09 August 2012
0 kritik

Total Recall

Satu lagi hasil remake dari Hollywood terhadap sebuah karya klasik yang cukup sukses di masanya. Tentu masih jelas di ingatan beberapa orang terhadap Arnold Schwarzenegger yang pergi ke Mars di film keluaran tahun 1990, Total Recall. Film yang di dekade 2000-an cukup sering ditayangkan di televisi swasta ini cukup sukses, selain karena mendapatkan 2 nominasi pada Oscar 1991 tapi juga sanggup membuat penontonnya bertanya-tanya manakah cerita asli yang sedang dialami oleh Douglas Quaid. 22 tahun kemudian, film ini dibuat ulang dengan aktor utama Colin Farell dan disutradarai oleh Len Wiseman (Live Free or Die Hard, Underworld) dengan judul yang sama; Total Recall.

Douglas Quaid yang seorang pekerja pabrik pembuatan polisi robot dan memiliki istri yang cantik, merasa kehilangan tujuan hidup. Kegalauannya membawa dia pada Total Recall, sebuah jasa perjalanan dengan memori yang dapat dimodifikasi sesuai keinginan pelanggan. Berhubung keinginan Quaid adalah menjadi seorang mata-mata, maka memori itulah yang disuntikkan ke dalam otaknya. Ternyata kesalahan teknis terjadi tepat ketika mekanis menyuntikkan perjalanan memori pada Quaid, yang membuat dirinya dikejar-kejar polisi dan terlibat dalam sebuah konspirasi besar yang mengancam umat manusia.

Dengan keunggulan teknologi dan efek visual, versi 2012 ini memang jauh lebih canggih ketimbang versi orisinilnya. Apalagi dengan teknologi transportasi yang menembus inti bumi dari Australia menuju Inggris. Belum lagi dengan persenjataan dan nuansa kota masa depan yang ditampilkan oleh film ini. Adegan aksi yang ada pun jauh lebih banyak dibandingkan versi orisinilnya yang lebih mengedepankan drama kriminal psikologis.

gambar diambil dari sini
Inilah kekurangan besar dari versi 2012, plot besar dari versi orisinil direduksi sedemikian rupa sehingga menjadi plot kejahatan yang terlampau dangkal. Plot konspirasi untuk menguasai oksigen di Mars, direduksi dengan menghancurkan kawanan pemberontak untuk melanggengkan kekuasaan tirani. Setting Bumi-Mars pun menjadi setting Inggris-Australia. Belum lagi versi 2012 menghilangkan segala macam sisi psikologis yang berkaitan dengan keraguan Douglas Quaid terhadap kenyataan yang sedang dijalaninya. Adegan kunci pada versi 1990 dimana Douglas Quaid sadar bahwa realita yang dijalaninya adalah nyata ketika melihat dokter yang mengunjunginya berkeringat, direduksi habis-habisan dengan adegan yang absurd di versi 2012. Adegan memorable ketika Douglas Quaid versi Arnold Schwarzenegger yang mengambil alat penyadap dari dalam hidungnya pun dipermudah dengan telepon genggam di dalam tangan Colin Farell. Bahkan penyediaan jasa Total Recall pun perannya direduksi sehingga hanya menjadi sekedar tempelan saja di plot keseluruhan.

Belum lagi penampilan akting yang jauh dari baik oleh para pemerannya. Colin Farell jelas kurang cocok memerankan karakter Douglas Quaid yang kuat namun penuh keragu-raguan. Film ini bukan penampilan terbaik dari Jessica Biel sebagai tangan kanan kaum pemberontak. Belum lagi penampilan Kate Beckinsale yang terlalu dipaksakan screen time-nya , seakan-akan sutradara Len Wiseman yang ingin memberikan screen time sebanyak-banyaknya kepada istrinya sendiri.
gambar diambil dari sini
Entah apakah penilaian ini akan berubah jika saya belum pernah menonton Total Recall versi 1990, namun versi 2012 ini sudah cukup membuat saya tertidur di penghujung film. Walaupun diwarnai dengan teknologi canggih dan setting yang ultra-modern, namun plot kriminal yang sangat datar dan adegan aksi yang predictable. Rasanya remake dari Total Recall 1990 adalah suatu hal yang kurang perlu untuk dilakukan.



USA | 2012 | Action / Adventure / Sci-Fi | 118 mins. | Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
6 dari 10

- sobekan tiket bioskop tertanggal 9 Agustus 2012 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top