Generasi 90an: Melankolia - Review


Visinema please stop bikin konten jualan kesedihan!

Ini kaya udah jadi formula kebanggaan mentang-mentang Keluarga Cemara dan NKCTHI sukses di pasaran ya. Kalau di Keluarga Cemara masih 50% kesedihan, NKCTHI makin banyak jadi 75%, dan nggak nyangka di Melankolia jadi 100% begini. Ayolaaah!

Oke, bikin film tentang grief itu nggak harus melulu jualan kesedihan, air mata, emosi, dan depresi ya. Ada banyak cara cantik lainnya yang menjadikan medium film ini jadi ENAK untuk ditonton. Mulai dari Rabbit Hole, The Disappearance of Eleanor Rigby, A Monster Calls, sampai Collateral Beauty. 

Kalau nggak, bisa ambil dari teori psikologi populer The Stages of Grieving-nya Kubler-Ross lalu bikin plot dari situ. Di mana teori tersebut juga sudah menggambarkan perjalanan psikologis seseorang dalam mengalami duka dari masuk hingga keluar, yang bisa banget jadi kisah film dan sudah banyak yang mengaplikasikannya juga. Gue paham sih ini pasti akan relate banget sama penonton yang pernah merasa kehilangan relasi atau saudara dari kecelakaan pesawat terbang atau musibah lainnya. Tapi karena glorifikasi kesedihannya terlalu berlebihan, aura filmnya jadi sangat negatif dan depresif.



Generasi 90an: Melankolia memang unggul di teknis; sinematografi cantik, color grading enak banget dilihat, paduan soundtrack lagu Indonesia tahun 90-an enak banget dan bisa kawin dengan adegan yang ada. Aktingnya juga lumayan oke, meski Ari Irham kayaknya belum bisa ngebawa atmosfer film sebagai pemeran utama ya. Beberapa adegan masih tenggelam sama Marcella Zalianty dan bahkan Taskya Namya. 

Tapi ya ceritanya itu aduh super depresif dan cenderung repetitif sampe capek dan bosen nontonnya. Nggak heran gue buka-buka HP terus demi menyegarkan pikiran. Beruntung diselamatkan dengan lagu-lagu macam Sephia dan Cintakan Membawamu Kembali, yang meski efeknya jadi semacam kolase video klip cinematic. 






- sobekan tiket bioskop tanggal 3 Januari 2021 -
----------------------------------------------------------
review film generasi 90an melankolia
review generasi 90an melankolia
generasi 90an melankolia movie review
generasi 90an melankolia film review
resensi film generasi 90an melankolia
resensi generasi 90an melankolia
ulasan generasi 90an melankolia
ulasan film generasi 90an melankolia
sinopsis film generasi 90an melankolia
sinopsis generasi 90an melankolia
cerita generasi 90an melankolia
jalan cerita generasi 90an melankolia

Komentar