29 October 2014
0 kritik

Exists

"Thriller found footage karya sutradara The Blair Witch Project ini mungkin lemah di karakterisasi, tapi sangat efektif di segi horor"

Lima anak muda memutuskan untuk menghabiskan liburan musim panas mereka di kabin milik paman dari kakak-beradik Matt dan Brian. Jauh di tengah hutan, mereka menabrak sesuatu di tengah malam. Sejak saat itu, mereka diserang oleh sesuatu - bukan manusia, bukan pula binatang. Sebuah mitos lokal yang tampaknya nyata, dan haus darah untuk balas dendam.

Sutradara Eduardo Sanchez akhirnya kembali untuk menggarap film tentang urban legend lainnya. Setelah Blair Witch, kali ini mitos makhluk serupa manusia-kera Bigfoot atau Sasquatch, dengan naskah yang ditulis oleh Jamie Nash. Dibuat dengan konsep found footage, seakan mengajak penonton untuk bernostalgia dengan The Blair Witch Project (1999) yang juga mengambil setting di kedalaman hutan belantara.

Jika harus dibandingkan, Exists memang tidak sebaik The Blair Witch Project, namun berbagai ciri khas Sanchez tetap kuat dalam film terbarunya ini. Horror dan thriller yang disajikan sangat efektif, apalagi dipadukan dengan konsep found footage. Kamera yang zooming ke kedalaman hutan yang gelap, disertai suara hutan yang senyap namun mencekam, trik ini sangat efektif untuk membangun ketegangan yang ada.




Ditambah scoring mencekam dan berbagai angle unik yang tidak biasa, sangat mengasyikkan untuk memompa adrenalin penonton. Apalagi adegan kejar-kejaran dengan Bigfoot yang menurut gue menjadi salah satu adegan yang sangat baik. Sayang, beberapa best scenes-nya sudah terlanjur dibuka ke publik lewat trailer-nya, sehingga mengurangi keasyikan menonton. Tetapi jalan cerita yang ditawarkan cukup menarik untuk diikuti, ditambah dengan pilihan ending yang rasanya terbilang anti-mainstream.

Satu kelemahan besar pada Exists sangat tipikal dalam film-film horor kelas B; karakter-karakter yang stereotipikal dan pilihan reaksi mereka yang konyol dan tidak logis. Bagaimana tidak, kelima karakter ini hanya diberikan karakter satu dimensi saja; ada yang menjadi jagoan, ada yang gemar mendokumentasi apapun lewat banyaknya kamera yang ia bawa, ada yang hanya meramaikan suasana lewat teriakan-teriakan. Penonton pun tidak akan menaruh perhatian dan emosi pada karakter-karakter ini, sampai satu demi satu dari mereka mati.


Pada akhirnya, Exists menjadi sebuah film yang asyik untuk ditonton sambil menjerit-jerit bersama teman-teman lainnya. Teror dari Bigfoot cukup menakutkan dan mengagetkan, apalagi dengan suasana yang telah dibangun sejak awal. Yup, Sanchez tidak berlama-lama dan langsung to the point memberikan teror di 15 menit pertama. "Waktu bernafas" yang diberikan diantara ketegangan pun tidak lama-lama, dengan langsung memberikan apa yang penonton cari ketika memilih untuk menonton film ini. Konsep found footage yang digunakan dalam film ini mungkin terasa redundant dengan film-film sejenis, namun Eduardo Sanchez menggunakan bakatnya untuk mengeksekusi film ini dengan baik.



USA | 2014 | Thriller | 86 mins | Aspect Ratio 1.85 : 1

Rating?
7 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 29 Oktober 2014 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top