Film Project Hail Mary (2026) merupakan adaptasi sinematik yang sangat dinantikan dari novel fiksi ilmiah best-seller karya Andy Weir (penulis The Martian). Sinopsis Project Hail Mary mengikuti kisah Ryland Grace (Ryan Gosling), seorang guru sains yang terbangun di sebuah pesawat luar angkasa dalam kondisi amnesia dan dikelilingi oleh kru yang sudah tidak bernyawa. Tanpa ingatan tentang misinya, Grace harus menggunakan logika ilmiahnya untuk menyadari bahwa ia adalah satu-satunya harapan Bumi untuk selamat dari kepunahan akibat organisme misterius yang memakan energi Matahari.
Ulasan
Pengalaman gue baca novelnya di tahun 2022 lalu adalah pengalaman membaca novel yang sangat berkesan. Gue selesai hanya dalam 3 hari dengan baca seharian, tapi bisa kepikiran 1-2 minggu setelahnya tentang jalan ceritanya yang penuh emosional. Adaptasi filmnya pun sudah gue antisipasi setinggi langit, Tapi rasanya ekspektasi gue terlalu tinggi terhadap film ini, sehingga rasa yang gue dapatkan dari gue baca novelnya dengan gue nonton filmnya berbeda cukup jauh. Meski tetap saja film Project Hail Mary jadi film tentang perjalanan luar angkasa yang paling ringan, paling menyenangkan, dan paling kocak untuk ditonton.
Film tentang perjalanan antariksa rasanya top of mind sudah pasti Interstellar, tapi film tahun 2014 karya Christopher Nolan ini memang cukup mewakili genre perjalanan antariksa yang biasanya serius, kelam, dan penuh istilah ilmiah yang memusingkan penonton. Film Project Hail Mary hadir untuk membongkar stereotipe itu semua dengan keceriaan dan warna-warnia yang tidak hanya menggugah mata dan telinga tapi juga menghangatkan hati. Tentu ini senada dengan karya aslinya dalam bentuk novel yang ditulis oleh Andy Weir, bahkan kosisten dengan buku lainnya yaitu The Martian - yang juga jadi film bertema luar angkasa dengan elemen komedi dan cukup ringan.
Jika The Martian bertema survival di tengah kesendirian di planet asing, maka Project Hail Mary masuk lebih jauh yaitu menemukan teman senasib sepenanggungan di tata surya asing. Siapa yang sangka pertemanan antara Dr. Ryland Grace dengan Rocky bisa mengacak-acak emosi kita sampai menitikkan air mata. Elemen ilmiah yang ada dalam film ini juga sangat minimal, yang kalau ada pun bisa dijelaskan dengan sangat mudah dan dipahami.
Kesimpulan
Pada akhirnya, Project Hail Mary tetaplah sebuah surat cinta untuk ilmu pengetahuan yang dibungkus dengan persahabatan antarspesies yang luar biasa manis. Walaupun ada beberapa bagian dari novel yang rasanya sulit dipadatkan ke durasi dua jam, Ryan Gosling sukses membawakan karakter Grace yang cerdas tapi kocak dengan sangat pas. Ini adalah tipe film fiksi ilmiah yang nggak bikin kamu pusing pulang dari bioskop, tapi justru bikin kamu pengen senyum-senyum sendiri sambil menatap bintang di langit. Buat yang belum baca bukunya pun, film ini bakal jadi pengalaman sci-fi yang sangat segar dan emosional di tengah gempuran film luar angkasa yang biasanya serba serius dan menegangkan.
Skor Sobekan Tiket Bioskop: 5/5
Cocok untuk: pecinta film perjalanan luar angkasa
Genre: Sci-Fi
Asal: AS
Durasi: 2 jam 36 menit
Sutradara: Phil Lord, Christopher Miller Penulis Naskah: Drew Goddard Pemain: Ryan Gosling, Sandra Huller
Komentar
Posting Komentar