06 May 2016
0 kritik

Youth

"Drama artistik yang penuh dengan gambar-gambar indah dan menawan"

Fred dan Mick, dua sahabat karib yang sedang berlibur di sebuah hotel elegan di kaki pegunungan Alpen, Swiss. Mick adalah seorang penulis dan sutradaara film yang sedang menulis film terakhir yang akan menjadi mahakaryanya, bersama para penulis mudanya. Sedangkan Fred telah pensiun dari komposer dan konduktor, namun mendapat permintaan untuk membawakan salah satu lagu yang diciptakannya oleh seseorang yang sangat penting.

Penulis naskah dan sutradara Paolo Sorrentino kembali membuat film yang fokus pada masa pensiun dari seseorang yang telah mengalami banyak hal semasa hidupnya. Masih dengan segala absurditas adegan dan tingkah laku berbagai karakter yang ada di layar, yang menjadikan film ini lebih kuat di sisi seni. Narasi yang ada pun masih dapat diakses dengan baik, meski sepintas 124 menit film ini tampak bagaikan kumpulan buku harian yang acak.



Satu hal yang membuat gue kagum dengan Youth adalah bagaimana Paolo Sorrentino memperlakukan setiap frame layaknya lukisan yang penuh dengan cita rasa tinggi. Penonton benar-benar disuguhkan gambar-gambar yang cantik dan menawan, bukan hanya dengan pemandangan pegunungan Alpen yang breathtaking, tetapi juga dengan komposisi dan penempatan gambar yang kelewat artistik. Rasanya menonton film ini di layar lebar dan layar kecil akan memiliki pengalaman yang jauh berbeda.

Memang tidak ada narasi yang jelas, atau sesederhana tujuan yang hendak dicapai oleh karakter utama dalam film ini. Melainkan, Paolo Sorrentino hanya menggambarkan bagaimana Fred dan Mick menghabiskan waktu dalam liburan mereka di Swiss. Ditambah dengan berbagai adegan absurd yang tampak tidak ada hubungannya dalam jalan cerita sama sekali. Ya bukankah seperti itukah bagaimana seorang pensiunan yang menjalani tahun-tahun terakhirnya dalam hidup? Penuh dengan kenangan masa lalu, mengalami aktivitas saat ini dengan santai dan lamban, serta berbagai khayalan dan lamunan absurd.


Italy / France / UK / Switzerland | 2015 | Drama / Arthouse | 124 mins | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 6 Mei 2016 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top