14 May 2007
One kritik

Spiderman 3

12:25 AM
Sobekan Tiket Bioskop tertanggal 4 Mei 2007 adalah Spiderman 3. film ini adalah film pertama dari Summer Movies yang ditunggu-tunggu banyak orang. tadinya mau nonton di EX tapi ternyata udah penuh sampe hari minggu. gila!

Peter Parker akhirnya berhasil mengimbangi antara cintanya kepada M. J. dan kewajibannya sebagai seorang pahlawan super. Namun angin topan bertiup di cakrawala. Saat jubahnya tiba-tiba berubah menjadi hitam pekat dan meningkatkan kekuatannya, bahkan mengubah pribadi Peter, mengeluarkan sisi gelap dan dendam yang tak dapat ia kendalikan. Di bawah pengaruh jubah tersebut, Peter bertingkah laku berlebihan dan mulai menelantarkan orang-orang yang sangat peduli padanya.
Dipaksa untuk memilih antara kekuatan hebat dari jubah barunya dengan pahlawan penuh kasih sayang, Peter harus mengatasi setan dalam dirinya sebagai wujud dua penjahat yang paling dibenci, Sandman dan Venom, mengumpulkan tenaga yang haus akan ancaman terhadap Peter dan orang-orang yang ia cintai.

namanya juga film trilogi jadi harus dituntut untuk lebih baik dari kedua pendahulunya. terbukti ketika penonton baru nyari posisi pewe buat duduk, udah disuguhi adegan brantemnya Spiderman. mantaplah. segi pisual epek udah ga perlu ditanya-tanya lagi. dengan kehadiran Sandman, cukup membuktikan bahwa teknologi jaman skarang apa sih yang ga bisa.

tapi sayang, begitu gue keluar bioskop ada perasaan mengganjal. kayaknya filmnya kenapaaaaa gituh. ada yang kurang aja. kurang puas gituh. mungkin karena terlalu banyak adegan romantis2nya kali yah. jadinya kayak bukan film superhero tapi kayak film percintaan. tapi tetep dengan ending yang cukup apik.

rating?
8 of 10

1 kritik:

  1. [...] Sayangnya, tampaknya karena beberapa adegan diserahkan kepada perusahaan lain (seperti adegan kecelakaan crane yang hampir menewaskan Gwen Stacy[6]), secara keseluruhan, visual Spiderman 3 tampak buruk.

    Tetapi, tentu saja, siapapun akan terkesima efek manusia pasir (The Sandman)[7] yang bukan sekedar pasir halus seperti efek-efek sejenis di film-film sebelumnya, melainkan efek pasir kasar yang bikin perih mata. [...]

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top