Kathy (Mulligan), Ruth (Knightley), Tommy (Garfield) menghabiskan masa kecil mereka bersama di sebuah sekolah yang cukup ketat di Inggris. Cinta segitiga diantara mereka pun tumbuh, sampai mereka beranjak dewasa. Namun mereka pun semakin menyadari akan kenyataan yang akan terjadi dalam jalan hidup mereka yang sudah ditentukan sejak lahir, yang akan menguji cinta dan hubungan diantara mereka bertiga.
Oke memang benar dugaan gue, film ini adalah tipikal film-film yang harus ditonton dengan mood dan feeling yang tepat. Walaupun fisik gue sedang tidak dalam keadaan fit, tapi gue cukup selamat dan bertahan di akhir film. Ini bukan film melodramatik yang pertama yang gue tonton, tapi entah kenapa gue merasa capek karena dari menit awal sampai akhir film, auranya negatif dan turun terus. Beruntung ada dua hal yang menyelamatkan gue untuk tidak mencap film ini membosankan; ide cerita yang menarik dan ketiga pemeran utama yang tampil brilian.
Sulit rasanya untuk tidak membeberkan spoiler tentang film ini, tapi gue akan coba menulis ulasan tanpa spoiler apapun. Gue sadar mungkin anda akan lebih menikmati film ini bila tidak tahu terlalu banyak tentang jalan cerita yang akan bergulir. Mungkin ini juga yang menyebabkan gue kurang menikmati film ini, karena secara tidak sengaja gue tahu sedikit tentang apa yang terjadi dalam jalan cerita. Tapi harus gue akui bahwa ide tersebut sangat brilian dan menarik. Mungkin secara tidak sengaja kita akan membandingkannya dengan satu-dua film dengan tema serupa. Tapi yang menarik adalah ide cerita yang ditawarkan pada film ini cukup memprovokasi pikiran dan membuka cara pandang kita tentang hidup. Setidaknya kita bisa melihat apa jadinya dunia dan reaksi manusia jika teknologi berkembang begitu pesatnya. Ya, setting film ini bisa dibilang sebagai alternate-universe dan bukan dunia yang kita tinggali sekarang.
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Ini adalah film panjang ketiga yang disutradarai oleh Mark Romanek, namun gue yakin film ini akan bisa diarahkan lebih baik lagi. Membuat sebuah film melodramatik kan tidak perlu melulu membawa aura negatif. Namun ada hal lain yang bisa mengalihkan kebosanan gue, adalah shot-shot pemandangan yang indah dan artistik. Didukung oleh pemandangan alam yang indah di kota Norfolk, Inggris, adegan ini yang menurut gue cukup mengangkat emosi dan atmosfer film.
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Rating?
7 dari 10




Film ini tragis banget. Endingnya bikin gue mikir, apa yang bakal gue lakukan kalau gue jadi salah satu dari mereka. Dan itu akhirnya bikin gue bersyukur sama hidup gue sendiri (yang masih bisa membuat pilihan-pilihan dengan bebas).
ReplyDeleteBagus filmnya. Dan di sini gue bisa mengakui akting Carey Mulligan (yang menurut gue biasa aja dan over-rated di An Education). Oh! Akting tokoh Carey Mulligan kecil itu juga OK! Dan mirip banget sama Mulligan! Hebat bagian castingnya. Hehehehe.