18 May 2008
0 kritik

Nagabonar

3:14 PM

sobekan tiket bioskop tertanggal 13 Mei 2008 adalah Nagabonar. denger2 film ini dimunculkan kembali ke layar lebar setelah menjadi hit di era 80-an. film ini mungkin bisa dianggap sebagai prekuel dari Nagabonar Jadi Dua bagi anak2 muda yang blom sempet nonton film Nagabonar.

Di FFI 1987, film Nagabonar memperoleh 6 piala Citra termasuk Film Terbaik, Pemeran Utama (Deddy Mizwar), Skenario (Asrul Sani) dan Pemeran Pembantu Wanita (Roldyah Matulessy). Nagabonar disebut-sebut salah satu film yang menjadi tonggak sejarah perfilman di Tanah Air.

Sebuah kisah jenaka tentang Nagabonar (Deddy Mizwar), bekas tukang copet tanpa pendidikan (buta huruf) tapi pemberani, jujur, dan rasa setia kawannya sangat tinggi, dengan latar belakang zaman perang kemerdekaan. Dia memimpin sebuah laskar di Sumatera Utara, dan mengangkat dirinya sebagai Jenderal, untuk berjuang melawan Belanda. Pada saat gencatan senjata, Kirana (Nurul Arifin), seorang gadis anak dokter yang dianggap berpihak pada Belanda, ditawan oleh pasukan Nagabonar ke daerah pengungsian. Nagabonar mempertahankan Kirana dari upaya Maryam - pemimpin laskar lain - yang ingin mengambil Kirana.

menurut gue, film ini bagus. di tahun 1987, Indonesia udah bisa bikin film kaya gini udah bisa dibilang prestasi mengagumkan. sisi drama ada dan rapi, sisi komedi yang cukup ditonjolkan dalam film ini juga pas dan tidak terlalu berlebihan. akting dari kang Deddy juga oke banget. setiap makna dari film ini bisa jadi bahan permenungan tersendiri bagi kita.

oya, buat yang udah nonton Nagabonar Jadi Dua, kalo nonton film ini serasa mendapat jawaban dan penegasan dari film keduanya. ternyata memang karakter Bonaga (Tora Sudiro) mirip dengan karakter Nagabonar di kala mudanya.

rating?
7,8 of 10

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top