Postingan

Menampilkan postingan dengan label adventure

The Odyssey - Review

Gambar
Sinopsis The Odyssey adalah epic action fantasy karya Christopher Nolan yang berhasil mengadaptasi puisi epik Homer dengan cara yang ternyata ramah penonton, meskipun struktur ceritanya penuh dengan flashback dan kompleksitas. Untuk film Nolan yang biasanya membuat penonton mencatat timeline di selembar kertas, The Odyssey jadi kejutan menyenangkan—durasi nyaris tiga jam pun terasa sekali jalan, dan bahkan orang yang belum pernah membaca puisi epik bisa ikut tanpa merasa kehilangan konteks. Ulasan Nolan pilih terjemahan Emily Wilson sebagai inspirasi menunjukkan si Nolan thoughtful sama material ini. Bukan sekadar ambil Homer mentah-mentah, tapi ulang lewat lensa modern. Dari sisi visualisasi, Nolan ambil pendekatan humanis terhadap dunia mitologi. Athena hadir bukan sebagai sosok dewi yang grandiose, melainkan melalui Zendaya sebagai manusia biasa yang muncul dalam bayangan dan pikiran Odysseus, lebih sebagai personifikasi kebijaksanaan dalam diri, bukan makhluk supernatural semata....

Moana - Review

Gambar
Sinopsis Moana adalah adaptasi live action dari film animasi Disney 2016 yang rilis Juli 2026. Ceritanya familiar: Moana, putri kepala suku Motunui, dipanggil lautan untuk melakukan perjalanan melampaui terumbu karang sambil membawa demigod Maui. Tujuannya menyelamatkan tanahnya. Sutradara Thomas Kail mengarahkan, dengan Catherine Laga'aia debut layar lebar sebagai Moana dan Dwayne Johnson kembali sebagai Maui. Ulasan Catherine Laga'aia adalah yang terbaik di sini. Aktrisnya natural, karismatik, dan ekspresif. Dia nggak hanya main karakter, tapi benar-benar ngerti siapa Moana, penasaran, berdeterminasi, tapi tetap ragu-ragu tentang nasibnya. Chemistry-nya dengan Johnson solid. Nggak heran Disney pilih dia. Sebaliknya, Johnson terlihat datar. Di film animasi dia bisa main-main dengan nada suara, tapi di sini dia cuma berdiri dan ngomong. Tubuh besarnya kayak mengalahkan karakter Maui yang seharusnya egois dan lucu. Laga'aia terlalu gemilang. Dia membuat Johnson terlihat kaya...

The Mandalorian and Grogu - Review

Gambar
Sinopsis Star Wars: The Mandalorian and Grogu adalah film action-adventure tahun 2026 yang dirilis eksklusif di bioskop pada 22 Mei, disutradarai oleh Jon Favreau dengan naskah karya Jon Favreau, Dave Filoni, dan Noah Kloor. Film ini mengikuti petualangan Din Djarin sang Mandalorian (Pedro Pascal) dan muridnya Grogu saat mereka ditugaskan oleh Republik Baru yang masih berkembang untuk melindungi galaksi dari sisa-sisa Kekaisaran yang tersebar, dengan dukungan karakter baru seperti Colonel Ward yang diperankan oleh Sigourney Weaver dan seorang karakter baru yang diperankan oleh Jeremy Allen White.  Sebagai film pertama Star Wars yang kembali ke layar lebar setelah henti selama tujuh tahun sejak The Rise of Skywalker , film ini membawa karakter dan cerita yang awalnya debut di Disney+ ke panggung sinematik untuk pertama kalinya, menghubungkan series populer dengan dunia Star Wars yang lebih luas. Diproduksi oleh Jon Favreau, Kathleen Kennedy, Dave Filoni, dan Ian Bryce dengan musik k...

One Piece Season 2 - Series Review

Gambar
Sinopsis One Piece: Into the Grand Line (2026) adalah season 2 dari live-action Netflix yang melanjutkan petualangan Luffy (Iñaki Godoy) dan kru Straw Hats menuju Grand Line, jalur laut legendaris yang paling berbahaya dan tidak terduga di seluruh dunia. Kali ini mereka melewati Loguetown, Reverse Mountain, Whiskey Peak, Little Garden, sampai Drum Island yang diselimuti salju abadi dan jadi tempat pertemuan mereka dengan karakter-karakter baru yang lebih kuat dan lebih aneh dari sebelumnya. Seluruh 8 episode dirilis sekaligus pada 10 Maret 2026, dan season ini datang dengan lebih dari 33 wajah baru yang bergabung ke dalam cast, bukti bahwa dunia One Piece di layar nyata terus berkembang makin besar. Season 3 sudah dikonfirmasi dan sedang dalam produksi. Ulasan Sama seperti Fallout, gue masuk ke One Piece Season 2 tanpa bekal apapun dari anime atau manga-nya. Dan lagi-lagi, ternyata bukan halangan sama sekali. Serial ini cukup baik dalam membangun konteks dunianya sendiri tanpa mengharu...

