19 June 2015
0 kritik

Minions

"Spin-off yang akan menghibur para fans hingga puas, namun lemah di segi cerita"

Minions sudah ada sejak awal dunia terbentuk, dan hidup untuk melayani tuan yang paling jahat. Mulai dari T-Rex, vampir, Napoleon, mereka membantu untuk menjaga tuannya - namun selalu gagal untuk membuat tuannya tetap hidup. Bertahun-tahun pun mereka menjadi kehilangan tujuan hidup. Namun Kevin bersama Stuart dan Bob berinisiatif untuk pergi bertualang mencari tuan baru. Sampailah mereka di New York dimana mereka bertemu dengan bos baru mereka, Scarlett Overkill. 

Siapa yang menyangka ternyata publik sangat suka pada side character yang ada di film Despicable Me. Makhluk kuning kecil yang lucu menggemaskan meski berbicara belepotan ini ternyata mampu menyedot perhatian publik. Beruntung Illumination Entertainment sebagai production house baru mampu menjawab keinginan publik untuk membuatkan film spin-off khusus menceritakan para makhluk unyu yang lugu dan mudah ter-distract ini. Ditambah dengan menjamurnya merchandise minions dimana-mana, mulai dari yang official hingga tiruan, yang jelas menambah hype masyarakat terhadap makhluk unyu ini.



Jika tujuan film ini untuk membuat orang-orang puas menikmati berbagai kelucuan dan keluguan para minions, maka film ini mencapai tujuannya dengan sangat baik. Para pembuat film pun dapat menyeimbangkan dengan baik porsi para minions yang ada. Film ini memilih untuk fokus pada 3 karakter utama; Kevin-Stuart-Bob, tetapi tidak lupa sesekali menyoroti kaum minions lain yang mencoba bertahan hidup tanpa tuan. Setiap leluconnya sangat khas minions yang selalu kita lihat dalam Despicable Me 1 dan 2, yang jelas akan mengocok perut.

Dari segi cerita, film ini kuat di pertengahan awal, apalagi dengan kisah para minions dari awal terbentuknya bumi yang sangat menggelikan. Namun sayang, di pertengahan hingga akhir jalan cerita tampak kedodoran tanpa arah yang jelas. Mungkin jalan cerita tersebut dipilih untuk merepresentasikan kisah hidup minions yang tidak terprediksi, namun sayangnya kesan yang didapatkan adalah terlalu cepat berpindah alur.


Satu hal yang luar biasa dalam film ini adalah kualitas animasi yang menakjubkan. Illumination Entertainment benar-benar memposisikan diri sebagai lawan kuat dari rumah produksi lain seperti Disney Pixar dan Dreamworks yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia animasi. Detil-detil seperti tekstur hingga bayangan cukup membuat setiap gambar sangat enak untuk dilihat, dan semi-realistis. Selain itu film ini juga banyak potensial adegan untuk ditonton dalam format tiga dimensi.



USA | 2015 | Animation | 91 mins | Flat Aspect Ratio 1.85 : 1

Rating?
7 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 19 Juni 2015 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top