapi mereka harus menghadapi kelompok dari presiden Komite Sekolah yang telah menjadi contoh ibu sempurna. Bad Moms adalah visualisasi jeritan hati pada ibu yang melakukan segala cara untuk menjadi yang terbaik bagi anak-anaknya. Direpresentasikan dengan blak-blakan oleh Amy dan teman-teman ibu lainnya, yang harus menjalani berbagai peran sekaligus dalam satu hari. Namun semua itu dalam kasus dimana sang ayah kurang berkontribusi apapun terhadap lancarnya per

Sully

Image
"Drama biografi yang melarutkan emosi penonton dalam ketegangan" Pada 15 Januari 2009, dunia menyaksikan pendaratan darurat sebuah pesawat penumpang yang kehilangan dua mesinnya di atas sungai Hudson. Aksi heroik dari kapten pesawat Chesley Sullenberger, atau biasa dipanggill Sully, melejitkan namanya menjadi seorang pahlawan yang nyata. Namun sebuah investigasi yang dipimpin oleh National Transportation Safety Board mengungkapkan fakta baru yang mengancam reputasi dan karirnya. Benarkah keputusan Sully untuk mendaratkan pesawatnya di air, meski telah menyelamatkan seluruh 155 penumpangnya? Di tangan sutradara Clint Eastwood, kisah pahlawan nyata ini menjadi seru dan menegangkan. Jalan ceritanya memang lebih fokus pada kejadian-kejadian setelah Kapten Sully berhasil mendaratkan pesawatnya di atas sungai. Tetapi tidak lupa, kejadian detik-detik pendaratan tersebut juga disajikan secara dinamis lewat flashback yang disebar di keseluruhan film. Hasilnya? Sebuah film drama

Captain Fantastic

Image
"Sebuah surat terbuka terhadap budaya modern, dikemas dengan ringan, lugu, dan menggelitik" Jauh di dalam hutan dan terisolasi dari masyarakat luar, seorang ayah merawat dan membesarkan keenam anaknya untuk menjadi orang-orang yang luar biasa. Tetapi ketika suatu tragedi terjadi dalam keluarga, mereka harus meninggalkan surga buatan mereka dan menempuh perjalanan jauh. Persentuhan mereka semua dengan dunia luar mempertanyakan kembali pengalaman dan perjalanan yang mereka dapatkan selama ini. Captain Fantastic adalah sebuah surat terbuka yang fantastis bagi masyarakat modern, tentang segala hal yang menjauhi hal-hal dasar dalam menjalani hidup. Termasuk di dalamnya kapitalisme, konsumerisme, sistem pendidikan, dan hal-hal lainnya. Idealisme ekstrim ini dibungkus dalam sebuah film yang ringan dan hangat. Film yang akan dengan mudah merangkul setiap penontonnya dengan lucunya tingkah polah anak-anak Ben yang menggemaskan.

The BFG

Image
"Kisah persahabatan seorang gadis cilik dengan raksasa dengan visual yang mengagumkan" Sophie yang berumur 10 tahun diculik oleh raksasa. Takut pada awalnya, ternyata Big Friendly Giant atau BFG adalah raksasa yang baik hati. Pekerjaannya adalah mengumpulkan mimpi, sekaligus membagikan mimpi kepada anak-anak. Namun raksasa lain yang lebih besar daripada BFG terus mengganggu mereka. Sophie dan BFG harus ke London untuk meminta bantuan pada Ratu Elizabeth. The BFG memang bukan tipikal film fantasi seperti kebanyakan yang penuh dengan adegan aksi dan adegan klimaks yang asyik. Nyaris setia sepenuhnya pada buku anak-anak karangan Roald Dahl, film ini menjadi tampak cukup lamban dan datar sepanjang film. Beruntung visual yang luar biasa dari si raksasa baik hati dapat mengisi kekurangan tersebut dan cukup menghibur.

Me Before You

Image
"Drama romansa dengan chemistry yang kuat, namun kurang sensitif dengan isu yang dibawakan" Lou Clark tahu bahwa ia menyukai bekerja di sebuah kedai teh dan tahu bahwa mungkin saja ia tidak mencintai pacarnya. Apa yang Lou tidak tahu adalah ia akan kehilangan pekerjaannya, dan pekerjaan baru apa yang akan menantinya. Sedangkan Will Traynor tahu bahwa kecelakaan motornya menyingkirkan keinginannya untuk hidup, dan ia tahu apa yang harus ia lakukan untuk menghentikan kehidupannya yang berubah. Apa yang Will tidak tahu adalah bagaimana Lou akan masuk ke dalam hidupnya dengan penuh warna. Dan keduanya tidak tahu bahwa mereka akan saling mengubah satu sama lain. Premis cerita Me Before You memang sering dapat kita temui di sinetron layar kaca tanah air. Seorang pria kaya - dan tuna daksa - bertemu dengan seorang gadis dari dari ekonomi menengah ke bawah, untuk kemudian saling jatuh cinta. Namun dengan takaran drama, romansa, dan penggunaan lagu yang pas, film ini jelas berk

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1

Image
"Warkop DKI yang tidak pernah segaring ini" Dono, Kasino, dan Indro tergabung dalam lembaga keamanan swasta bernama CHIIPS (Cara Hebat Ikut-Ikutan Penanggulangan Sosial). Semangat mereka dalam menjalankan tugas ternyata tidak sebanding dengan hasilnya. Mereka pun menjadi bulan-bulanan akibat perbuatan sendiri, termasuk atasan mereka. Dibantu oleh seorang petugas asal Perancis, Sophie, mereka harus menyelesaikan kasus begal. Seingat gue, Warkop DKI tidak pernah segaring ini. Ya saya tahu, Warkop DKI tahun 1980-an pun memang terkesan garing, tetapi masih terlihat kocak melihat tingkah polah tiga legenda komedi Indonesia itu. Seakan mereka benar-benar tanpa usaha untuk tampil kocak. Namun "pelestarian" legenda komedi Indonesia dibawah bendera Falcon Pictures ini tampak jauh lebih garing - bahkan ketimbang Chips rilisan tahun 1982.