08 November 2013
0 kritik

Thor: The Dark World

"Meski sangat tipikal seperti film-film superheroes kebanyakan, film ini tetap menghibur dengan sederetan adegan aksi dan lelucon-lelucon yang tepat sasaran"

Dua tahun selepas peristiwa New York, Jane Foster kini tinggal di London untuk melanjutkan penelitiannya sembari menanti kedatangan Thor kembali. Sementara di Asgard, Thor sibuk membawa kedamaian di 9 alam semesta. Ketika sebuah peristiwa alam yang hanya terjadi 5000 tahun sekali;  9 alam semesta - termasuk bumi - hendak berjajar menjadi satu garis, pintu-pintu antar-dimensi pun terbuka. Dalam penelitiannya, Jane sempat menghilang dari bumi dan tak sengaja menemukan batu relik yang memiliki kekuatan maha dahsyat, Aether. 

Aether yang ditemukan ternyata membuat ras Dark Elves yang dipimpin oleh Malekith bangkit dari tidurnya. Kini Malekith berhasrat menemukan Aether, membalas dendam kepada Asgard yang telah mengalahkannya ribuan tahun lalu, dan hendak membawa kegelapan total terhadap 9 alam semesta di kala momen pensejajaran tersebut. Ketika Asgard diguncang permasalahan internal, Thor pun tidak dapat menghentikan Malekith sendirian dan harus meminta bantuan Loki.

Di antara serial film manusia super karya Marvel, mungkin Thor adalah salah satu yang tidak gue favoritkan. Mungkin karena background story yang "terlalu jauh" dari bumi, bahkan sangat jauh dari planet Krypton. Meski akan sayang untuk melewatkan kisah Thor sebelum kehadiran The Avengers 2 di tahun 2014 nanti. Sekuel Thor kali ini masih membawa mood yang sama dengan prekuelnya, meski berganti kursi sutradara. Kualitas action memang meningkat drastis dan lebih epic karena melibatkan perang besar antara dua ras. Namun The Dark World juga lebih banyak menyelipkan komedi-komedi ringan yang cukup kena sasaran.


Engga heran jika banyak kaum hawa yang semakin jatuh cinta pada Tom Hiddleston dengan membawakan Loki yang unpredictable dan bad boy. Bermodal tampang ganteng, ditambah dengan karakter bad boy yang dibawakan plus lelucon-lelucon konyol yang dibawakan, jelas membuat karakter Loki menjadi semakin dicintai. Ketika porsi cerita tidak memberikan tempat lebih banyak bagi Thor untuk bereksplorasi, tidak heran jika di beberapa adegan tampak Loki lebih dominan menguasai layar dengan perkembangan karakternya yang cukup dalam di sekuel kedua ini.

Untuk menonton The Dark World, memang penonton hanya tinggal sit back and relax. Tidak perlu menggunakan otak terlalu berlebihan. Apalagi jika sampai mempertanyakan kemana para The Avengers ketika ada ras dari alam lain yang hendak menghancurkan - tidak hanya bumi melainkan semua alam semesta - dan membuat kericuhan besar di London. Ya mau gimana lagi, wong jagoan-jagoan itu kontraknya nanti di tahun 2014 kok.



USA | 2013 | Action / Superheroes | 112 min | Aspect Ratio 2.35 : 1

Scene During Credits? YA

Scene After Credits? YA

Rating?
7 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 8 November 2013 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top