02 November 2012
0 kritik

Skyfall

"Mengeksplorasi hubungan antara Bond dengan M demi menghindari kejaran seorang teroris, film ini menjadi serial 007 terbaik di era Daniel Craig"

Semua novel James Bond karangan Ian Fleming telah habis diadaptasi ke layar lebar. (Beruntung) para produser tidak memiliki niat untuk membuat remake dari salah satu film-film lawas tersebut. Di era Daniel Craig sebagai ikon 007 terbaru, para produser pun sedang mencari jalan terbaik untuk meneruskan franchise James Bond terbaru dengan mengandalkan cerita-cerita orisinil. Dengan mengambil beberapa elemen dari Ian Fleming yang tidak digunakan dalam setiap adaptasi layar lebarnya, sebuah kisah baru yang standalone dan tidak berkesinambungan dari Casino Royale (2006) dan Quantum of Solace (2008) pun dibuat. Sutradara pemenang Oscar lewat American Beauty (1999) direkrut untuk menahkodai film Bond ke-23 ini, yang tidak menggunakan judul-judul novel Ian Fleming; Skyfall.

Sebuah tragedi pada misi terakhirnya membuat Bond terluka parah. Namun seorang penjahat cyber dan cerdas muncul dan mengancam keselamatan M karena dendam masa lalu. Walaupun dengan kondisi fisik yang menurun drastis pasca-tragedi tersebut, kesetiaan Bond diuji untuk menyelamatkan M dan menguak organisasi rahasia tersebut.

Kisah Bond dalam mengungkap dan mengejar tokoh antagonis utama kali ini memang dibuat rumit dan menyulitkan. Ini dibuat demi menghidupkan karakter antagonis secerdas The Joker dalam The Dark Knight (2008). Tokoh Silva ini pun sengaja ditulis untuk Javier Bardem, yang pernah meraih Oscar lewat peran antagonisnya di No Country for Old Men (2007). Saking rumit dan sulitnya untuk menangkap Silva, durasi 143 menit pun tidak terasa yang dipenuhi oleh drama yang penuh intrik serta adegan aksi yang cukup menegangkan.

gambar diambil dari sini
Silva dicurigai adalah orang dalam di MI6 karena mampu membobol pertahanan cyber terbaik di Britania Raya. Semua itu dilakukannya untuk mendekati dan membunuh M. James Bond yang memiliki hubungan "spesial" yang naik-turun pun menguji kesetiaannya untuk menyelamatkan atasannya itu. Maka dalam Skyfall,
para penulis naskah tidak tanggung-tanggung untuk mengeksplorasi hubungan antara Bond dengan M. Eksplorasi ini begitu terasa mengingat cukup jarang hal ini diangkat dalam serial Bond sebelumnya. Film ini juga menjadi perpisahan yang manis bagi Judi Dench karena Skyfall adalah film ke-007 dan terakhirnya sebagai M.

Seperti yang telah disebutkan diatas, Skyfall merupakan suatu kontinuiti baru yang tidak memiliki signifikansi dari Casino Royale dan Quantum of Solace. Dengan kesuksesan Skyfall di weekend pertama pemutarannya, bukan tidak mungkin franchise ini akan diteruskan. Film ini telah menjadi benchmark yang sangat baik untuk menjadi kontinuiti yang baru bagi James Bond di era Daniel Craig; modal cerita yang sangat kuat serta tim produksi yang mumpuni. Bisa dibilang, Skyfall adalah The Bourne Legacy-nya serial Jason Bourne. Setelah bongkar pasang sutradara di dua serial sebelum ini, tampaknya Sam Mendes-lah yang paling berhasil mengakomodasi semua modal yang dimiliki menjadi satu kesatuan yang brilian. Modal naskah yang bagus, deretan pemeran A-class, serta beban brand image James Bond yang terlanjur dicintai oleh publik dunia.
gambar diambil dari sini
Dengan adegan aksi yang menegangkan, didukung scoring asyik yang juga menggunakan sample dari lagu Skyfall ciptaan Adele, serta durasi dua jam lebih, akan sangat sayang untuk melewatkan Skyfall di layar lebar.



USA | 2012 | Action / Adventure / Crime | 143 Mins | Aspect Ratio 1.78 : 1

Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tertanggal 2 November 2012 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top