14 November 2006
4 kritik

The Prestige

11:25 PM
sobekan tiket bioskop untuk tanggal 13 November 2006 adalah The Prestige. akhirnya gue nonton tu pilem juga. dan akhirnya gue bisa nyobain Djakarta Theatre XXI juga. gile cui, pol abis tempatnya. kayak hotel. muantaphs deh.


okey...The Prestige bercerita tentang dua pesulap yang tadinya temenan dan menjadi saingan satu sama lain. adalah istri dari Robert Angier (Hugh Jackman) secara tidak sengaja terbunuh oleh Alfred Borden (Christian Bale). Angier yang marah pada Borden pun berniat membalas dendam, begitu juga dengan Borden yang merasa tidak bersalah. setelah itu kedua pesulap ini pun saling menyabotase pertunjukkan sulap satu sama lain. keduanya pun saling mengembangkan teknik sulap satu sama lain untuk membuktikan bahwa diri mereka adalah yang paling hebat dari antaranya. sampai pada suatu trik terhebat pada masa itu, yaitu The Transported Man.

satu buah karya apik lagi dari sutradara Christopher Nolan yang sukses dalam membuat Memento dan Batman Begins.. dengan didukung oleh bintang2 Hollywood seperti, Christian Bale, Hugh Jackman, Michael Caine, Scarlett Johansson, David Bowie, dkk spertinya Nolan ingin memberikan yang terbaik untuk film ini. persaingan Bale dengan Jackman pun sperti layaknya perseteruan Wolverine vs Batman...

sepertinya ciri khas Nolan yang memainkan alur maju mundur kembali terulang dalam The Prestige, hanya lebih simpel dan lebih mudah dimengerti ketimbang Memento yang begitu kompleks. terhitung ada 3 alur cerita dalam film ini, dan tiap alur waktu sama sekali tidak dibedakan penggambarannya sehingga penonton musti berpikir sendiri. dan ciri khas lainnya adalah dengan shocking-ending yang mengesankan. penonton dibuat untuk menebak ending ke arah A padahal ternyata endingnya adalah B. kira-kira ada dua macam penonton yang keluar dari bioskop sehabis nonton film ini: penonton yang tersenyum2 dan penonton yang bermuka bingung.

it's time for the analysis. mnurut gue ni film luar biasa. gue emank suka film2 yang twist-ending. film2 yang ga ketebak endingnya. ato kalo di ni film, gue dah nebak endingnya, tetapi there's something else. that's something missing. bravo deh buat Nolan. trus juga film ini, SETIAP ADEGANnya PASTI ada MEANINGnya. bahkan SETIAP DIALOGnya. perhatiin bener2 deh. bahkan dialog seorang anak kecil pun punya meaning yang berarti. dan film ini membuat lo pengen nonton untuk kedua kalinya.

so, my favourite quote on this movie is...
obsession is a young man's game
Michael Caine in The Prestige
and the rating for this amazing movie is...
8,5 of 10...

4 kritik:

  1. tambahan : yg pasti as a magician : gue suka gaya Hugh Jackman. klo kuat2an akting, gue suka christian bale...

    kalo soal brilian : gue suka sutradaranya...

    gila.. emang..

    btw, taukah bhw dgr2 si christopher nolan itu background pendidikannya either psikologi atao apa gituu.. that's why film2nya sangat penuh kejutan dan membuat kita kayak orang gila mikirinnya...

    two thumbs up ;)

    ReplyDelete
  2. i lope you timo!!
    *maksudnya kaya nge fans gtuw loh!!

    kenapa eh kenapa??
    soalnya saya tak sanggup merogoh kocek.. untuk coba2 ntn film..

    tpi.. anda dgn kelebihan anda.. bisa mbuat guna dan senang hati org2 tak berdaya dan tak mampu seperti daku!

    gw bakal ntn prestige sih yg pasteeh..

    ReplyDelete
  3. timo, ada pendapat lain kenapa si bale nya itu bisa salah iket tangan istrinya aigner...
    katanya, yang iket istrinya itu kembarannya..jadi pas di tanya ikatan apa yang dia buat, dia ga bisa jawab...

    g masi penasaran soalnya, he...

    ReplyDelete
  4. yup, g uda nulis comment nya, tp anonymous gt..

    ga tau masuk apa nga...

    katanya.... pas iket tangan istrinya aigner itu adalah kembarannya bale...

    itulah kenapa dia ga jawab pas nanya ikatan apa yang dia buat..

    tapi ga tau juag bener at nga...telp sutradaranya dunk, tanyain...

    masi penasaran ni..

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top