Posts

Showing posts from January, 2017

Resident Evil: The Final Chapter

Image
"Aksi yang gaspol dengan hiburan seratus persen, meski segi cerita dan editing yang harus dipasrahkan"

Dimulai tepat setelah kejadian dalam Resident Evil: Retribution (2012), Alice harus kembali ke tempat di mana semuanya dimulai; Hive di Racoon City. Alice mengetahui bahwa Umbrella sedang mempersiapkan segalanya untuk mengakhiri sisa manusia yang selamat dari kiamat tersebut. Bersama beberapa penyintas, Alice harus berpacu dengan waktu sebelum semuanya terlambat.

Sekuel kelima dari franchise permainan populer Resident Evil ini sekali lagi menghidupkan karakter Alice dengan caranya sendiri. Ya terserah deh ya mau gimana, suka-suka si sutradara dan penulis naskah yang menciptakan franchise dan ketenaran untuk istrinya sendiri. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa The Final Chapter memberikan hiburan dan action gas pol di setiap menitnya. Permasalahannya hanyalah pada apakah elo adalah kelompok penonton yang cocok untuk menonton tipikal film seperti ini.

Patriots Day

Image
"Drama dengan cakupan yang sangat luas mengenai teror bom di Boston Marathon tahun 2013"

Petugas polisi Tommy Saunders sedang berpatroli di Boston Marathon pada tanggal 15 April 2013. Di hari yang tampak biasa saja tersebut, dua bom meledak di dekat garis finish dan melukai ratusan orang dan membunuh tiga orang tidak bersalah - termasuk seorang anak berumur 7 tahun. Pihak FBI pun menyatakan bahwa hal tersebut adalah tindakan terorisme. Tommy Saunders yang berada di lokasi kejadian pun segera membantu proses penyelidikan dan pengejaran pada dua pelaku yang masih hidup.

Patriots Day menjadi proyek ketiga cerita heroik berdasarkan kisah nyata antara sutradara dan penulis naskah Peter Berg dan Mark Wahlberg. Sebelumnya ada Lone Survivor (2013) dan Deepwater Horizon (2016), kemudian kali ini mereka akan fokus pada kisah pengejaran dua tersangka pengebom Boston Marathon pada tahun 2013. Sudut pandang yang diambil ternyata cukup luas, mulai dari latar belakang para korban dan polisi…

Istirahatlah Kata-kata

Image
"Sebuah penghormatan yang puitis dan indah kepada sosok penyair terkenal yang hilang diculik pada tahun 1998"

Wiji Thukul adalah seorang penyair yang terkenal menyuarakan ketidakadilan pada penguasa. Pada kerusuhan 27 Juli 1996, dirinya dan beberapa aktivis lain dituduh bertanggung jawab dibalik pengerahan massa. Mau tidak mau, Wiji pun harus menghilang dan bersembunyi di Pontianak selama delapan bulan. Pada masa-masa ini, Wiji tetap aktif menulis sajak dan cerita pendek. Sementara istri dan dua anaknya tetap tinggal di Solo dengan pengawasan ketat dari intel. Ketika rezim Order Baru runtuh tahun 1998, sebulan setelahnya Wiji hilang diculik dan tidak diketahui keberadaannya hingga kini.

Dari sutradara dan penulis naskah Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2014), Yosep Anggi Noen, akhirnya tiba juga film tentang seorang aktivis yang lagi-lagi menjadi korban politik. Mungkin banyak orang tidak kenal sebelumnya siapa itu Wiji Thukul, sebagai salah satu dari belasan aktiv…

xXx: Return of Xander Cage

Image
"Tipikal film aksi yang tancap gas, tanpa memerdulikan logika dan cerita"

Atlet olahraga ekstrim yang menjadi agen rahasia pemerintah, Xander Cage, terpaksa keluar dari persembunyiannya ketika ancaman baru muncul terhadap stabilitas dunia. Kali ini lawannya adalah Xiang dan timnya yang ingin mendapatkan senjata mematikan bernama Pandora's Box. Merekrut orang-orang baru, Xander tidak hanya harus menghentikan Xiang tetapi juga menghadapi konspirasi yang mematikan.

