Tunggu Aku Sukses Nanti - Ulasan


Sinopsis

Tunggu Aku Sukses Nanti (2026) adalah film komedi drama karya sutradara Naya Anindita yang tayang di bioskop bertepatan dengan momen Lebaran 2026. Ceritanya mengikuti Arga (Ardit Erwandha), pemuda yang sudah tiga tahun menganggur dan selalu jadi bulan-bulanan pertanyaan "kapan kerja, kapan nikah" setiap kali kumpul keluarga besar. Di saat bersamaan, pacarnya minta segera dinikahi, adiknya terancam putus kuliah, dan rumah nenek yang mereka tinggali mau dijual. Tekanan datang dari segala arah, dan Arga harus pontang-panting membuktikan diri sebelum Lebaran berikutnya tiba.

Ulasan

Dari enam film Indonesia yang rilis di masa Lebaran 2026, Tunggu Aku Sukses Nanti yang gue nantikan berdasarkan berderet ulasan positif. Naskah orisinil karya Evelyn Afnilia dan disutradarai oleh Naya Anindita, duo sutradara-penulis naskah sejak Komang (2025) yang juga sama-sama menghangatkan hati. Kali ini kisahnya mengambil sudut yang sangat dekat dengan anak muda di Indonesia pada masa Lebaran; menghadapi pertanyaan basa-basi yang menusuk dari keluarga saat silaturahmi. Jelas sudah, pertanyaan semacam kapan nikah atau kapan cari kerja bisa merubah cara pandang kita terhadap hidup.


Film ini mengambil langkah yang cukup ekstrim, meski pasti banyak juga yang merasa dekat dan terhubung dengan karakter Arga. Digambarkan Arga menjadi sangat terpengaruh oleh omongan pedas tantenya, dan perlahan berubah menjadi semakin ambisius dalam hidup hingga menjadi pria yang toksik. Sampai tigaperempat film, kisahnya sangat dekat dan membumi. Tapi begitu memasuki akhir film, gue jadi bertanya-tanya loh kok jadi Arga yang salah dan si tante yang benar?

Plot twist yang digambarkan di film ini dengan mengungkap bahwa tante Yuli itu sedianya perhatian, menurut gue adalah lazy writing yang sangat cari aman agar film ini bisa dinikmati semua generasi. Tapi sayangnya menurut gue, pilihan ending ini jelas akan menjustifikasi omongan pedas dan jahat dari setiap keluarga di setiap momen kumpul keluarga. Tunggu Aku Sukses Nanti jelas nggak konsisten dalam berpihak. Di awal film dia berpihak pada generasi muda, untuk kemudian berganti pihak ke generasi tua.





Kesimpulan

Tunggu Aku Sukses Nanti adalah film yang berani mengangkat luka yang sangat nyata, tapi kemudian memilih untuk menempelkan plester daripada benar-benar mengobatinya. Sayang sekali, karena Naya Anindita dan Evelyn Afnilia sudah membuktikan lewat Komang bahwa mereka mampu bercerita dengan jujur dan berani. Film ini tetap layak tonton dan pasti akan terasa dekat di hati banyak penonton muda Indonesia, tapi keluar dari bioskop gue tidak bisa tidak bertanya-tanya: kalau filmnya sendiri tidak berani berpihak, lalu siapa lagi yang akan?

Skor Sobekan Tiket Bioskop: 3/5
Cocok untuk: pecinta drama keluarga di kalangan sosial ekonomi menengah ke bawah




Genre: Drama / Keluarga
Asal: Indonesia
Durasi: 1 jam 50 menit
Sutradara: Naya Anindita
Penulis Naskah: Evelyn Afnilia
Pemain: Ardit Erwandha, Lulu Tobing, Ariyo Wahab

- sobekan tiket bioskop tanggal 24 Maret 2026 -

Komentar