Posts

Showing posts from January, 2011

Get Low

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal ulang tahun gue, 26 Januari 2011 adalah Get Low . Gue yang sebelumnya belum pernah mendengar tentang film ini, tertarik karena melihat posternya yang sederhana dan menarik. Setelah melihat posternya, gue pun mencari tahu lebih lanjut tentang film ini lewat sinopsisnya, yang ternyata juga menjanjikan plot cerita yang berbeda dari yang lain. Belum lagi dengan embel-embel inspired by true events . Berlatar tahun 1930-an, Felix Bush ( Robert Duvall ) adalah seorang penyendiri, yang hidup di sebuah rumah di tengah hutan. Kemisteriusannya sudah menjadi cerita orang-orang di kota terdekat, dimana tak ada seorang pun yang mau mengenal lebih dekat dengannya. Satu hari setelah seorang teman baiknya meninggal dan ia sadar umurnya sudah tidak lama lagi, ia memutuskan untuk mendengar dan mengklarifikasi cerita-cerita tentangnya yang beredar di masyarakat. Ia pun meminta tolong kepada Frank ( Bill Murray ), seorang kepala rumah pemakaman setempat, untuk " ge

Black Swan

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 25 Januari 2011 adalah Black Swan . Pertama kali gue melihat trailer film ini karena rekomendasi dari seorang teman adalah sekitar 6 bulan yang lalu. Benar-benar penantian yang panjang, engga sabar, dan melelahkan untuk akhirnya bisa nonton film ini. Apalagi setelah dijustifkasi oleh banyaknya penghargaan yang diraih oleh film ini, termasuk Natalie Portman yang mendapat gelar Best Actress di Golden Globe 2011. Nina (Portman) adalah seorang penari balet di sebuah sanggar di New York yang hidupnya didedikasikan untuk tari balet. Dibesarkan oleh ibunya yang obsesif dan posesif yang dulu juga seorang penari balet, Nina mencoba mendapatkan dan mempertahankan peran utama di produksi terbaru mereka - Swan Lake. Swan Princess membutuhkan seorang penari balet yang bisa memerankan dua sisi sekaligus; White Swan yang polos dan anggun, serta Black Swan yang licik dan sensual. Nina adalah pilihan pertama dari sutradara Thomas Leroy ( Vincent Cassel ) karen

NEDS

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 22 Januari 2011 adalah NEDS . Ada beberapa hal spesial yang membuat gue menunggu-nunggu film ini. Film ini akan memberikan secuil potret kemiskinan pada tahun 1973 di kota yang sekarang gue tinggali, Glasgow. Selain itu, cerita dalam film ini yang ditulis dan disutradarai oleh Peter Mullan , akan fokus pada anak-anak muda yang kebetulan gue bekerja untuk mereka di salah satu tempat kerja dalam program kerja sosial gue. Di awal kedatangan di kota ini pun, gue sudah pernah dengar tentang julukan NEDS ini, Non-Educated Delinquents , yang merujuk pada anak-anak sekolah dari kelas pekerja yang kelewat nakal dan hobi tawuran antar-geng (baca artikel wikipedia disini ). Walaupun akhir-akhir ini stereotipe tersebut telah meruncing pada anak-anak muda yang tidak sekolah, tidak punya rumah, dan (sayangnya) juga melekat secara fashion ; mereka yang menggunakan  jumper dan celana training satu warna. Film ini bercerita seputar dinamika dan perkembangan dari Joh

The Next Three Days

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 20 Januari 2011 adalah The Next Three Days . Selalu sayang untuk melewatkan film-filmnya Russel Crowe . Apalagi di sebuah film yang disutradarai oleh Paul Haggis , sutradara dan penulis pemenang Oscar. Tapi kita lihat apakah Hollywood akan kembali sukses melakukan remake , yang kali ini berasal dari film perancis, Pour Elle (2008). Lara Brennan ( Elizabeth Banks ), seorang istri dan ibu rumah tangga biasa dituduh dan dipenjara karena diduga telah melakukan pembunuhan terhadap bos di kantornya. Segala macam bukti dari tempat kejadian perkara, termasuk sidik jarinya yang ditemukan di benda yang digunakan untuk membunuh, mengarah dan memberatkan Lara. John Brennan (Russel Crowe) berusaha keras lewat jalur hukum untuk membebaskan istrinya namun tidak menemukan sedikitpun celah. Ketika merasa usaha membebaskan Lara lewat jalur legal tidak kunjung membuahkan hasil, John pun berniat untuk membebaskan istrinya untuk kabur dari penjara. Film-film dengan t

