12 May 2016
0 kritik

Green Room

"Thriller yang cerdas, fun, menegangkan, sekaligus menggemaskan!"

Sekelompok band punk metal terjebak dalam gedung tempat mereka tampil. Secara tidak sengaja, mereka menjadi saksi mata dari suatu kejahatan dan tidak diijinkan meninggalkan gedung oleh pemilik tempat. Situasi pun berkembang, dari sebatas saksi menjadi target buruan bagi kelompok skinhead yang ingin menghapus semua bukti yang mengarah pada kejahatan mereka.

Ini adalah sebuah naskah yang brilian dari penulis naskah dan sutradara Jeremy Saulnier. Semuanya sudah diberikan berupa setiap dialog yang diucapkan oleh para karakter yang ada. Kemudian penonton harus merangkai itu semua untuk dapat menjawab apa yang sebenarnya sedang terjadi di layar. Dengan jalan cerita yang dibawakan oleh para karakter yang setengah sadar karena pengaruh obat-obatan, membuat film ini tidak saja menegangkan tetapi juga menggemaskan. Dikemas dalam konsep thriller, film ini jelas berhasil membawa ketegangan yang signifikan.



Green Room masuk dalam kategori film anti-hero dimana para karakter utamanya adalah mereka yang tidak patut menjadi panutan dalam kehidupan nyata. Mencuri bensin agar menghemat uang dan mencapai tujuan, serta menggunakan obat-obatan agar penampilan di panggung menjadi lebih baik. Lalu bagaimana reaksi mereka ketika ditempatkan dalam situasi berbahaya dan mengancam nyawa? Berbagai reaksi yang muncul dan komentar yang keluar jelas di luar akal sehat dan cenderung abnormal. Namun justru ini yang menjadikan film ini sebagai tontonan yang menarik.

Lawan main mereka adalah kelompok profesional yang ingin membersihkan segala macam jejak yang dapat menuntun pihak kepolisian terhadap kejahatan mereka. Mereka sudah terbiasa dengan serangkaian SOP yang ketat demi menjaga kemurnian TKP. Satu-satunya cara untuk melawan mereka jelas adalah hal-hal yang unorthodox yang terlihat cerdas dalam situasi ekstrim seperti yang terjadi di layar.


Film ini diberkahi dengan akting yang sangat meyakinkan dari para karakternya. Mulai dari Anton Yelchin yang terlihat sangat kurus dan cukup "high". Penampilannya pun tidak serta-merta tenggelam oleh kepiawaian akting dari Patrick Stewart, yang kali ini tampil brilian meski berperan antagonis. Kehadirannya sangat berpengaruh pada kelamnya atmosfer, dan jelas signifikan dalam meningkatkan kengerian.



USA | 2016 | Crime / Thriller | 95 mins | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 12 Mei 2016 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top