08 November 2012
0 kritik

Paranormal Activity 4

"Menceritakan kelanjutan dari gerak-gerik Katie yang menculik Hunter dan mengganggu kehidupan tetangga barunya, film ini keluar dari jalur franchise PA dan menjadi film horor remaja biasa"

Di akhir setiap filmnya, setiap sekuel Paranormal Activity memang memberikan berbagai alternatif celah untuk tetap melanjutkan ceritanya. Di PA 2 (2010) kita melihat bagaimana kehidupan Kristi, kakak kandung dari Katie yang ternyata memiliki masa lalu yang mengerikan bersama Katie. Ketika penonton bertanya-tanya apa yang terjadi pada masa lalu kakak beradik ini, PA 3 (2011) hadir sebagai "prequel" dengan menampilkan masa kecil Katie dan Kristi. Untuk meneruskan kontinuiti dari serial PA, maka memang layak untuk dipertanyakan, kemana Katie dan Hunter pergi? Paranormal Activity 4 ini pun hadir untuk menjawab hal tersebut.

Film ini bercerita tentang lima tahun semenjak kejadian di Paranormal Activity (2007) dimana Katie membawa Hunter, anak dari kakaknya, Kristi. Di tahun 2011, Katie dan Hunter pindah ke lingkungan baru. Sementara itu, seorang remaja perempuan Alex merasakan hal-hal aneh terjadi di rumahnya setelah Katie menjadi tetangganya.

Ketika PA 2 hadir untuk menjelaskan kejadian yang terjadi sebelum dan sesudah kontinuitas cerita di PA 1, PA 3 hadir untuk menjelaskan masa lalu Katie dan Kristi. Entah entitas jahat apa yang merasuki tubuh dan pikiran para produser, maka mereka merasa penting untuk menjelaskan apa yang terjadi dengan Katie di masa kini. Ini adalah sebuah kesalahan fatal; menjelaskan kelanjutan nasib dari "karakter utama" yang telah ditutup dengan sangat cantik sehingga menimbulkan rasa penasaran pada penonton. Rasa penasaran tersebut pun akan tetap hidup, dan dengan demikian serial PA akan selalu dikenang oleh para fansnya. Namun ketika rasa penasaran tersebut terjawab, dan sayangnya terjawab dengan naskah yang jauh tidak lebih baik dari prekuel-prekuelnya, cerita ini pun akan menjadi sangat mudah untuk dilupakan.

gambar diambil dari sini
Permasalahannya adalah, serial PA telah dibuat dengan salah satu ciri khas tertentu; pelan-pelan membuka tabir misteri tentang Toby. Namun ciri khas ini sama sekali tidak terlihat di sekuel ke-4 ini. Ironisnya, sekuel ke-4 ini malah berubah 180' menjadi film horor khas remaja, yang jelas akan dicintai oleh para remaja yang menontonnya sambil tertawa-tawa seru, yang dibintangi oleh remaja perempuan cantik yang sedang berpacaran dengan remaja pria. Otomatis, semua hal dalam film ini pun menjadi sangat teenage-ish; cerita dan scary moments.

Yes, serial PA memang terkenal karena metode baru dan orisinilnya dalam menciptakan scary moments yang atmospheric lewat mockumentary via kamera-kamera yang ada di dalam rumah. Di setiap sekuel baru, selalu ada metode baru untuk tetap membawa cerita lewat kacamata kamera yang digunakan oleh karakternya. Kamera model lama yang dipasang di kipas angin, CCTV, dan beragam metode lainnya. Di PA 4 memang ada metode baru yang sangat modern; menggunakan webcam di laptop dan pantulan sinar Kinect dari Xbox 360. Namun sayang metode baru ini tidak didukung oleh naskah dan cerita yang kuat, yang tetap menjaga misteri Toby semenjak sekuel pertamanya.

Sayang sekali, sekuel keempat ini menjadi kejatuhan besar bagi franchise PA. Pilihannya tetap ada dua; tetap melanjutkan namun dengan cerita yang mampu menjawab kekecewaan para fansnya atau menghentikan franchise ini sampai pada sekuel ke-4 saja. Dan PA 4 pun tampaknya akan mulus melesat dari film layar lebar menjadi home video.



USA | 2012 | Horror | 88 min | Aspect Ratio 1.85 : 1

Rating?
6 dari 10

- sobekan tiket bioskop tertanggal 8 November 2012 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top