13 December 2006
0 kritik

Marie Antoinette

4:34 PM
Sobekan Tiket Bioskop kedua pada tanggal 12 Desember 2006 adalah salah satu film yang gue tunggu2 yaitu Marie Antoinette.

Marie Antoinette (Kirsten Dunst) yang adalah seorang putri dari Austri dinikahkan dengan Louis Auguste dari Perancis untuk mendekatkan hubungan antara Austria dengan Perancis. pada tahun-tahun awal pernikahan, Antoinette cukup frustasi karena suaminya tidak pernah menyentuhnya saat di atas kasur sedangkan tuntutan untuk segera mempunyai seorang anak terus bertubi-tubi. dan terlihat Antoinette yang sempat bosan dengan rutinitas istana yang begitu monoton. setelah Raja Louis XV meninggal dunia, takhta segera jatuh ke tangan Louis Auguste dan menjadi Louis XVI didampingi oleh Antoinette sebagai Ratu. sebagai seorang ratu, Antoinette dikenal sebagai ratu yang cukup menghabis-habiskan uang kerajaan dan berpengaruh kepada kemiskinan rakyat Perancis. dan akhirnya Penjara Bastille sebagai lambang kekuasaan raja pun runtuh oleh pemberontakan rakyat terhadap raja.

it's a NICE MOVIE...no no, i mean, it's a BEAUTIFUL MOVIE...banyak pemandangan-pemandangan indah yang bisa dilihat di film ini. lingkungan istana, keindahan pemandangan Versailles, bahkan detil-detil dari kebun istana pun digambarkan di film ini. selain itu film ini juga menyuguhkan soundtrack yang menarik. tidak seperti film-film klasik dengan soundtrack musik klasik pula, Marie Antoinette menyuguhkan soundtrack musik rock modern yang ternyata cukup padu dan lebih menghayati pada setiap adegannya.

ciri khas Sofia Coppola yang menyutradari film ini juga tampak. ingat Lost In Translation? yup, Marie Antoinette juga termasuk film "sepi" (sepi dialog), namun tidak sesepi dan sesuram Lost In Translation karena di Marie Antoinette, Coppola seperti menutupi kesepian tersebut dengan soundtrack2 dan many great scenery.

tapi sayang, layaknya film2 Hollywood lainnya, film buatan Columbia Pictures ini seperti narsis akan bahasa Inggris. yap, walaupun dengan setting Perancis, tetapi bahasanya tetap bahasa Inggris. cukup disayangkan. berbeda dengan film2 produksi non-Hollywood yang tetap menggunakan bahasa asli dimana setting tempat berada.

film ini sangat cocok untuk para wanita dan para penggemar berat Kirsten Dunst.

rating?? sebenarnya kalau film ini menggunakan bahasa Perancis, rating dari gue bisa lebih tinggi lagi...
7,8 of 10

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top