Blue Valentine

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 18 Januari 2011 adalah Blue Valentine . Tidak ada hal spesial yang meningkatkan ketertarikan gue akan film ini selain melihat materi promosi film ini berupa postcard . Entah kenapa dari desain postcard yang kecil itu, font judul, font cast, pose dari Ryan Gosling dan Michelle Williams membuat gue mendapatkan feeling yang kuat untuk menonton film ini. Masuknya nama kedua karakter utama tersebut dalam nominasi Golden Globe sebagai Best Perfomance by an Actor/Actress hanyalah sebagai justifikasi bagi gue untuk mengikuti feeling gue tersebut. Sebagai tambahan, Ryan-Michelle adalah satu dari tiga pasangan aktor/aktris yang dinominasikan bersama dalam satu film yang sama pada kategori tersebut di Golden Globe tahun ini (selain Jolie-Depp di The Tourist dan Gyllenhaal-Hathaway di Love and Other Drugs). Film ini bercerita tentang menemukan cinta dan kehilangan cinta yang diceritakan dengan gaya maju mundur dengan momen "masa kini" dan &quo

Henry's Crime

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 18 Januari 2011 adalah Henry's Crime . Ditengah gempuran film-film yang dinominasikan di Golden Globes 2011, membuat gue ingin menonton film "biasa" yang bahkan hampir tidak terdengar gemanya. Pilihan gue jatuh pada film ini, dan beruntung gue menemukan nama Keanu Reeves dan Vera Farmiga di dalam castingnya yang makin membuat gue ingin nonton film ini. Henry, seorang pria biasa harus mendekam di penjara karena dituduh merampok bank padahal dia tidak melakukannya. Selepas dari penjara, ia malah menjadi berniat untuk merampok bank yang sama. Sepanjang persiapan, ia dibantu oleh temannya semasa di penjara, Max. Satu waktu, Henry bertemu dengan wanita yang hampir menabraknya, Julie, dan kehadirannya memberikan pengaruh signifikan dalam usaha Henry dan Max untuk merampok bank. Jujur, judul film ini termasuk salah satu judul film yang tricky  dan multi-interpretasi. Sayangnya, gue menginterpretasikan judul ini sebagai judul film krim

The Way Back

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 15 Januari 2011 adalah The Way Back . Ada beberapa hal yang membuat gue sangat tertarik untuk menonton film ini. Pertama, film ini disutradarai oleh Peter Weir setelah absen selama 7 tahun semenjak Master and Commander: The Far Side of the World (2003). Film-filmnya Peter Weir selalu menyentuh sisi kemanusiaan dengan cara yang berbeda, tentunya kita masih ingat spektakulernya The Truman Show (1998) atau kisah para pelajar yang mencintai puisi di Dead Poets Society (1989). Apalagi film terbarunya ini mengangkat cerita epik yang menurut gue sangat menarik untuk disimak. Terakhir, gue selalu menikmati film-film yang dibintangi oleh Jim Sturgess , setidaknya setelah dia tampil brilian di Across the Universe (2007). Tahun 1940 dimana Uni Soviet masih berkuasa di sebagian Eropa, sekelompok tahanan yang berasal dari Polandia, AS, bahkan Rusia sendiri mencoba melarikan diri dari Rusia. Sadar bahwa mereka tidak bisa tinggal di daerah komunis, maka merek

It's Kind of a Funny Story

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 15 Januari 2011 adalah It's Kind of a Funny Story . Satu-satunya hal yang menarik gue untuk membeli tiket film ini adalah nama Zach Galifianakis yang ada di poster filmnya. Masih segitu engga puasnya gue melihat akting dia di Hangover dan Due Date, apalagi judul film ini yang catchy, jadi ya kenapa tidak. Seorang remaja berusia 16 tahun, Craig ( Keil Gilchrist ), dengan keinginan sendiri masuk ke bagian rumah sakit jiwa karena merasa depresi dan ada keinginan untuk bunuh diri. Karena bagian rumah sakit jiwa khusus remaja sedang direnovasi, maka ia ditempatkan di bagian dewasa. Lima hari ditempat itu membuat Craig bertemu orang-orang yang akan membuat dirinya menemukan arti hidup yang berbeda. Merasa stress, depresi, dan frustrasi sehingga seakan menjadi orang yang paling pathetic di seluruh dunia? Coba datang dan menginap selama lima hari di sebuah instalasi rumah sakit jiwa, lalu renungkan dan pikirkan lagi pandangan anda di awal tadi. Kira-

