High Potential Season 2 - Series Review
Sinopsis
High Potential Season 2 (2025-2026) melanjutkan petualangan Morgan Gillory (Kaitlin Olson), ibu tunggal tiga anak dengan kecerdasan luar biasa yang bekerja sebagai konsultan kriminal LAPD. Season ini langsung melempar Morgan ke dalam situasi yang jauh lebih berbahaya dari sebelumnya: seorang penjahat misterius bernama the Game Maker mulai mengincar orang-orang terdekatnya, sementara rekan-rekannya diam-diam menyelidiki kasus suami Morgan yang sudah menghilang selama bertahun-tahun. Hadir pula kapten baru bernama Nick Wagner (Steve Howey) yang langsung bikin dinamika di kantor makin ribet. Diadaptasi dari serial Prancis HPI, season ini terdiri dari 18 episode dan sudah dikonfirmasi lanjut ke season 3.
Ulasan
High Potential Season 2 melanjutkan kisah Morgan Gillory, konsultan polisi dengan IQ di atas rata-rata yang kembali membantu memecahkan deretan kasus pembunuhan yang semakin kompleks. Kalau di Season 1 kecerdasan Morgan masih punya efek wow yang cukup besar, di season ini penonton sudah cukup familiar dengan cara berpikirnya — tapi serial ini pintar mengimbanginya dengan menghadirkan kasus-kasus yang semakin berlapis dan penuh red herring. Petunjuk-petunjuk palsu yang sengaja dilempar ke penonton terasa semakin rapi dan meyakinkan, sampai di titik di mana gue pribadi beberapa kali merasa yakin sudah tahu jawabannya, tapi ternyata salah total.
Di luar kasus-kasus episodik itu, yang paling bikin gue betah mengikuti Season 2 adalah garis cerita besarnya tentang misteri suami Morgan yang semakin membuka diri di season ini. Misterinya melebar ke arah yang tidak gue duga sebelumnya, dan taruhannya terasa semakin tinggi dari episode ke episode. Bukan lagi sekadar pertanyaan tentang siapa suaminya dan apa yang sebenarnya terjadi, tapi sudah berkembang jadi sesuatu yang implikasinya jauh lebih besar dan lebih berbahaya.
Sisi romansanya pun dapat porsi yang lebih banyak di season ini. Hubungan antara Morgan dan Detektif Karadec yang selama ini berjalan di atas garis tipis antara profesional dan personal akhirnya mendapat ruang untuk berkembang lebih dalam. Dinamika keduanya tetap jadi salah satu bagian yang paling enak untuk dinikmati, justru karena chemistry mereka nggak pernah terasa dipaksakan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, High Potential Season 2 adalah kelanjutan yang solid dan semakin percaya diri dengan formula yang dimilikinya. Kasus-kasus mingguannya menghibur, tapi garis cerita utama tentang misteri suami Morgan adalah yang benar-benar mengunci gue untuk tidak bisa berhenti. Dan ending season ini? Cukup keterlaluan dalam hal menggantung penasaran, dan gue sudah tidak sabar menunggu Season 3.
Skor Sobekan Tiket Bioskop: 4/5
Cocok untuk: pecinta kisah investigasi kriminal dari karakter jenius seperti Sherlock Holmes
- ditonton di Disney+ -



Komentar
Posting Komentar