10 January 2007
One kritik

Babel

6:35 PM
Sobekan Tiket Bioskop untuk tanggal 8 Januari 2007 adalah Babel. akhirnya bisa nonton ini juga setelah menunggu sekian lama untuk keluar di 21. untuk informasi, Babel ini terpilih menjadi opening film untuk Jiffest 2006 kemarin. dan gue menahan diri untuk tidak menonton Babel di Jiffest karena gue tau pasti Babel akan keluar di 21. ternyata benar.

cerita dimulai saat kedua anak peternak di Maroko sedang mencoba senjata yang baru dibeli oleh ayahnya. ternyata peluru tersebut malah mengenai Susan Parker (Cate Blanchett), istri dari Richard Parker (Brad Pitt). peluru tersebut pun membawa masalah yang melibatkan tiga benua di dunia.

karena jauh dari rumah sakit, terpaksa Susan hanya dirawat di sebuah desa di Maroko menunggu ambulans datang. tetapi hubungan bilateral yang memburuk karena Amerika menganggap serangan itu adalah serangan teroris dari Maroko, membuat ambulans yang dinanti tak kunjung datang. sementara itu hubungan kedua suami istri pun teruji.

anak yang menembak peluru nyasar itu pun tak luput dari masalah. saat polisi mencari mereka, hubungan diantara keluarga mereka pun semakin rusak.
sementara itu di benua Amerika, pengasuh kedua anak dari Susan dan Richard Parker ternyata harus menghadiri pernikahan anaknya di Meksiko. maka ia pun nekat membawa kedua anak tersebut melintasi perbatasan. saat pulang kembali ke Amerika, ia pun mendapat masalah.
ternyata peluru nyasar tersebut pun berdampak pada sebuah keluarga di Jepang. Chieko, seorang gadis bisu-tuli yang mempunyai hubungan yang tidak baik dengan ayahnya pasca-kematian ibunya. ternyata ayah dari Chieko adalah pemilik asli dari senjata yang digunakan oleh anak di Maroko tersebut.
overall, film ini bagus...banget...ga salah kalo JiFFest memilih film ini sebagai opening di JiFFest 2006 kemarin...film ini benar-benar mencerminkan keadaan yang sedang terjadi di depan mata kita, yang terkadang kita tidak menyadarinya.

berdasarkan filosofi menara Babel, dimana karena menara Babel manusia menjadi berbicara dengan bahasa yang berbeda-beda sehingga tidak mengerti satu sama lain. tema itu yang coba diangkat oleh sang sutradara, Alejandro Gonzales Inarritu. tetapi bukan masalah perbedaan bahasanya yang diangkat melainkan masalah komunikasi, walaupun dalam bahasa yang sama.
bagaimana karakter-karakter, walaupun berbicara dalam bahasa yang sama, tetap tidak saling mengerti kebutuhan satu sama lain.
bagaimana pasangan suami istri yang tidak saling mengerti satu sama lain karena mereka tidak mau terbuka dan mereka begitu menghindari konfrontasi.
pada kisah di perbatasan Meksiko, bagaimana pihak AS yang membuat prasangka negatif terhadap (atas dasar rasis) si pengasuh.
pada kisah keluarga di Maroko, terlihat bagaimana kedua kakak beradik yang selalu bersaing satu sama lain. selain itu bagaimana pihak Maroko yang mencari kambing hitam atas tragedi penembakan tersebut.
lalu pada kisah di Jepang, bagaimana buruknya komunikasi antara Chieko dan ayahnya. dan juga terhalangnya komunikasi antara Chieko dengan dunianya semenjak ia menjadi bisu-tuli.

inti dari film ini adalah bukan dengan mempelajari bahasa-bahasa asing di dunia agar kita bisa saling mengerti. tetapi bagaimana kita mendengarkan orang lain, saling mengerti satu sama lain untuk menghindari prasangka-prasangka buruk atau tuduhan-tuduhan.

yup, film ini cukup dalem. dan penuh dengan makna yang bisa digali. biasa stelah keluar dari bioskop, gue langsung mengerti makna dari film yang telah diputar. tetapi khusus Babel ini, gue harus berpikir seharian dulu untuk mencari makna yang tersembunyi tersebut. walaupun harus baca-baca imdb dulu buat dapet pencerahan.

dari segi teknis, film ini memang ga perlu visual efek yang canggih karena memang bukan hal itu yang ditonjolkan. kedalaman karakter pun tergali cukup dalam lewat para pemeran-pemerannya. jalan cerita yang relatif mudah untuk diikuti membuat film berdurasi 2 jam 22 menit ini tidak terasa. hati-hati dalam menyimak setiap cerita yang ada karena keempat cerita tersebut tidak berlangsung dalam waktu yang sama.

adegan favorit gue adalah, di awal film ketika si pengasuh ketika mengantarkan kedua anak tersebut untuk tidur, ia berbicara dalam bahasa Spanish, dan kedua anak mengerti dengan menjawabnya dalam bahasa Inggris. luar biasa.

pokoke film ini gue canangkan menjadi HIGHLY RECOMMENDED for watching...

rating?
9.5 of 10

1 kritik:

  1. best brad pitt performance i've ever seen!

    ReplyDelete

 
Toggle Footer
Top