Next

Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 21 Mei 2007 adalah Next. memang banyak orang yang bilang ini film biasa aja, malah ada yang bilang jelek dan mendingan nonton di dipidi. tapi yah secara gue slalu ngikutin film2nya abang Nicholas Cage, ya gue tetep keukeuh pengen nonton film ini. apalagi dapet bonus Julianne Moore yang gue demen banget ama aktingnya PLUS si seksi Jessica Biel. ah, mantap sudah.

Chris Johnson (
Nicolas Cage) mempunyai kemampuan melihat apa yang akan terjadi padanya 2 menit kedepan, sesuatu yang ia gunakan untuk menciptakan trik di meja judi di Vegas, sebagai pesulap Frank Cadillac. Saat agen FBI Callie Ferris (Julianne Moore) menyadari kemampuan Cris, ia menghubungi Cris untuk membantu mereka menghentikan teroris dari rencana peluncuran nuklir di Los Angeles, namun Cris juga sedang melindungi kekasih barunya Liz (Jessica Biel) dari ramalan nasib yang telah terlihat olehnya.

ah ga jelek-jelek amad kok. stidaknya masih ada jalan ceritanya dengan shock ending. lagipula kita bisa ngeliat si Chris Johnson yang menggunakan kemampuannya secara maksimal dan ternyata dapat digunakan untuk berbagai hal yang ga bisa kita duga. perlu diberi tahu juga bahwa hanya dengan si Liz, dia bisa ngeliat jauh kedepan lebih dari 2 menit. itu adalah salah satu kunci dalam cerita film ini. dan ada satu adegan yang keren yaitu pas adegan-adegan awal dimana dia dikejar-kejar didalam kasino. so, jangan telat!

tapi sayang, special effectnya masih kurang, atau bahkan tergolong cupu bila dibandingkan dengan film-film lain. selain itu kedalaman karakter sang penjahat yang diperankan oleh Thomas Kretschmann (
U-571, The Pianist, The Downfall/Der Untergang, Resident Evil: Apocalypse, King Kong) kurang dalam dan kurang terlihat kekejamannya padahal rencananya adalah ingin memasang nuklir disebuah kota di AS. padahal aktor Jerman seperti dia akan sangat bagus bila karakternya diselami lebih dalam, mengingat ia sudah sering memerankan tokoh antagonis yang bahkan lebih kejam.

rating?
7 of 10

Sinking of Japan

Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 15 Mei 2007 adalah Sinking of Japan, bertempat di Blitzmegaplex. sebuah film dari Jepang dimana dari segi judul cukup menarik untuk ditonton.

Ilmuwan memperkirakan kalau Jepang akan tenggelam alam 40 tahun akibat gempa tektonik. Tetapi Dr. Tadokoro, yang memimpin tim ilmuwan memperkirakan hal ini akan terjadi lebih cepat yakni dalam 338.54 hari. Ia melaporkan hal ini kepada Perdana Menteri Yamamoto untuk membuat departemen baru untuk menanggulangi masalah bencana alam. Ketika gempa, tsunami dan letupan gunung berapi melanda Jepang, pemerintah Jepang meminta negara lain untuk menampung para pengungsi.

haiyah. emank rada resiko sih kalo nonton film yang tidak berkiblat Hollywood. kita harus bener2 jeli menerka-nerka kira2 bakal jadi apa film kaya gini. sperti contoh film ini, dari cerita lumayan oke, visual efek juga lumayan untuk ukuran film Asia. tapi entah kenapa takaran sisi romantisnya jadi lebih banyak daripada sisi actionnya. serasa nonton kisah cinta ditengah-tengah bencana tenggelamnya Jepang. dramatisasi dari sebuah bencana alam juga kurang ditonjolkan. beda jauh sekali jika dibandingkan dengan The Day After Tomorrow.

film ini memang diangkat dari novel dan merupakan remake dari judul yang sama di tahun 1973. ceritanya lumayan bikin begidik, tapi cara sutradara bercerita dan menuangkan kisah tenggelamnya Jepang ke dalam layar lebar mungkin kurang oke.

rating?
5,5 of 10

Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 14 Mei 2007 adalah 28 Weeks Later. diproduseri oleh Danny Boyle, yang mana adalah sutradara dari prekuelnya, 28 Days Later dan film yang sempat mendapat rating 9,8 di STB, Sunshine. belum lagi Danny Boyle adalah orang Inggris dan setting film ini di Inggris pula. sebagai orang yang suka banget sama film-film berbau Inggris, maka hal-hal tersebut sudah cukup untuk membuat gue penasaran banget pengen nonton film ini.

