13 June 2014
0 kritik

22 Jump Street

"Sekuel yang jauh lebih kocak dengan unsur bromantic yang juga jauh lebih kuat"

Setelah menjalani masa SMA untuk kedua kalinya, polisi dalam penyamaran Schmidt dan Jenko kini melanjutkan ke kuliah untuk mengungkap peredaran obat bius yang bernama "WhyPhy". Ketika Jenko menemukan teman baru dengan berbagai kesamaan dengan dirinya, Schmidt yang terintimidasi pun mengalihkan perhatiannya pada kelompok mahasiswa jurusan seni. Kini mereka tidak hanya harus memecahkan kasus ketika persahabatan diantara mereka mulai retak.

Remake dari serial TV 21 Jump Street di tahun 2012 kemarin jelas adalah sebuah comeback yang mengejutkan, sekaligus sangat memuaskan dengan komedinya yang sangat kena. Kini duet Jonah Hill dan Channing Tatum kembali dalam 22 Jump Street untuk melanjutkan kisah mereka yang berlanjut di dunia kuliah. Masih dengan chemistry yang sangat kuat, penampilan mereka berdua jelas menjadi roda penggerak bagi film ini dengan bromantic yang jelas terlihat mengalami penekanan yang lebih. Apalagi dengan kegoblokan Schmidt dan Jenko yang sangat komikal dan kocak. Selain itu, karakter Ice Cube pun secara diberi porsi yang lebih dalam sekuel ini, yang tentunya akan menambah unsur komikal yang sangat signifikan. 



22 Jump Street menggunakan formula yang sama seperti film pendahulunya, dan mereka tahu itu. Pembuat film sadar akan hal itu dan kemudian mereka malah menjadikan formula tersebut sebagai bahan olokan dalam sekuel ini. Bahkan dalam beberapa adegan jelas ditekankan "exactly the same like before", dan adegan ketika ending credits juga jelas menyatakan hal tersebut. Namun dengan formula yang jelas dan cenderung diolok-olok, komedi yang dihasilkan malah jauh lebih signifikan dan lebih kena. Ini yang membuat 22 Jump Street menjadi film yang sangat menarik.


Tujuan sebuah film komedi adalah membuat orang tertawa, dan 22 Jump Street jelas mencapai tujuan tersebut dengan sempurna. Dengan humor-humor cerdas, walaupun terkadang absurd, namun tetap efektif dalam membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Bahkan sudah sejak lama gue tidak tertawa se-ngakak itu ketika menonton sebuah film di bioskop. Jelas sebuah film yang sangat layak untuk ditonton sebagai hiburan semata bersama teman-teman tercinta.



USA | 2014 | Action / Comedy | 112 min | Aspect Ratio 2.35 : 1
Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 13 Juni 2014 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top