11 April 2010
One kritik

Hachiko: A Dog's Story

2:35 PM
sobekan tiket bioskop tertanggal 7 April 2010 adalah Hachiko: A Dog's Story. awalnya gue kurang tertarik untuk nonton film ini, karena unsur ketertarikan gue akan film bertema anjing memang kurang dan menganggap bahwa film ini akan sama dengan film-film bertema anjing lainnya. tapi setelah mendengar komentar-komentar dari teman-teman yang telah menonton film ini, dan tahu bahwa ternyata cerita dalam film ini berdasarkan kisah nyata, gue menjadi semakin terdorong untuk nonton film ini.

Seorang profesor perguruan tinggi (Richard Gere) memungut seekor anjing yang ditinggalkan dan akhirnya mereka membentuk sebuah ikatan tak terpisahkan. Si anjing tiba di stasuin kereta api menjemput tuannya pada waktu yang sama setiap harinya. Setelah profesor meninggal ditempatnya mengajar, si anjing tetap setia menunggu tuannya di stasiun tersebut selama hampir satu dekade

kebanyakan dari teman-teman gue yang nonton film ini mengaku bahwa mereka menitikkan air mata di penghujung film ini. dan gue cukup kaget juga menemukan diri gue melakukan hal yang sama. cukup jarang yah ada film yang mampu membuat gue menitikkan air mata, gue cukup ingat dengan The Terminal yang juga cukup melelehkan hati.
tapi kisah Hachiko dengan tuannya serta dengan orang-orang di sekitarnya seperti memiliki daya magis yang mampu menghanyutkan penonton ke dalam chemistry di dalam film ini. engga cuma hubungan antara Hachiko dengan si profesor, tapi juga hubungan Hachiko dengan si penjual hotdog, penjaga stasiun, sampai pada para pengguna kereta yang setiap hari selalu bertemu Hachiko dan menyapanya.
harus gue akui, film ini bukan film bertema anjing yang biasa atau sama dengan film-film bertema anjing lainnya. ada sesuatu yang berbeda pada film ini. sesuatu seperti kesetiaan Hachiko, atau perhatian orang-orang di sekitarnya kepadanya. dan perhatian inilah yang menyentuh hati para penonton.

setelah nonton film ini, gue jadi ingin melakukan dua hal: melihat patung Hachiko di Shibuya Station (well, foto juga cukup sih) dan menonton film versi aslinya; Hachiko Monogatari (1987).

sangat disarankan untuk ditonton, terutama bagi pecinta anjing.

rating?
8,5 of 10

1 kritik:

  1. Film ini emang top abis koq, gak cm bikin kita menitikkan air mata tapi juga menyadarkan kita tentang pentingnya kesetiaan....sebenarnya sudah tahu cerita ini sejak kecil dulu kira2 18 tahun lalu, dulu sempat nonton Anime-nya, baca buku cerita bergambarnya, sampai nonton Hachiko Monogatari (kayaknya waktu umur 6 tahun dulu deh). entah kenapa jadi membooming lagi sekarang, mungkin karena Box Office berhasil menyuguhkannya dengan gaya yang lebih dramatis kali ya, untuk Hachiko Monogatari nya juga gak kalah bagus koq, akting para pemainnya sangat piawai, bahkan mereka juga menyabet sejumlah penghargaan lewat film itu....wajib nonton deh mas/mbak.....

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top