23 November 2012
0 kritik

Seven Psychopaths

"Film kriminal tentang tujuh psikopat yang jalan hidupnya saling bertautan satu dengan yang lain ini diperkuat dengan naskah yang cerdas serta dibungkus dengan komedi yang menggelikan"

Seorang penulis naskah film yang sedang berusaha mencari ide untuk naskah terbarunya, harus terjebak dalam dunia kriminal bawah tanah di Los Angeles. Sahabatnya Billy memang banyak membantu menyumbangkan beberapa ide untuk cerita kriminal tentang psikopat yang ditulis oleh Marty. Namun bisnis gelap Billy yang akan membawa kehidupan mereka menjadi jauh berbeda. Billy dan temannya Hans mencari uang dengan cara "meminjam" anjing-anjing, untuk kemudian dikembalikan lagi kepada para pemiliknya dengan mendapat imbalan. Ketika Billy menculik anjing Shih Tzu, pemiliknya yang ternyata seorang kepala mafia pun menuntut dikembalikannya anjingnya dengan segala cara. Ternyata, pertemuan Marty dengan orang-orang dari dunia hitam ini menambah banyak ide ke dalam naskahnya, yang diberi judul Seven Psychopaths.

Cerita-cerita kriminal berliku dan penuh dengan komedi absurd memang sempat menjadi ciri khas dari penulis dan sutradara Guy Ritchie dan Quentin Tarantino. Kini, deretan nama tersebut akan bertambah dengan penulis dan sutradara asal London, Martin McDonagh. Film panjang pertamanya, In Bruges (2008) berhasil masuk dalam nominasi naskah asli terbaik dalam Academy Award 2009. Tahun ini, film panjang keduanya bukan tidak mungkin akan dijagokan dalam beberapa penghargaan film bergengsi. Kenapa tidak? Cerita yang ditawarkan cukup orisinil dan cerdas. Meskipun jejaring ceritanya tipikal Snatch.(2000) dan Lock, Stock and Two Smoking Barrels (1998), tapi McDonagh menawarkan elemen film di dalam film dimana plotnya pun berlapis. Jika kehilangan konsentrasi atau mata berpaling dari layar sepersekian detik saja, mungkin penonton akan kesulitan untuk mengikuti jalan ceritanya.

Sesuai dengan judulnya, film ini akan mengupas ke-tujuh psikopat yang ditulis oleh Marty di dalam naskahnya. Di paruh awal film, McDonagh memperkenalkan ketujuh psikopat ini dengan perlahan namun pasti. Yang menarik adalah bagaimana ketujuh psikopat ini ada yang memang berbasis realita dan ada yang karangan fiksi belaka. Semua tokoh psikopat dari realita dan karangan Marty ini dicampur-aduk seakan-akan kehidupan asli Marty dan karangan fiksinya adalah satu universal yang sama. Cerdas memang, seakan menggambarkan bahwa kehidupan seorang penulis naskah cenderung mengalami disosiasi antara realita dan fiksi yang dikarangnya sendiri.



gambar diambil dari sini

Dari judul filmnya saja, penonton harus menyiapkan diri bahwa akan ada adegan slasher yang berdarah-darah. Namun menariknya, McDonagh membungkus adegan-adegan sadis tersebut dengan komedi yang mampu memberikan sensasi lucu tersendiri ketika melihat adegan tersebut. Dengan naskahnya yang cerdas, lelucon-leluconnya yang mengundang tawa, serta plot cerita yang brilian membuat film ini menjadi sebuah tontonan yang sangat menarik.



UK | 2012 | Comedy / Crime | 110 min | 2.35 : 1

Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tertanggal 23 November 2012 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top