01 February 2017
0 kritik

Bleed For This

"Perjalanan roller-coaster yang sangat menarik, dengan naik-turun yang penuh dengan kehangatan hati"

Berdasarkan kisah nyata, petinju juara dunia kelas menengah Vinny "Pazmanian Devil" Pazienza yang sedang menjalani puncak karirnya. Ketika kecelakaan mobil membuat lehernya patah, Vinny harus beristirahat selama enam bulan. Dokter pun menjatuhkan vonis bahwa ia tidak dapat bertinju lagi, bahkan kembali berjalan saja sudah merupakan kesembuhan yang ajaib. Ketika semua orang di sekelilingnya mengatakan tidak bisa, Vinny diam-diam berlatih kembali untuk dapat kembali ke dalam ring. Perlahan tapi pasti, Vinny menyadari bahwa bukan hanya fisik yang harus dikembalikannya, tetapi juga mental dan kondisi psikologis.

Bleed for This adalah film yang berangkat dari hal yang sederhana, untuk kemudian bangkit perlahan menjadi juara - tetap dalam kesederhanaannya. Tema yang diangkat bisa dibilang sangat familiar dengan genre sport drama selama ini; seseorang yang berada dalam puncak karirnya harus jatuh untuk kemudian bangkit kembali. Apalagi di dunia tinju di mana Rocky telah menetapkan standarnya. Nah, variabel yang tersisa untuk menonjolkan perbedaan pada Bleed for This adalah pada karakternya. Beruntungnya, duet Miles Teller dan Aaron Eckhart berhasil membuat film ini menjadi berbeda dan memiliki hati.

Rasanya memang Miles Teller sedang memiliki ambisius untuk memainkan karakter dengan perjalanan perkembangan karakter yang signifikan. Mulai dari drummer yang sedang belajar meningkatkan skill, kini menjadi petinju yang berjuang melawan sakitnya. Duet Miles Teller dengan J.K. Simmons memang fenomenal, tetapi ternyata duetnya dengan Aaron Eckhart membuat chemistry-nya menjadi di sudut ekstrim yang berbeda. Karakter Kevin sebagai pelatih Vinny jelas sangat lovable dan mudah mengundang simpatik, terlepas dari kecanduannya pada alkohol.


Ketika disatukan dalam layar dengan karakter Vinny yang sesederhana tidak mudah menyerah, interaksi mereka berdua pun menjadi sangat nyaman untuk ditonton dan dinikmati. Meski cara Miles membawakan karakter Vinny tampak terlalu too good to be true karena terlalu baik dan positif dan suatu cacat pun. Namun hal ini dapat ditutupi dengan baik oleh karakter Kevin yang lebih banyak dimensinya dengan kelebihan serta kekurangannya. Dengan kisah naik turun ala drama olahraga, keseluruhan film ini terasa seakan perjalanan roller-coaster yang sangat menyenangkan.

Satu hal lain yang menarik adalah gue suka teknik editing-nya yang cepat namun tetap nyaman dilihat. Kolase rentetan adegannya sangat cantik dan apik, apalagi ketika dipadu dengan scoring upbeat yang ringan dan ceria. Kombinasi ini dengan interaksi karakter yang ada jelas menjadikan film drama olahraga yang menghangatkan hati. Sebuah kisah - yang sekali lagi - sangat menginspirasi untuk tetap terus berusaha meski semua orang di sekitar kita mengatakan sebaliknya.



USA | 2016 | Drama / Sport | 117 mins | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
8 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 1 Februari 2017 -


----------------------------------------------------------
  • review film bleed for this miles teller aaron eckhart
  • review bleed for this miles teller aaron eckhart
  • bleed for this miles teller aaron eckhart review
  • resensi film bleed for this miles teller aaron eckhart
  • resensi bleed for this miles teller aaron eckhart
  • ulasan bleed for this miles teller aaron eckhart
  • ulasan film bleed for this miles teller aaron eckhart
  • sinopsis film bleed for this miles teller aaron eckhart
  • sinopsisbleed for this miles teller aaron eckhart
  • cerita bleed for this miles teller aaron eckhart
  • jalan cerita bleed for this miles teller aaron eckhart

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top