Dua puluh delapan minggu setelah virus "The Rage" sudah menyebar di seluruh London dan memusnahkan peradaban di gugusan pulau-pulau di Inggris, tentara Amerika justru memproklamirkan bahwa perang melawan virus sudahlah selesai dan negara sudah bisa dibangun lagi. Para keluarga yang terpisah semasa saat kritis pun kembali berkumpul. Mereka tidak tahu bahwa di tengah-tengah mereka, masih ada seseorang yang membawa virus yang ternyata belum mati dan semakin mematikan.



it's a damn cool movie!! gue bener-bener terbawa suasana pas nontonnya. dengan soundtrack yang asik dan masuk banget. dengan sinematografi yang ga kalah kerennya. dengan first-person shoot dan kinetic camera yang ngebuat penonton serasa bener-bener hadir di adegan tersebut. asik banget. serasa nonton film campuran antara gaya Hollywood dengan gaya Jiffest. dan ada beberapa adegan yang gue suka banget gaya pengambilan gambarnya!! apalagi dengan soundtracknya, ASIK BANGET!!

baca selengkapnya...

Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 4 Mei 2007 adalah Spiderman 3. film ini adalah film pertama dari Summer Movies yang ditunggu-tunggu banyak orang. tadinya mau nonton di EX tapi ternyata udah penuh sampe hari minggu. gila!

Peter Parker akhirnya berhasil mengimbangi antara cintanya kepada M. J. dan kewajibannya sebagai seorang pahlawan super. Namun angin topan bertiup di cakrawala. Saat jubahnya tiba-tiba berubah menjadi hitam pekat dan meningkatkan kekuatannya, bahkan mengubah pribadi Peter, mengeluarkan sisi gelap dan dendam yang tak dapat ia kendalikan. Di bawah pengaruh jubah tersebut, Peter bertingkah laku berlebihan dan mulai menelantarkan orang-orang yang sangat peduli padanya.
Dipaksa untuk memilih antara kekuatan hebat dari jubah barunya dengan pahlawan penuh kasih sayang, Peter harus mengatasi setan dalam dirinya sebagai wujud dua penjahat yang paling dibenci, Sandman dan Venom, mengumpulkan tenaga yang haus akan ancaman terhadap Peter dan orang-orang yang ia cintai.

namanya juga film trilogi jadi harus dituntut untuk lebih baik dari kedua pendahulunya. terbukti ketika penonton baru nyari posisi pewe buat duduk, udah disuguhi adegan brantemnya Spiderman. mantaplah. segi pisual epek udah ga perlu ditanya-tanya lagi. dengan kehadiran Sandman, cukup membuktikan bahwa teknologi jaman skarang apa sih yang ga bisa.

tapi sayang, begitu gue keluar bioskop ada perasaan mengganjal. kayaknya filmnya kenapaaaaa gituh. ada yang kurang aja. kurang puas gituh. mungkin karena terlalu banyak adegan romantis2nya kali yah. jadinya kayak bukan film superhero tapi kayak film percintaan. tapi tetep dengan ending yang cukup apik.

rating?
8 of 10

Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 1 Mei 2007 adalah Paris Je T'aime, bertempat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia. film ini adalah film yang ditayangkan pada Closing Festival Sinema Perancis dan berembel-embel Invitation Only. maka gue harus bersabar sampai film ini muncul di Blitz.

Paris, Je T'aime adalah sebuah film yang gila yang bercerita tentang keragaman bertutur dalam film di satu lokasi yang penuh legenda: Paris, si Kota Cinta. Ini untuk pertama kalinya sebuah film berisi 20 cerita yang berbeda yang disutradarai oleh 20 sutradara dan ditulis oleh 20 penulis yang juga berbeda dengan tema inti yang sama: Paris dan Cinta, masing-masing selama 5 menit.


yup, sebuah film dengan konsep yang unik dan belum pernah ada sebelumnya. semacam beragam cerita pendek yang digabungkan dalam satu keseluruhan film, dengan tema inti yang sama.

tapi harus hati-hati dalam menonton film ini karena mungkin saja tidak semua cerita akan anda mengerti. tapi pastinya keseluruhan cerita ini benar-benar menambah referensi kita tentang Paris, Cinta, dan Film.

nice movie!!

rating?
8,5 of 10

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...