127 Hours

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 14 Januari 2011 adalah 127 Hours . Semenjak The Beach (2000), gue memang engga pernah melewatkan film layar lebar karya Danny Boyle , yang sudah gue klaim sebagai salah satu sutradara favorit gue. Cuma satu hal tersebut yang membuat gue tidak akan melewatkan film terbarunya ini, tanpa peduli kisah apa yang akan ditampilkannya. Diangkat dari kisah nyata yang ditulis oleh Aron Ralston sendiri ke dalam autobiografinya, film ini menggambarkan bagaimana perjuangan Aron untuk tetap hidup dan menemukan perspektif baru dalam memandang hidupnya. Seperti kebiasaannya menghabiskan akhir pekan, Aron bertualang mengarungi ngarai di Utah sendirian. Karena satu langkah yang salah, sebuah batu besar menimpa dirinya dan membuat dirinya terjebak di dalam ngarai yang sempit dan gelap. Dengan keterbatasan alat yang dibawa, Aron mencoba bertahan hidup dengan persediaan air minum sebagai tolok ukur hidupnya. Pertama kali melihat trailer film ini sekitar dua bulan yang

Love & Other Drugs

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 13 Januari 2011 adalah Love & Other Drugs . Film ini adalah reuni bagi Anne Hathaway dan Jake Gyllenhaal , setelah terakhir kali mereka beradu akting bersama - juga sebagai pasangan - di Brokeback Mountain (2005). Menarik melihat nama Edward Zwick di kursi sutradara, karena ini adalah film romantis pertama yang digarapnya, setelah ia sukses dengan Defiance (2008), Blood Diamond (2006), dan Last Samurai (2003). Berlatar tahun 1996, Jamie Randall (Gyllenhaal) adalah seorang salesman obat yang menjual produknya dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain. Tidak hanya berkelana di rumah sakit, Jamie juga berkelana dari satu wanita ke wanita yang lain. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Maggie Murdock (Hathaway) di satu rumah sakit dan mencoba berusaha mendapatkannya. Walaupun mengetahui bahwa Maggie mengidap gejala parkinson dini, Jamie tetap membangun perasaannya. Ketika tersadar bahwa gejala parkinson itu akan tetap ada sampai akhir hayat kare

The King's Speech

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 12 Januari 2011 adalah The King's Speech . Trailer untuk film ini sudah keluar sekitar dua bulan yang lalu dan gue sudah tertarik untuk nonton film ini, bahkan sebelum film ini meraih 7 nominasi Golden Globes 2011 . Melihat jajaran cast-nya yang terdiri dari aktor-aktris Inggris papan atas saja sudah membuat gue merinding, mulai dari Colin Firth , Helena Bonham Carter , Geoffrey Rush , Michael Gambon , Guy Pearce , sampai Timothy Spall . Rasanya cuma film ini yang mampu menyaingi Harry Potter dalam soal "orkestra" aktor-aktris papan atas dari tanah Britania Raya. Cerita yang diangkat dari kisah nyata, seorang pria yang kemudian menjadi Raja George VI. Selepas meninggalnya George V dan kakaknya yang menurunkan mahkotanya, George (Firth) yang enggan pun harus menduduki tahta kerajaan Inggris yang pada waktu itu memimpin hampir seperempat manusia di bumi. George yang sebenarnya bisa menjadi raja yang baik, merasa tidak layak memegang mahk

Gulliver's Travels

Image
Sobekan tiket bioskop tertanggal 11 Januari 2011 adalah Gulliver's Travels . Semenjak kemunculan trailernya, film ini dipromosikan gila-gilaan di UK sini; mulai dari bis kota sampai botol susu. Entah apa yang mendasari promosi yang kelewatan tersebut, yang sayangnya malah menaikkan ekspektasi gue dalam menonton film ini. Tapi yah film ini tetap sayang untuk dilewatkan. Gulliver, seorang pengantar surat di sebuah surat kabar ternama yang selalu merasa bahwa pekerjaannya adalah pekerjaan kecil dan tidak dianggap oleh orang-orang disekitarnya, secara tidak sengaja menerima pekerjaan untuk meliput tentang Segitiga Bermuda. Namun di tengah perjalanannya, dirinya masuk ke dalam dunia pararel dan terdampar di pulau Liliput yang dihuni oleh orang-orang berukuran super-kecil. Walaupun diuntungkan dengan ukuran badannya yang kelewat besar, namun dalam perjuangannya untuk kembali ke diunianya, Gulliver harus mengalahkan dirinya sendiri yang selalu menganggap dirinya "kecil". O