Kesuksesan Taken (2008) yang tidak disangka-sangka, mungkin membuat produser sekaligus penulis naskah Luc Besson tergiur untuk melanjutkan kisah Bryan Mills si pensiunan agen CIA. Dengan ide dasar yang terbilang sederhana, franchise film ini memang sangat mengandalkan penampilan aktor senior Liam Neeson yang harus berjibaku secara frontal, mulai dari tembak-menembak hingga pertarungan tangan kosong. Formula ini pun berhasil menarik penonton, mulai dari pecinta film aksi hingga fans berat Mr. Neeson. Kini Bryan Mills kembali harus berhadapan dengan sindikat penculik Albania yang ingin membalas dendam dalam film Taken 2.
Ayah dari seorang sindikat penculik yang dibunuh oleh Bryan Mills di Paris ingin menuntut balas. Mereka pun menculik Bryan dan istrinya yang sedang berlibur di Istanbul, Turki. Kim yang lolos dari penculikan tersebut pun kali ini membantu dengan mencoba menemukan dan membebaskan ayah dan ibunya.
Taken 2 muncul dari ide dasar yang cukup jarang ditemui di sekuel berbagai film aksi; pembalasan dendam oleh kerabat dari para antagonis yang terbunuh di film sebelumnya. Di akhir film Taken telah menyisakan banyak mayat yang terbunuh oleh tangan Bryan Mills, yang ternyata adalah salah satu ex-agen terbaik yang pernah dimiliki oleh CIA. Lupakan soal sindikat human trafficking, lupakan soal anak dari Bryan Mills yang pernah diculik oleh sindikat tersebut. Ini adalah persoalan balas dendam dari Murad Krasniqi dari Tropoja, Albania yang kehilangan anaknya.
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Seperti sekuel-sekuel lain pada umumnya, Taken 2 harus rela dibanding-bandingkan dengan Taken. Deretan adegan aksi memang sama seru dan menegangkannya. Penonton pun masih dapat melihat Liam Neeson yang telah berusia 62 masih mampu adu jotos dengan para penjahat. Malah ada referensi terhadap Drive (2011) dimana Kim yang berada di mobil harus menunggu ayahnya tepat 5 menit, dengan skoring Tick of the Clocks -nya The Chromatics yang mengiringi adegan Bryan dalam mencari para penjahat. Setting Paris yang artistik diganti dengan kota Istanbul yang eksotik. Namun secara keseluruhan, tidak ada yang baru dalam Taken 2. Malah terbilang, film ini hanya copy-paste dengan ide dasar yang berbeda. Naskah Taken dan Taken 2 memang sama-sama ditulis oleh Luc Besson dan Robert Mark Kamen. Maka dari itu, sebagian orang menunjuk sutradara Olivier Megaton sebagai kambing hitam, dan menyayangkan sutradara Taken, Pierre Morel, yang tidak diikutsertakan dalam proyek sekuel ini.
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Rating?
7 dari 10
- sobekan tiket bioskop tertanggal 4 Oktober 2012 -
BONUS:





No comments