Gue kira, franchise ini sudah lama mati sejak Ice Cube menjadi tokoh utama dua belas tahun yang lalu setelah xXx: The Next Level (2005). Tetapi ternyata tidak ketika Vin Diesel menyatakan bersedia kembali dalam franchise ini, yang bisa saja dipersiapkan sebagai kendaraan komersialisme baru diluar Fast & Furious. Perlu diingat bahwa memang franchise xXx hanya mengutamakan adegan aksi saja tanpa mementingkan cerita, sebuah ciri khas yang tampaknya dipertahankan dengan baik di film ketiganya ini. Hasilnya adalah…

Cek Toko Sebelah

Image
"Komedi keluarga yang sangat jujur dan dari hati, dengan kisah sederhana yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari"

Erwin yang sedang membangun karir yang gemilang berada dalam dilema besar ketika Koh Afuk ayahnya ingin mewariskan toko padanya. Sementara Yohan sang kakak jadi merasa tidak dihargai, apalagi di tengah-tengah sulitnya menjalani kepastian pemasukan dalam pekerjaan tidak tetapnya. Permasalahan pun tambah pelik ketika kesehatan Koh Afuk mulai memburuk, serta mempengaruhi hubungan antara Erwin dengan pacarnya dan Yohan dengan istrinya.

Setelah debut sutradara dan penulis naskah dalam Ngenest (2015), gue sangat percaya bahwa memang Ernest Prakasa memiliki bakat dalam bercerita hal-hal bertema sosial namun dikemas secara komedi. Dalam film keduanya kali ini yang masih multi-peran sebagai aktor, sutradara, dan penulis naskah, lagi-lagi Ernest berbicara dari pengalaman yang sangat dekat bagi mereka komunitas Indonesia-Tionghoa yang memiliki orang tua pengusaha. Ha…

The Great Wall

Image
"Film aksi epik yang tidak saja megah, tetapi juga memiliki hati yang besar dan penuh makna"

Tembok Besar Cina dibangun selama 1700 tahun, dan ada banyak kisah - baik nyata maupun legenda - seputar mengapa mereka membangun tembok sebesar dan sepanjang itu. Dalam salah satu legendanya, mereka membangunnya untuk menangkal serangan yang dapat mengancam keberlangsungan hidup manusia. Seorang tentara bayaran yang pergi jauh ke Timur untuk mencari "bubuk hitam" sebagai potensi senjata baru, terjebak dalam peperangan yang telah berlangsung selama berabad-abad ini. William pun tidak hanya harus berjuang untuk hidup, tetapi menemukan kembali idealismenya mengenai untuk apa dan siapa dia terjun ke medang perang.

Mungkin banyak orang yang terlanjur kecewa dan ill-feel melihat karakter utamanya seorang Kaukasian dalam film yang 100% berlatar di Cina. Seakan-akan film yang berlatar Timur jauh tidak akan bisa menarik banyak penonton tanpa aktor Hollywood kelas satu. Tetapi ketik…

Passengers

Image
"Romansa fiksi ilmiah yang berpotensi besar namun bahkan Chris Pratt dan Jennifer Lawrence tak dapat membawa film ini pada potensi maksimalnya"

Pesawat antar-bintang Avalon sedang dalam perjalanan 120 tahun menuju planet Homestead II untuk memulai koloni baru. Namun baru 30 tahun, seorang penumpang terbangun dari kapsul hibernasi untuk menemukan fakta bahwa ia terbangun lebih cepat dari jadwal - dan sendirian. Jim Preston pun menyadari bahwa seumur hidupnya akan dihabiskan dalam pesawat tersebut, mengingat masih ada 90 tahun perjalanan lagi sebelum sampai pada tujuan.

Passengers sebenarnya punya potensi yang besar untuk mengeksplorasi dilema moral yang terjadi dalam perjalanan antar-bintang. Tapi sayangnya, film ini hanya main aman dalam ranah romance dan action. Jadinya adalah sebuah film yang serba tanggung di berbagai varian genre dan atmosfer yang dirangkum menjadi satu film utuh. Tanggung dalam unsur romansa, tanggung dalam unsur dilema moral, main aman pula dengan Deux …

Live By Night

Image
"Drama kriminal dengan tema yang sudah sering kita lihat sebelumnya, dengan benang merah yang tidak tampak"

Joe Coughlin sebagai seorang kriminal perampok bank, berusaha sedemikian rupa agar tidak larut dalam perang antara dua mafia besar. Namun ketika kehidupan pribadinya terseret oleh mafia Irlandia, mau tidak mau Joe bergabung dengan mafia Italia demi membalaskan dendamnya. Namun garis nasib berkata lain ketika dirinya dipertemukan dengan seorang wanita yang membuatnya mempertanyakan kembali pilihan hidupnya selama ini.

