Ghost in the Cell - Ulasan

Sinopsis

Ghost in the Cell (2026) adalah film horor komedi terbaru Joko Anwar yang berlatar di dalam Lapas Labuhan Angsana, penjara yang sudah bobrok dari dalam, di mana geng-geng bermusuhan dan sipir-sipir korup hidup berdampingan dalam keseimbangan yang rapuh. Sampai sebuah kekuatan tak kasat mata mulai membunuh para napi satu per satu dengan cara yang brutal dan tidak masuk akal, dan tiba-tiba semua orang yang tadinya saling membenci terpaksa harus kerja sama demi selamat. 

Diproduksi oleh Come and See Pictures dan tayang di bioskop 16 April 2026, film ini dibintangi Abimana Aryasatya, Endy Arfian, Lukman Sardi, dan Aming Sugandhi. Sudah premiere di Berlinale 2026 dan diakui sebagai salah satu film politik paling segar di festival tersebut, karena Jokan berhasil menyelipkan kritik tajam soal sistem dan ketidakadilan lewat slapstick dan horror tanpa terasa ceramah.



Ulasan

Dari trailernya yang penuh misteri dan darah, gue sama sekali nggak sangka ternyata film Ghost in the Cell ini juga penuh dengan komedi yang menggelitik. Kali ini Joko Anwar terang-terangan menyebut Indonesia dan menyelipkan banyak sekali komentar sosial dan politik yang mengkritik kebusukan otoritas dan pemerintah. Lewat kehidupan di dalam penjara yang seakan pressure-cooker dari kehidupan masyarakat luas, kita bisa mengintip apa jadinya orang-orang yang dihukum harus bekerja sama memecahkan satu misteri.

Dengan deretan pemain bintang - yang semuanya laki-laki - menonton film ini cukup menghibur karena chemistry yang luar biasa matang di antara mereka. Apalagi lewat naskah yang vulgar dan apa adanya khas Joko Anwar, tektokan dialog dan rentetan bahasa kotor melaju natural lewat aktor-aktor kebanggaan kita. Tapi menurut gue, di film ini Joko Anwar masih saja menyimpan penyakit lamanya di babak ketiga yang kedodoran. Saking sibuknya merangkai babak satu dan babak dua dengan baik, babak ketiga diselesaikan dengan cara yang terbilang jalan potong yang sangat mudah.




Kesimpulan

Ghost in the Cell adalah Joko Anwar yang paling berani secara politis, dan mungkin yang paling menyenangkan untuk ditonton beramai-ramai di bioskop. Sayang seribu sayang, penyakit lama itu kambuh lagi di penghujung film, dan penonton yang sudah diajak berlari kencang selama dua babak terpaksa harus puas dengan finish line yang terasa terlalu mudah dicapai. Tapi kalau kamu cukup bisa memaafkan babak ketiga yang kedodoran, Ghost in the Cell tetap jadi salah satu film Indonesia paling segar dan paling berani tahun ini, dan bukti bahwa Jokan masih belum kehabisan cara untuk membuat kita tertawa sambil tidak nyaman di kursi bioskop.


Skor Sobekan Tiket Bioskop: 3/5
Cocok untuk: pengikut setia Joko Anwar, dan pecinta film yang penuh darah




Genre: Horror / Comedy
Asal: Indonesia
Durasi: 1 jam 46 menit
Sutradara: Joko Anwar
Penulis Naskah: Joko Anwar
Pemain: Abimana Aryasatya, Aming Sugandhi, Endy Arfian

- sobekan tiket bioskop tanggal 17 April 2026 -

Komentar