06 July 2013
One kritik

Man of Tai Chi



"Film bela diri arahan Keanu Reeves ini memang memenuhi janjinya untuk menghadirkan adegan aksi sebanyak mungkin, namun sangat lemah dalam eksekusi dan arahan penyutradaraan"


Entah apakah terinspirasi oleh sineas barat yang mengangkat potensi bela diri Asia seperti silat harimau-nya Iko Uwais yang diangkat oleh Gareth Evans dalam Merantau (2009), Keanu Reeves juga ingin melakukan hal yang sama. Apalagi melihat bagaimana Gareth Evans memberikan porsi yang besar pada koreografi bela diri Yayan Ruhian dalam The Raid (2011). Pada debut penyutradaraannya, Mr. Reeves ingin mengangkat potensi dari veteran stunt yang terlibat pada dua sekuel The Matrix, Tiger Hu Chen dengan ilmu Tai Chi-nya dalam Man of Tai Chi.

Tiger Chen, karakter yang menggunakan nama aslinya dalam film ini, adalah seorang murid terakhir dari suatu perguruan Tai Chi yang mengisi waktu luangnya dengan bekerja sebagai pengantar paket. Berselisih pendapat dengan gurunya yang masih menjaga ilmu Tai Chi sebagai kontrol keseimbangan tubuh dan bukan alat bela diri, Tiger malah mengikuti kompetisi bela diri untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Tai Chi dapat juga digunakan untuk bela diri. Seorang pemilik pertarungan bawah tanah, Donaka, langsung merekrut Tiger setelah melihat bakat dan potensinya. Jauh terjebak dalam dunia bawah tanah dan bertemu dengan berbagai lawan, membuat ilmu Tiger meningkat drastis namun semakin menjauhi filosofi dari Tai Chi. Ketika dihadapkan pada pertarungan sampai mati, Tiger harus memilih jalan hidup mana yang akan ia tempuh.

Keanu Reeves memang memiliki ketertarikan kuat terhadap ilmu bela diri. Kemampuan bela dirinya memang cukup baik dalam The Matrix (1999). Niatnya juga patut diapresiasi untuk mengangkat nama orang yang terlibat di belakang layar dua sekuel The Matrix, Tiger Chen. Apalagi didukung oleh koreografer bela diri Yuen Woo-ping yang sudah malang melintang di berbagai film bela diri dari Asia hingga AS. Dengan niat ingin menunjukkan adegan pertarungan semaksimal mungkin dalam 105 menit, praktis jalan cerita menjadi nomor dua. Entah sudah berapa orang yang telah dilawan oleh Tiger Chen dalam satu setengah jam film ini. Film ini pun jadi terkesan sebagai scrapbook adegan-adegan bela diri yang dirangkai dengan satu benang merah cerita.

Sayang beribu sayang, potensi besar yang dimiliki oleh film ini lengkap dengan deretan pemainnya disia-siakan begitu saja dengan arahan dari Keanu Reeves. Mungkin pengaruh dari debut film panjang penulis naskah Michael G. Cooney juga patut dipertanggung-jawabkan. Jalan cerita yang instan dan lompat kesana kemari. Ditambah dengan dialog-dialog super cheesy yang keluar dari setiap karakternya. Hingga banyaknya close-up shot a la sinetron Indonesia yang mencoba menambah kesan menegangkan namun gagal total akibat ekspresi para pemerannya yang berusaha keras untuk tampil garang.


Penampilan Keanu Reeves dalam film ini juga tak kalah gagalnya. Dengan karakter bos besar pemilik pertarungan ilegal bawah tanah, maka kesan misterius itu harus ada. Namun sayang, Keanu Reeves yang telah berusaha keras untuk menjadi misterius malah terkesan sangat datar dengan kualitas akting yang jauh dari baik. Kesan misterius itu coba dibangun dengan minim dialog, dan ketika berdialog pun maka satu line itu harus diulang sebanyak 3-4 kali yang malah melunturkan kesan tersebut. Di penghujung umur setengah abad, rasanya setiap gerakan bela diri yang dilakukan Keanu juga terkesan kaku. Ketika akhirnya ia turun untuk bertarung pun, rasanya ilmu yang ia miliki masih kalah jauh dari petarung-petarung yang hadir di awal film - walaupun koreografinya tetap mengesankan.

Pada dasarnya, Man of Tai Chi memiliki berbagai potensi yang cukup meyakinkan untuk tampil sebagai film bela diri dimana terdapat 18 adegan pertarungan dengan total durasi 40 menit. Namun sayang, berbagai potensi tersebut disia-siakan, termasuk penampilan Iko Uwais  (you have been warned!). Memang dengan sederet adegan bela diri dari awal hingga akhir, film ini cukup sayang untuk dilewatkan. Namun hati-hatilah untuk menaruh ekspektasi anda.



USA | 2013 | Action | 109 menit | 2.35 : 1

Rating?
6 dari 10

- sobekan tiket bioskop tertanggal 6 Juli 2013 -

1 kritik:

  1. Belum nonton (tanggal 6 Juli masih main midnight kan?. Thanks buat warningnya :-)

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top