03 March 2010
0 kritik

Invictus

2:12 AM
sobekan tiket bioskop tertanggal 21 Februari 2010 adalah Invictus. dari sejak ngeliat trailernya aja udah tertarik. apalagi diperkuat oleh aktor-aktor kelas kakap macam Morgan Freeman dan Matt Damon. dengan kisah yang berdasarkan kisah nyata tentang sepak terjang Nelson Mandela untuk menyatukan Afrika Selatan, tampaknya film ini akan menjadi film yang sangat menarik untuk ditonton.

bercerita tentang bagaimana usaha pertama Nelson Mandela sebagai presiden Afrika Selatan untuk menyatukan rakyatnya dengan usaha yang cukup unik; membawa tim rugby nasional untuk menjuarai Kejuaraan Dunia Rugby 1995.

overall, film ini adalah film yang cukup menarik untuk mengetahui secara dalam mengenai sosok Nelson Mandela. bagaimana jerih payah dan usaha dia untuk menyatukan negaranya, walaupun dengan cara-cara yang cukup membuat orang-orang di sekitarnya mengernyitkan dahi. di film ini kita bisa melihat bagaimana kharisma seorang Nelson Mandela yang membuat dirinya dipuja-puja oleh rakyatnya.

Morgan Freeman pun memainkan karakter sang presiden dengan sangat indah. menurut Trivia IMDB, Nelson Mandela sendiri berkata bahwa hanya Morgan Freeman yang mampu menggambarkan sosok dirinya dalam sebuah film, maka Freeman adalah aktor pertama yang di-casting dalam film ini. yang menarik adalah bagaimana Freeman memerankan Mandela dengan menerapkan gaya berjalan dan gaya berbicara sang presiden. namun menurut Freeman, ada satu yang tidak bisa ia terapkan dalam aktingnya; kharima sang presiden.
menurut gue pribadi, ada beberapa adegan dalam film ini yang terkesan berjalan sangat lambat, dengan dialog-dialog yang panjang dan seakan-akan memperlama durasi film. memang sepertinya ini merupakan ciri khas dari Clint Eastwood, tapi entah kenapa dalam film ini, setiap adegan berjalan sangat lambat, khususnya pada bagian ending yang terasa terlalu di dramatisasi.
tapi yang gue suka dari film ini adalah score dan soundtracknya. setiap lagunya merupakan lagu-lagu khas Afrika Selatan. menariknya adalah, setiap lagu-lagunya sangat membantu setiap adegan untuk menjadi lebih hidup dan mampu memainkan emosi penonton.

intinya, film ini adalah film yang patut untuk ditonton, entah di bioskop atau di DVD.

rating?
8 of 10

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top