My Bloody Valentine (3D)

sobekan tiket bioskop tertanggal 13 Mei 2009 adalah My Bloody Valentine 3-D. sebenarnya engga terlalu tertarik dengan film ini karena pasti jadinya kaya film-film standar gore semata. tertarik hanya karena ingin merasakan sensasi 3Dnya dengan film manusia, bukan film animasi.

Sepuluh tahun yang silam, Tom Hanniger (Jensen Ackles), seorang penambang batu bara yang belum berpengalaman, menyebabkan terowongan runtuh menimpa lima orang hingga tewas dan membuat Harry Warden menjadi koma. Tepat setahun kemudian, di hari Valentine, Harry Warden terjaga dan dengan brutal membantai duapuluh dua orang dengan kapak beliung sebelum akhirnya ia terbunuh. Kini Tom Hanniger kembali ke kota tersebut di hari Valentine, masih dihantui oleh kecelakaan yang ia sebabkan dulu. Berusaha berdamai dengan masa lalunya sendiri, ia berbaikan dengan mantan pacarnya Sarah (Jaime King), yang kini sudah menikah dengan sahabat karibnya Axel (Kerr Smith) yang bekerja sebagai sheriff kota itu. Hari itu sesuatu yang kelam dari masa lalu juga kembali ke kota itu. Mengenakan topeng penambang dan bersenjatakan kapak beliung, seorang pembunuh keji berkeliaran. Saat jejak teror pembunuh tersebut makin mendekat, Tom, Sarah dan Axel merasa bahwa teror tersebut adalah Harry Warden telah kembali untuk mereka bertiga.

LAME!
lame script, lame screenplay, lame cinematography, lame dialogues, lame acting, lame casts, LAME MOVIE.

jujur, nonton film ini membuat gue sedikit ketawa kecil, bahkan pada adegan sadisnya. oh my gosh, setiap adegan, dialog, dan reaksi karakternya sama sekali konyol! ga habis pikir gue. dan memang benar ketakutan gue, film ini benar-benar memegang standar baku film thriller gore dari jaman baheula itu, tapi dalam skala paling jeleknya. dan murahannya, ditambah dengan adegan nude di awal film, oh trik yang super-basi untuk memancing ketertarikan penonton.

ga tau kenapa yah, mungkin film ini lebih konsen ke 3-Dnya sehingga scriptnya menjadi kurang diperhatikan, apalagi castingnya. aduh serasa nonton sinetron deh. gue bener2 ga dapet feelnya pas nonton.

rekomendasi gue, buat lo yang emank suka dengan film penuh darah, boleh lah nonton film ini karena cukup banyak adegan yang membuat jantung lo berhenti berdetak sesaat. tapi jangan kecewa kalau lo merasa efek visualnya kurang oke.
kalau mau coba 3-D, mendingan nonton Monsters vs Aliens deh.

rating?
4,8 of 10

Komentar

Posting Komentar