02 October 2016
0 kritik

Storks

"Surprisingly kocak dan sangat menghibur, meski harus dijelaskan lebih lanjut dalam konteks budaya Timur"

Di negara-negara empat musim, orang-orang percaya bahwa para bangau yang memberikan dan mengantar bayi untuk keluarga. Tetapi itu dulu, sekarang para bangau tidak lagi mengantar bayi tetapi mengantar paket untuk perusahaan online cornerstore.com. Junior, seekor bangau yang akan dipromosikan untuk memimpin perusahaan, tak sengaja mengaktifkan alat pembuat bayi. Bersama Tulip, satu-satunya manusia di Stork Mountain, mau tidak mau mereka harus mengantar bayi yang lucu dan imut itu ke sebuah keluarga.

Dibalik mitos yang kebarat-baratan, ternyata Storks sangat kocak untuk ditonton. Dari berbagai humor yang diberikan, sebagian besar bisa dibilang sebagai humor yang tidak kekanak-kanakan. Malah ada beberapa humor yang ditujukan untuk orang tua, tentang bagaimana sulitnya merawat bayi yang baru lahir. Tetapi meski gue belum termasuk dalam kategori orang tua, gue masih dapat tertawa terpingkal-pingkal.

Keunggulan Storks jelas pada variasi karakternya. Perjalanan Junior dan Tulip yang diperlakukan sebagai roadtrip, sudah sewajarnya akan bertemu karakter baru sebanyak-banyaknya. Tiap-tiap karakter yang mereka temui ini yang selalu mengocok perut dengan caranya sendiri. Mulai dari tingkah laku yang kocak, hingga celotehan yang konyol.


Bagi penonton timur, atau Indonesia pada khususnya, perlu diketahui bahwa cerita "bangau mengantar bayi" adalah cara orang tua Barat dalam menghadapi pertanyaan anaknya "dari mana aku lahir". Dari sisi psikologi, tentu ini adalah cara malas dalam mengajarkan edukasi seks pada anak, atau menunda selama mungkin untuk menjawab dengan fakta yang sebenarnya. Pada dasarnya memang seharusnya sex education diberikan sedini mungkin, atau ketika anak bertanya pertama kali.

Secara keseluruhan, Storks memang masih menjadi film yang sangat menghibur - untuk kategori umur yang merata. Anak-anak jelas akan terhibur oleh humor slapstick meski dengan porsi yang sedikit, dan orang tua akan menertawai diri mereka sendiri yang direpresentasikan dengan konyol oleh Junior dan Tulip. Namun dalam konteks makna yang dibawa, akan menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi orang tua Indonesia untuk menjelaskan konsep burung bangau pengantar bayi ini.


USA | 2016 | Animation | 87 mins | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
7 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 2 Oktober 2016 -



----------------------------------------------------------
Search  Keywords:

  • review film storks
  • review storks
  • storks review
  • resensi film storks
  • resensi storks
  • ulasan storks
  • ulasan film storks
  • sinopsis film storks
  • sinopsis storks
  • cerita storks
  • jalan cerita storks

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top