22 February 2018
0 kritik

Lady Bird - Review

2:32 PM
"Sederhana, jujur, dan apa adanya dalam mengisahkan sulitnya tumbuh kembang seorang remaja perempuan"

Christine, seorang remaja wanita yang belajar di sekolah Katolik di kota kecil Sacramento bersikeras untuk dipanggil "Lady Bird" oleh semua orang. Lady Bird yang memiliki jiwa petualang, pemberontak, dan selalu menginginkan lebih terasa terpenjara oleh keadaan dan situasi di kota kecil tempat dia tinggal dan belajar. Berbagai permasalahan harus dia hadapi dan selesaikan, termasuk pacar pertama, kegiatannya di teater sekolah, hingga aplikasinya masuk kuliah di kota besar New York.

Lady Bird adalah film coming-of-age sekaligus film keluarga yang sangat menyentuh dan menghangatkan hati. Semua itu berkat kombinasi sempurna antara kisah yang sangat dekat dan sederhana dan penampilan akting yang brilian. Kisahnya sendiri tidak hanya membahas proses perkembangan karakter seorang remaja wanita di era modern, tetapi juga hubungan yang kompleks dan menggugah antara anak perempuan dengan ibunya.



Bagi para penonton yang pernah belajar di sekolah Katolik, terutama sekolah homogen, pasti akan sangat memahami dan mengamini banyak kejadian yang dialami oleh setiap karakter yang ada di layar. Mulai dari mengerjai guru atau suster, hingga menyantap hosti yang belum dikuduskan sebagai cemilan. Ditulis, serta disutradarai, oleh Greta Gerwig yang mungkin pernah mengalami hal serupa di masa sekolah, kisah ini ditampilkan begitu jujur dan apa adanya. Beberapa kejadian pun memancing tawa penonton, padahal itu hanyalah hal-hal keseharian biasa namun menjadi kocak jika kita pernah mengalaminya.

Lady Bird jelas penting untuk dikisahkan dalam medium audio-visual, mengingat betapa signifikan pesan dan maknanya kepada penonton. Film sejujur dan sevulgar ini begitu apa adanya menggambarkan bagaimana seorang remaja perempuan yang sedang menyukai seorang laki-laki sampai kehilangan keperawanannya, atau perselisihannya dengan sahabatnya, atau bahkan hubungan penuh amarah terhadap ibunya. Semua kata tajam yang pernah keluar dari mulut, termasuk tidak ingin berbicara lagi dengan ibunya, hanyalah sebatas kata-kata. Pencarian jati diri pun tidak berakhir hingga pengalaman baru dia alami.




USA | 2018 | Drama / Coming of Age / Family | 94 mins | Scope Aspect Ratio 2.35 : 1

Nominated for Best Motion Picture, Best Lead Actress (Saoirse Ronan), Best Supporting Actress (Laurie Metcalf), Best Director (Greta Gerwig), Best Original Screenplay (Greta Gerwig), Academy Awards, 2018.

Won for Best Motion Picture, Best Lead Actress (Saoirse Ronan), Nominated for Best Supporting Actress (Laurie Metcalf), Best Screenplay (Greta Gerwig), Golden Globes, 2018.

Nominated for Best Lead Actress (Saoirse Ronan), Nominated for Best Supporting Actress (Laurie Metcalf), Best Original Screenplay (Greta Gerwig), BAFTA Awards, 2018.

Rating Sobekan Tiket Bioskop:


- sobekan tiket bioskop tanggal 22 Februari 2018 -

----------------------------------------------------------
  • review film lady bird
  • review lady bird
  • lady bird movie review
  • lady bird film review
  • resensi film lady bird
  • resensi lady bird
  • ulasan lady bird
  • ulasan film lady bird
  • sinopsis film lady bird
  • sinopsis lady bird
  • cerita lady bird
  • jalan cerita lady bird

0 kritik:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top