Chaos Walking - Review


Nggak sejelek itu kok! Membaca banyak review bertebaran di linimasa yang kebanyakan negatif, sempat membuat gue males nonton. Padahal Chaos Walking punya deretan cast yang brilian loh, mulai dari dua aktor utama Tom Holland dan Daisy Ridley sampai supporting cast Mads Mikkelsen, Nick Jonas, David Oyelowo, dan Demian Bichir. Sutradaranya pun Doug Liman yang sudah terbiasa menyutradarai film-film scifi seperti Jumper (2008) dan Edge of Tomorrow (2014).

Kisahnya memang sains fiksi yang diadaptasi dari novel The Knive of Never Letting Go karya Patrick Ness, buku pertama dari trilogi novelnya. Premisnya pun cukup menarik, manusia bermukin di planet baru di mana planet tersebut membuat pikiran setiap pria berwujud audio visual sehingga bisa dilihat dan didengar semua orang - tapi tidak dengan pikiran wanita. Di kisah ini pikiran itu disebut "noise" yang entah ditranslasi sebagai "nurani". Konflik horizontal pun tidak dapat dihindari karena setiap pemikiran yang bahkan random terpampang jelas di mata dan telinga.


Menurut gue, film ini memang bergantung besar pada karakter utama Todd yang diperankan dengan sangat baik oleh Tom Holland. Seperti yang kita semua sudah tahu betapa karakter aslinya Tom Holland memang sebawel dan secablak itu jadi buat gue sih lucu banget bisa ngeliat berbagai pikiran spontan dia yang terpampang jelas. 

Berduet dengan Daisy Ridley menurut gue ini duet karakter yang kocak karena karakter mereka yang berbeda 180' dengan karakter Daisy Ridley yang dingin. Pakaian oranye dari karakter Daisy Ridley itu sebuah homage yang manis terhadap karakternya Milla Jovovich di The Fifth Element (1997).  Meski rasanya sulit untuk melihat mereka berdua lepas dari karakter Peter Parker dan Rey yang sudah kuat melekat pada diri mereka masing-masing.


Kisahnya sendiri sangat unik untuk dieksplorasi tentang bagaimana rasanya tidak memiliki privasi ketika pemikiran kita terpampang jelas. Mungkin saja si penulis novel mendapatkan ide tersebut karena saking sebelnya dimarahin sama pasangannya karena "nggak peka". Tapi untuk yang protes bahwa seharusnya ide tersebut bisa lebih dikembangkan lagi, ya mungkin memang belum saatnya karena ini baru bagian pertama dari trilogi novel yang ada.

Selain itu yang harus diapresiasi adalah betapa mahalnya budget film ini. Mulai dari aktor-aktris yang terlibat; bayangkan membayar Tom Holland dan Daisy Ridley sekaligus di saat karir mereka sedang bersinar-sinarnya. Kemudian ditambah efek visual yang hadir nyaris setiap frame, meski hanyalah berupa visualisasi noise di sekitar kepala *semua* karakter yang muncul di layar. Seaneh-anehnya kisah sains fiksi, buat gue pribadi premis ini tetap unik dan menarik untuk ditonton.






- sobekan tiket bioskop tanggal 14 April 2021 -
----------------------------------------------------------
review film chaos walking tom holland daisy ridley
review chaos walking tom holland daisy ridley
chaos walking tom holland daisy ridley movie review
chaos walking tom holland daisy ridley film review
resensi film chaos walking tom holland daisy ridley
resensi chaos walking tom holland daisy ridley
ulasan chaos walking tom holland daisy ridley
ulasan film chaos walking tom holland daisy ridley
sinopsis film chaos walking tom holland daisy ridley
sinopsis chaos walking tom holland daisy ridley
cerita chaos walking tom holland daisy ridley
jalan cerita chaos walking tom holland daisy ridley

Komentar