Posts

Showing posts from April, 2016

Two Days, One Night

Image
"Drama sederhana dan realistik yang mempertanyakan isu solidaritas dalam masyarakat modern"
Sandra, seorang pekerja yang baru sembuh dari depresi, menghadapi kenyataan pahit dalam tempat kerjanya. Tim kerja yang tadinya 17 orang termasuk dirinya, menemukan fakta bahwa mereka dapat bekerja memenuhi target hanya dengan 16 orang tanpa Sandra ketika ia cuti sakit. Jajak pendapat dilakukan di hari Jumat, dan 13 orang setuju untuk bekerja hanya dengan 16 orang dan menerima bonus tahunan sebesar 1000 euro. Sandra yang akan di-PHK pun berjuang menemui rekan-rekan kerjanya untuk meminta mereka memilih mempekerjakan Sandra kembali pada jajak pendapat ulang di hari Senin. Berhasilkah Sandra mendapatkan pekerjaannya kembali demi keberlangsungan rumah tangganya?
Two Days, One Night mengangkat cerita yang sangat sederhana dan terlampau realistis. Tidak ada hal yang luar biasa dalam cerita ini, melainkan "hanya" usaha seorang ibu dari dua anak yang berusaha mendapatkan pekerjaanny…

Ada Apa Dengan Cinta? 2

Image
"Drama romansa rekonsiliatif dengan bungkusan populer, tapi sukses menjawab kebutuhan nostalgia para penonton"

Terpisah ribuan kilometer dan ratusan purnama, Rangga dan Cinta menjalani kehidupannya masing-masing. Sampai suatu saat, mereka berdua kembali dipertemukan. Tembok permasalahan masa lalu sudah terlanjut berdiri dengan tegak. Belum lagi jalan hidup yang sudah mereka jalani selama 14 tahun terakhir,  yang tampak semakin memisahkan mereka berdua. Mampukah mereka menjalani rekonsiliasi dan kembali lagi bersama seperti dahulu?
AADC?2 tampil sebagai film nostalgia yang sangat menjawab keinginan penonton. Jelas saja, diproduksinya film ini juga karena melejitnya mini drama yang diproduksi oleh Line yang bermain "what if" tentang apa yang akan terjadi jika Rangga dan Cinta bertemu kembali setelah 14 tahun berpisah. "What if" ini yang dibawa menjadi titik penggerak cerita, kemudian diperluas hingga menjadi film berdurasi 124 menit. Di luar berbagai kekura…

Captain America: Civil War

Image
"Hiburan total dengan konflik penuh emosi yang akan memaksa penonton untuk berada di salah satu pihak"
Setelah ada kejadian yang memakan korban sipil lagi, pemerintah seluruh dunia menginginkan skema akuntabilitas terhadap Avengers. Dalam perjanjian Sokovia, tim Avengers wajib tunduk pada PBB dan hanya bergerak sesuai dengan persetujuan dewan. Captain America jelas tidak ingin tunduk pada pemerintah manapun, dan tetap ingin menegakkan independensi Avengers. Tetapi Tony Stark merasa perlunya pengawasan untuk menekan jumlah korban sipil seminimal mungkin. Perbedaan idelogi ini yang melandasi perseteruan di antara dua kubu, ditambah lagi dengan alasan personal yang membuat perteruan mereka menjadi semakin sengit.
Selamat menjadi bagian dari sejarah di mana ini adalah waktu terbaik untuk era adaptasi buku komik ke dalam layar lebar. Film ke-13 dari Marvel Cinematic Universe ini - sekaligus film pembuka untuk Phase 3 - menjadi sangat signifikan bagi kelanjutan kisah tim pahlawan …

Eye in the Sky

Image
"Presentasi dilema moral yang sangat menegangkan, yang mengerucut pada eksperimen kepatuhan Stanley Milgram"
Kolonel Katherine Powell memimpin sebuah misi rahasia yang bekerja sama dengan militer AS. Misi tersebut adalah untuk menangkap buronan kelas kakap yang sedang mengadakan pertemuan di negara Kenya, dalam kawasan yang dipegang kuat oleh kelompok ekstrimis. Dalam sekejap, misi berkembang dari misi penangkapan menjadi misi pembunuhan. Berkoordinasi dengan komite pemerintahan Inggris dan operator drone di AS, Kolonel Powell harus mencari cara untuk mengambil keputusan yang paling sulit.
Eye in the Sky menjadi satu lagi bukti nyata bahwa dalam sebuah film, tidak melulu perlu adegan aksi penuh peluh dan peluru untuk membawa ketegangan pada penonton. Dengan adegan aksi yang seminimal mungkin, film ini berhasil meningkatkan tensi dan banjir adrenalin hanya dengan rangkaian dialog. Semua itu demi pengembangan karakter dan situasi yang brilian, untuk kemudian dibayar dengan semp…

The Jungle Book

Image
"Kisah petualangan yang timeless dengan audio visual yang menakjubkan"
Seorang anak laki-laki yatim piatu besar dan hidup di tengah hutan. Ditinggalkan oleh orang tuanya, Mowgli dibesarkan oleh kawanan serigala. Ketika harimau Sheer Khan menolak kehadiran manusia di tengah hutan, nyawa Mowgli pun dalam bahaya. Dia harus pergi sejauh mungkin dari Sheer Khan dengan ditemani oleh panther Bagheera. Kemudian mereka bertemu dengan beruang Baloo yang memberi arti baru dalam hidup Mowgli. Sementara itu, Sheer Khan dan gigantopithecus King Louie semakin dekat dengan Mowgli untuk memanfaatkan akal cerdiknya demi kepentingan sendiri.
Adaptasi terbaru buku cerita karangan Rudyard Kipling ini memang mengagumkan dan sangat menghibur mata dan telinga. The Jungle Book tahun 2016 ini bisa dibilang adalah sebuah perkawinan yang nyaris sempurna antara visual CGI dan cerita naratif yang dibawakan. Hasilnya adalah keutuhan hiburan sebuah medium audio visual dengan deretan makna yang dapat digali…

10 Cloverfield Lane

Image
"Drama misteri yang akan membuat anda tidak tahu apa-apa, untuk kemudian terhisap dalam jalan cerita yang intens"
Seorang wanita yang mengalami kecelakaan mobil, diselamatkan oleh seorang pria. Setelah terbangun, ia sudah berada dalam sebuah bungker bawah tanah bersama penyelamatnya dan seorang pria lain. Penyelamat dan pemilik bungker tersebut mengklaim bahwa mereka semua tidak dapat keluar karena bumi sedang dalam serangan biologis atau kimia. Mereka bertiga harus bertahan hidup dalam bunker tersebut, hanya dengan kepercayaan yang menjadi satu-satunya garis batas interaksi di antara mereka.
Film ini akan semakin nikmat jika anda tidak tahu apa-apa tentang jalan ceritanya, dan saya akan berusaha menjaganya tetap demikian dalam ulasan ini. Jika sudah melihat trailernya, saya jamin anda masih belum tahu apa-apa tentang film ini. Sebuah film yang cukup sulit untuk diklasifikasikan dalam satu-dua genre saja, karena ini adalah jenis film yang belum pernah anda tonton sebelumnya.…