Obsession - Review


Sinopsis

Obsession adalah film horor supernatural Amerika tahun 2025 yang ditulis dan disutradarai oleh Curry Barker. Film ini berkisah tentang Bear, seorang karyawan toko musik yang introvert dan penuh dengan keputusasaan cinta. Tiba-tiba dia membeli sebuah mainan antik misterius bernama "One Wish Willow" di toko kristal, dengan harapan naif bahwa mainan itu bisa mengabulkan satu keinginan. Tanpa berpikir panjang, dia memecahkan mainan itu untuk mengabulkan satu permintaan sederhana: membuat Nikki, sahabat lamanya dan crush-nya, jatuh cinta kepadanya. Dari situ, semuanya berubah jadi mimpi buruk yang tak terbayangkan. 

Ulasan

Yang paling menarik tentang Obsession adalah bagaimana film ini membuktikan bahwa horor nggak perlu hantu atau makhluk supernatural untuk menakuti penonton. Barker membangun teror melalui obsesi manusia yang murni, perilaku yang relevan dan bahkan pernah terjadi di dunia nyata, meski dalam film ini digambarkan sampai jalur ekstrim. Setelah Nikki dikena kutukan, kepribadiannya berubah total menjadi sosok yang posesif dan obsesif terhadap Bear. Gue nggak bakal spoiler bagaimana bentuk transformasinya, tapi cukup untuk bilang bahwa setiap scene dengan Nikki yang sudah berubah adalah uncomfortable dan genuinely unsettling. Ini bukan film yang andalkan jump scares berulang; sebaliknya, Barker membangun ketakutan melalui atmosfer gelap dan ambiguitas, penonton dibiarkan membayangkan hal-hal mengerikan dalam kesunyian.


Yang patut diapresiasi adalah bagaimana Barker mengarahkan akting pemain utamanya. Michael Johnston memberikan performa solid sebagai Bear, sementara Inde Navarrette menunjukkan range yang luar biasa, credible sebagai Nikki yang teasing dan coquette di awal, lalu seamlessly berubah menjadi psychotic dan menakutkan setelah kutukan. Navarrette adalah bagian terbesar dari kesuksesan film ini; kemampuannya menampilkan dua sisi kepribadian yang bertolak belakang membuat perjalanan horor terasa believable dan menggigit. Dari sudut produksi, Barker bekerja dengan budget yang sangat minimal, sekitar $750,000, namun film ini berhasil menciptakan sinematografi yang atmosferik, terutama dalam adegan-adegan horor dengan lighting gelap yang memberikan ruang imajinasi liar bagi penonton. Teknik ini menunjukkan bahwa keterbatasan budget nggak selalu jadi kelemahan; sebaliknya, keterbatasan itu memaksa kreativitas untuk bekerja lebih cerdas.

Tapi yang paling devastating tentang Obsession adalah apa yang film ini katakan tentang konsekuensi dari tindakan Bear. Film ini fokus pada perspektif Bear, pria yang frustrated dengan ketidaksuksesan romantisnya, lalu membuat keputusan yang secara moral gray dan purely self-serving, namun kemudian haunted oleh konsekuensi yang irreversible. Ini bukan cerita tentang korban; ini cerita tentang perpetrator yang harus menanggung beban dari apa yang dia lakukan. Dan itu jauh lebih menarik daripada naratif tradisional horor. Gue juga perhatikan bahwa film ini punya sense of humor yang gelap, ada momen-momen darkly comedic yang unexpectedly lucu, yang membuat tone-nya nggak pernah terasa one-note atau purely bleak.





Kesimpulan

Obsession berbicara tentang sesuatu yang semakin relevan untuk generasi sekarang: pria dan wanita yang nggak tahu cara berkencan, yang frustrated dengan dating landscape modern, dan akhirnya memilih jalan pintas yang dangerous. Bear bukan karakter yang pure evil; dia cuma seorang yang desperate dan nggak punya social tools untuk handle rejection. Film ini jadi semacam dark mirror untuk kondisi dating era sekarang, di mana loneliness dan desperation bisa push orang untuk lakukan hal yang mereka nggak akan lakukan sebaliknya. Obsession adalah bukti bahwa Curry Barker adalah filmmaker yang punya sesuatu untuk dikatakan, dan dia berhasil mengatakannya dengan efektif, menggabungkan horor visual dengan commentary sosial yang nyaring, tanpa pernah terasa preachy atau heavy-handed.

Skor Sobekan Tiket Bioskop: 5/5
Cocok untuk: pecinta horor atmosferik tanpa jump-scares




Genre: Horror / Romance
Asal: AS
Durasi: 1 jam 48 menit
Sutradara: Curry Barker
Penulis Naskah: Curry Barker
Pemain: Michael Johnston, Inde Navarrette, Cooper Tomlinson

- sobekan tiket bioskop tanggal 28 Juni 2026 -

© Sobekan Tiket Bioskop. Konten asli dipublikasikan di pada 28 Juni 2026. Reproduksi tanpa izin dilarang. Laporan plagiat: copyright notice.

Komentar