05 August 2017
0 kritik

Banda The Dark Forgotten Trail

"Dokumenter tentang awal mulai penjajahan kolonial yang bermula di Banda ini adalah medium pengetahuan sempurna dalam bentuk audio visual"

Di abad pertengahan, segenggam pala di pasar Eropa dianggap lebih berharga dari sepeti emas. Monopoli bangsa Arab dan perseteruan dalam perang salib membawa Eropa ke dalam perburuan menemukan pulau-pulau penghasil rempah. Perseteruan bangsa-bangsa terjadi akibat rempah-rempah. Kepulauan Banda yang saat itu menjadi satu-satunya tempat pohon-pohon pala tumbuh menjadi kawasan yang paling diperebutkan. Belanda bahkan rela melepas Nieuw Amsterdam (Mannhatan, New York) agar bisa mengusir Inggris dari kepulauan tersebut. Pembantain massal dan perbudakan pertama di Nusantara terjadi di Kepulauan Banda. Di sana pula, sebuah semangat kebangsaan dan identitas multikultural lahir menjadi warisan sejarah dunia.

Film dokumenter Indonesia tidak pernah seedukatif, secantik, dan seemosional ini. Dokumenter tentang kekayaan sejarah Kepulauan Banda ini tidak hanya cantik di mata dan telinga, tetapi juga menggugah emosional dan menambah pengetahuan. Kisah-kisah sejarah yang tidak ada di buku-buku sekolah sangat membuka mata. Tidak hanya itu, gaya berceritanya pun mampu menyentuh emosi penonton dengan ketegangan yang dibangun lewat suara dan gambar.



Segala pujian ini jelas harus diarahkan pada Jay Subiakto, sebagai hasil karya pertamanya sebagai sutradara film. Sisi artistik dari Jay yang tidak perlu dipertanyakan, berhasil dituangkan dengan sangat baik dalam medium audio visual. Apalagi yang dia garap adalah karya dokumenter dengan tokoh masyarakat sekitar, lengkap dengan bit-bit cerita yang cukup kontroversial. Lewat arahan Jay, penonton seakan dibawa mengelilingi kepulauan Banda dan bertemu dengan penduduk sekitar. Banyaknya insert pemandangan alam Banda - lengkap dengan bangunan bersejarah peninggalan Belanda - yang digambarkan dengan sinematografi yang sungguh cantik sangat efektif untuk menempatkan penonton di lokasi tersebut. Belum lagi dengan padanan editing yang cepat dan cadas, menjadikan dokumenter ini jauh dari kata membosankan.

Meski kisah yang ingin disampaikan cukup banyak dengan rentang abad mulai dari abad pertengahan hingga kerusuhan SARA tahun 1999, semua ini dapat diceritakan dengan ringan dan menarik. Penuturan dari tokoh-tokoh masyarakat lokal seakan obrolan warung ketika kita sedang mengunjungi Banda untuk keindahan alamnya. Cerita-cerita dari berbagai orang yang mengalami pengalaman mengerikan, dipastikan akan menempel di kepala jauh setelah film selesai. Apalagi fakta bahwa kepulauan inilah awal mula dari pendudukan kolonial di Asia dalam perburuan rempah-rempah.



Indonesia | 2017 | Dokumenter | 94 menit | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 5 Agustus 2017 -

----------------------------------------------------------
  • review film banda the dark forgotten trail
  • review banda the dark forgotten trail
  • banda the dark forgotten trail movie review
  • banda the dark forgotten trail film review
  • resensi film banda the dark forgotten trail
  • resensi banda the dark forgotten trail
  • ulasan banda the dark forgotten trail
  • ulasan film banda the dark forgotten trail
  • sinopsis film banda the dark forgotten trail
  • sinopsis banda the dark forgotten trail
  • cerita banda the dark forgotten trail
  • jalan cerita banda the dark forgotten trail

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top