0 kritik

Tentang Penulis

11:17 AM
@callmetimo
Tidak yakin akan film apa yang pertama kali ditonton di bioskop, tapi penulis ingat pada umur 6 tahun diajak sang Bunda untuk menonton Home Alone 2: Lost in New York (1992). Semenjak itu, penulis selalu menantikan momen untuk menonton film di bioskop lagi, walaupun tanpa diajak terlebih dahulu oleh sang Bunda. Sempat bersikeras ingin menonton Mission: Impossible (1996) namun disarankan untuk tidak menontonnya oleh staf bioskop karena film tersebut hanya untuk 17 tahun keatas. Kekecewaan itu pun diobati dengan menonton Independence Day (1996) bersama sang Bunda.

Semakin dewasa, penulis semakin berani untuk menonton bioskop tanpa ditemani oleh orang tua. Masa SMA pun dihabiskan dengan pergi ke bioskop setidaknya satu minggu sekali. Uang jajan Rp. 5000,- per hari pun ditabung untuk satu lembar tiket bioskop, dengan konsekuensi tidak bisa jajan di sekolah selama 3-4 hari dalam satu minggu.

Karena usaha yang cukup keras untuk tidak jajan dan menabung uang jajan tersebut, maka penulis merasa bahwa sobekan tiket bioskop yang didapatnya begitu berharga. Penulis pun mulai menyimpan sobekan tiket bioskop hasil tontonan sebuah film di bioskop. Demi mempertahankan keotentikan dari sobekan tiket tersebut, penulis memiliki peraturan ketat bahwa hanya sobekan tiket dari film yang ditonton sendiri oleh penulis yang dikoleksi.

Sampai detik ini, penulis menyimpan koleksi sobekan tiket bioskop tersebut dalam sebuah map kartu nama. Sobekan tiket bioskop pertama yang ada dalam koleksi adalah Dante's Peak (1997). Saat ini, telah terkumpul  lebih dari 700 sobekan tiket bioskop dan akan terus bertambah.

Dari sobekan tiket bioskop yang terkumpul dan film-film yang telah ditonton di bioskop, penulis merasa sayang jika tidak membahas mengenai film tersebut. Maka penulis pun memutuskan untuk mengulas setiap film-film yang ditonton di bioskop di dalam sebuah blog. Akhirnya terciptalah tulisan ulasan film pertama di blog tiketbioskop.blogspot.com dengan film World Trade Center tertanggal 9 November 2006. Sampai detik ini, penulis masih berusaha untuk tidak merusak rekam jejak dengan terus mengulas setiap film yang ditonton di bioskop. Semoga ulasan-ulasan film yang ada di blog ini dapat berguna bagi pembaca untuk menentukan film apa yang mau ditonton di bioskop, atau sekedar ingin berdiskusi di kolom komentar.

Achievements:





 
Toggle Footer
Top