Seorang penulis lagu dan pemain piano berbakat asal Kuba, Chico, telah memendam rasa cinta kepada Rita, seorang penyanyi dengan suara yang luar biasa. Seiring berjalannya waktu, mereka harus menguji perasaan, komitmen, dan determinasi mereka akan hidup di tengah-tengah dunia yang sedang berubah. Ternyata hanya dua hal yang dapat menyatukan mereka berdua; cinta dan jazz.
Kisah cinta Chico dan Rita memang bukan santapan baru di dunia perfilman; jatuh cinta, selingkuh, rekonsiliasi, menguji komitmen, dkk. Tapi dengan bentuk animasi tradisional dan non-digital dan di tengah-tengah musik Cuban Jazz yang khas, film ini berhasil membawa kisah lagu lama tentang cinta itu menjadi sesuatu yang baru dan berbeda. Berbagai jenis musik jazz mulai dari jazz, bebop, conga, rumba, bolero disajikan disini, seakan menggambarkan perjalanan naik turunnya kisah cinta antara Chico dan Rita.
Karakter Chico yang memang memiliki bakat tersendiri dalam bermain dengan tuts-tuts piano, seakan-akan menggambarkan kebiasaan dia yang senang bermain dengan wanita-wanita lain. Ya wanita mana sih yang engga kepincut hatinya melihat seorang pemuda tampan dan berbakat bermain piano pula. Namun ternyata ada satu wanita yang tidak bisa lepas dari pikirannya. Sayang bagi Rita yang mendambakan karir penyanyi yang lebih tinggi, tidak bisa serta merta menyandingkan dirinya dengan Chico yang seakan tidak kunjung memberikan kepastian. Namun Rita yang berasal dari keluarga kurang mampu di Havana, hampir lupa diri dan dibutakan oleh ketenaran dan gemerlapnya dunia bisnis dan hiburan di New York, Las Vegas, Hollywood, bahkan sampai Paris.
![]() |
| Gambar diambil dari sini |
Selain itu, misi khusus dari duo sutradara Fernando Trueba dan Javier Mariscal adalah ingin menggambarkan evolusi dari musik jazz di era akhir 1940-an sampai awal 1950-an. Saat-saat dimana musisi baru seperti Charlie Parker dan Dizzy Gillespie bermunculan dengan konsep musik yang berbeda; bukan untuk berdansa, penuh dengan notasi, dimainkan dengan tempo cepat - sebuah jenis musik yang sekarang kita sebut dengan jazz. Lalu musisi Kuba berdatangan, Chano Pozo seorang pemain perkusi pertama yang bermain di sebuah band jazz. Selain ketiga nama diatas, film ini juga menampilkan musik-musik dari legenda jazz kenamaan seperti Cole Porter, Thelonious Monk, Estrella Morente, dan Freddy Cole (adik dari Nat King Cole). Lagu-lagu yang dimainkan oleh Chico & Rita diciptakan oleh musisi jazz asal Kuba peraih Grammy, Bebo Valdes.
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Rating?
8 of 10




No comments