Jelas sulit bagi gue untuk melewatkan film yang ditulis naskahnya dan disutradarai oleh Ben Affleck, yang dengan tiga film sebelumnya sudah membuktikan kepiawaiannya di belakang layar. Gone Baby Gone (2007), The Town (2010), dan Argo (2012) telah menjadi bukti bahwa Ben Affleck ternyata jauh lebih berbakat menjadi penulis naskah sekaligus sutradara. Namun sayang, film keempatnya ini malah menjadi noda hitam bagi perjalanan karirnya sebagai penulis naskah d…

Arrival

Image
"Drama fiksi ilmiah jenius yang ternyata berbicara banyak tentang filosofi yang inspiratif"

Ketika pesawat alien misterius mendarat di bumi, seorang doktor linguistik dipanggil untuk membantu berkomunikasi dengan para alien. Louise Banks harus berpacu dengan waktu, ketika 11 pesawat lainnya di 11 lokasi di seluruh dunia juga sedang dipecahkan misterinya oleh masing-masing negara. Ketika kelanjutan spesies manusia berada di ujung tanduk, Louise Banks harus melakukan hal di luar batas yang belum pernah dilakukannya.

Rasanya gue cukup overwhelmed setelah lampu bioskop dinyalakan. Ternyata Arrival jauh lebih besar dan dalam ketimbang film fiksi belaka. Gue malah kaya baru selesai nonton The Tree of Life (2011) ketemu Interstellar (2014). Sebuah film fiksi ilmiah, tetapi sarat dengan hal filosofis. Sebuah film fiksi ilmiah, tetapi penuh dengan inspirasi tentang bagaimana menjalani hidup.

A Gift

Image
"Omnibus tiga kisah romansa dengan deretan bintang terbaik Thailand, dengan cara bertutur yang terburu-buru"

Omnibus tiga kisah romansa yang digarap seputar musik dari karya-karya Raja Bhumibol Adulyadej sebagai hadiah tahun baru untuk rakyatnya. Kisah pertama adalah dua mahasiswa yang bertemu dalam gladi resik acara penerimaan beasiswa ke Rusia. Pertemuan pertama yang jauh dari sempurna, namun ternyata membawa kesan yang mendalam bagi mereka berdua. Kisah kedua adalah seorang perempuan yang harus mundur dari pekerjaannya demi merawat ayahnya yang menderita Alzheimer dan baru saja kehilangan istrinya. Beruntungnya, ia ditemani oleh seorang pria tukang stem piano yang menarik. Kisah ketiga adalah dua karyawan yang berusaha mewujudkan tersedianya ruang musik di kantor mereka.

Persembahan terbaru dari rumah produksi GDH (Gross Domestic Happiness) ini memang memanfaatkan momen tahun baru, dan juga bertepatan dengan wafatnya raja Thailand. Film ini memang didedikasikan untuk mend…

La La Land

Image
"Musikal modern dengan rasa klasik yang gas pol pada idealisme dan passion untuk menceritakan kisahnya yang personal"

Mia, seorang pekerja di kedai kopi yang ingin sekali menjadi aktris, sedang berjuang di berbagai audisi di Hollywood. Sementara itu Sebastian seorang pianis jazz yang idealis, harus bertahan hidup dengan bermain piano untuk penonton populer. Ketika jalan hidup mereka bertemu, mereka tidak hanya saling melengkapi perihal idealisme mereka terhadap passion pekerjaan, tetapi juga percintaan. Namun konflik mulai muncul ketika idealisme tidak dapat berjalan berdampingan dengan realitas, juga antara percintaan dengan pekerjaan.

Gue sama sekali nggak bisa santai ya untuk nulis ulasan film ini. Jadi rasanya akan sangat subjektif sekali, dan sebelumnya gue mohon maaf soal itu. Pertama-tama karena memang musikal adalah genre favorit gue dengan film-film klasik macam West Side Story (1961) dan The Sound of Music (1965) yang menjadi tolok ukur gue. Kalau versi modern rasa…