18 August 2014
0 kritik

Teenage Mutant Ninja Turtles

"Remake terbaru dari kura-kura ninja ini khas Michael Bay sekali; action keren tapi sangat lemah di segi cerita"

Kota New York sedang diambang bahaya ketika Shredder dan kelompok Foot Clans menguasai kota dengan berbagai perampokan dan tindak kejahatan. Dengan rencana jahat untuk menguasai kota, muncul para pahlawan misterius dari saluran air bawah tanah. Kura-kura ninja, dibantu oleh reporter cantik April O'Neil dan kameramen Vern Fenwick berusaha keras menggagalkan rencana jahat Shredder.

Sebagai seorang fans TMNT dimana masa kecil indah dihabiskan dengan memainkan berbagai senjata dari Leonardo-Raphael-Donatello-Michaelangelo, gue pribadi sangat terganggu oleh film ini. Tampilan dan gaya grunge baru yang ditampilkan memang menambah macho para jagoan kita ini, but this is the ugliest ninja turtles I've ever seen. Tidak hanya penampilan baru yang mengganggu, jalan cerita yang disampaikan juga terkesan berantakan. Tidak ada pengenalan karakter yang mendalam, yang membuat film ini sangat datar. Bahkan mungkin sampai membuat beberapa penonton tidak peduli pada nasib selanjutnya dari karakter tertentu.

Banyak fans berat dan kritikus film mengkritik habis-habisan soal penambahan hidung pada wajah para Ninja Turtles, dan gue setuju dengan pendapat mereka. Bad move, dear Mr. Producer Michael Bay! Gaya anak muda mereka memang keren dan logis mengingat mereka masih remaja dan mudah terpengaruh oleh budaya pop manusia. Apalagi menambah kelucuan ketika mereka bertingkah kocak dan konyol - dengan postur macho mereka. But really, I want back my 90's Ninja Turtles!



Sederet adegan aksinya memang keren. Untuk urusan yang satu ini, sutradara Jonathan Liebesman memang jagonya mengingat betapa menegangkan dan realistisnya adegan perang di Battle: Los Angeles (2011). Permainan kamera dan teknik shaky camera andalan Liebesman memang menambah asyik setiap perkelahian antara Ninja Turtles melawan anak buah Foot Clan dan Shredder. Ditambah lagi dengan hasil CGI dan motion-capture yang mendekati realistis, serta karakterisasi Shredder yang lebih kuat dan seakan tak terkalahkan.

Namun sayang, adegan-adegan action yang menegangkan tersebut tampak hanya sekedar lewat saja karena tidak ada perkembangan cerita yang berarti dan perkembangan karakter yang mendalam. Kenapa para anak kecil (seperti gue dulu) begitu suka dengan setiap karakter kura-kura ninja? Karena setiap anak kecil, remaja, hingga dewasa masing-masing dapat menemukan representasi dirinya sendiri pada setiap variasi karakter dari empat jagoan ini. Pemarah, ceroboh, periang, pemimpin, kutu buku-nerdy, dan berbagai karakter khas ini seakan melengkapi karakter manusia. Faktor besar ini yang dimutilasi habis dalam remake TMNT tahun 2014 ini, yang hanya tersisa lewat dialog dan tingkah laku sekelebat saja.


Bahkan karakter April O'Neil yang malah tampak menganggu dengan keteledorannya mendokumentasi suatu kejadian dengan cara yang sangat obvious dan sudah-pasti-ketahuan-si-objek itu. Jelas sangat jauh dari karakteristik reporter amatir sekalipun. Meski diperankan oleh si cantik Megan Fox, tapi tetap tidak membantu karakternya untuk diberikan simpati sedikitpun oleh penonton.



USA | 2014 | Action / Fantasy | 101 min | Aspect Ratio 2.35 : 1

Rating?
5 dari 10

- sobekan tiket bioskop tanggal 18 Agustus 2014 -

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top