Stranger Things Season 5 - Series Review

Gambar
Sinopsis Stranger Things Season 5 menjadi penutup epik serial sci-fi horor populer Netflix, melanjutkan dampak kehancuran Hawkins setelah gerbang Upside Down terbuka lebar di akhir Season 4. Eleven, Mike, Dustin, Lucas, Will, dan Max - yang masih dalam kondisi kritis - harus bersatu menghadapi ancaman terakhir Vecna, ketika batas antara dunia manusia dan Upside Down semakin kabur dan kota mereka berada di ambang kehancuran total. Dengan fokus pada pertaruhan emosional, persahabatan, dan pengorbanan, musim kelima menjanjikan skala konflik terbesar, nuansa horor yang lebih gelap, serta jawaban akhir atas misteri Upside Down, menjadikannya salah satu serial final paling dinanti dalam sejarah televisi modern. Ulasan Sepuluh tahun sudah kita penonton tumbuh bersama dengan Mike, Dustin, Lucas, Will, Max, Eleven dan kawan-kawan. Kita menyaksikan mereka tumbuh dari tubuh kecil dan unyu menjadi remaja yang matang, sementara kita sendiri juga tumbuh dalam kedewasaan masing-masing. Sulit memang m...

Avatar: Fire and Ash - Review

Gambar
Sinopsis Avatar: Fire and Ash (2025) adalah film aksi-petualangan fiksi ilmiah epik karya James Cameron yang melanjutkan saga keluarga Jake Sully dan Neytiri di dunia Pandora setahun setelah tragedi kehilangan anak mereka, Neteyam. Di tengah dendam, duka, dan konflik batin, Sully dan keluarganya menghadapi ancaman baru dari Ash People, suku Na’vi yang keras dan agresif yang dipimpin oleh Varang.  Ditambah lagi aliansi berbahaya dengan Colonel Quaritch, memicu pertempuran besar demi bertahan hidup dan mempertahankan rumah mereka di alam penuh api dan abu. Film ketiga ini penuh dengan visual CGI spektakuler, konflik emosional kuat, dan aksi skala besar yang memadukan tema keluarga, identitas, dan pertarungan epik. Ulasan Meski syutingnya bersamaan dengan film kedua Avatar: The Way of Water , film ketiga ini rilis tiga tahun setelahnya. Jadi sebenarnya tidak ada lonjakan perkembangan teknologi dari film kedua dan ketiga, selain sama-sama dirilis dalam format IMAX 3D. Gue tonton di ve...

Jurassic World Rebirth - Review

Gambar
Sinopsis Jurassic World: Rebirth (2025) adalah babak baru dari waralaba dinosaurus legendaris yang menghadirkan kembalinya teror prasejarah dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketika eksperimen genetik lepas kendali, dinosaurus tidak hanya menguasai pulau, mereka kini mengancam eksistensi manusia di seluruh dunia. Dengan aksi menegangkan, visual spektakuler, dan ketegangan nonstop, Jurassic World: Rebirth menyatukan karakter dalam perjuangan epik antara manusia dan makhluk purba. Film ini menjadi pilihan utama bagi pencinta film aksi petualangan dan penggemar dinosaurus yang menantikan kebangkitan baru di dunia Jurassic. Ulasan Sejak baca berbagai ulasan di media sosial, gue datang dengan ekspektasi cukup rendah sebelum nonton ini. Ternyata gue malah suka dan sangat menikmati! Trilogi baru Jurassic World ini tampaknya (dan semoga) mengambil sudut pandang yang berbeda dari trilogi sebelumnya yang dibintangi oleh Chris Pratt. Kalau trilogi sebelumnya masih fokus pada them...

Kingdom of the Planet of the Apes - Review

Gambar
Setelah trilogi Planet of the Apes di era modern usai, kini muncul trilogi baru yang akan mengantarkan kita semakin dekat ke kisah Planet of the Apes (1968). Untuk yang lupa-lupa ingat dengan jalan cerita Rise of the Planet of the Apes (2011), Dawn of the Planet of the Apes (2014), dan War of the Planet of the Apes (2017) tidak perlu bersedih hati karena Kingdom of the Planet of the Apes (2024) bercerita 300 tahun setelah kejadian dari Dawn. Trilogi Planet of the Apes di era modern memang fokus pada kisah Caesar, dan ini yang jadi pondasi dalam kisah Kingdom. Tapi di trilogi terbaru ini tampaknya kisah akan fokus pada karakter kera baru yaitu Noa. Seperti film-film lain dalam franchise Planet of the Apes, tetap ada karakter manusia yang kali ini membawa jalan cerita menjadi lebih menarik. Yang luar biasa dari film ini adalah efek visualnya yang sangat nyata dan meyakinkan. Konsisten memang, setiap film baru Apes selalu membawa gebrakan baru di dunia efek visual meski selalu gagal ...

Indiana Jones and the Dial of Destiny - Review

Gambar
Indiana Jones mungkin satu-satunya franchise film yang bertahan selama 4 dekade dan diperankan oleh orang yang sama! Bayangkan saja, Indiana Jones and the Temple of Doom dirilis tahun 1984 dan 39 tahun kemudian kita masih bisa nonton sekuel kelimanya; Indiana Jones and the Dial of Destiny yang masih diperankan oleh Harrison Ford yang saat film ini dibuat sudah berumur 80 tahun. Lebih gila lagi ya, usia yang kalau di Indonesia sudah dipanggil opa atau opung masih main film aksi petualangan yang penuh adegan berantem dan kejar-kejaran. Gue sebagai penyuka film bertema petualangan apalagi mencari harta karun, selalu suka dengan setiap aksi Indy kejar-kejaran mencari harta karun. Meski sempet turn off dengan The Kingdom of the Crystal Skull (2008), tapi ternyata gue cukup suka dengan Dial of Destiny. Berdurasi 2 jam 34 menit tapi sama sekali nggak terasa panjang karena menyenangkan dan seru banget. Tipikal aksinya bervariasi mulai dari adu jotos, adu tembok, adu balap mobil hingga bajaj, s...

65 - Review

Gambar
Film kaya gini kenapa bisa dapat lampu hijau dan diproduksi sih hahaha. Aneh banget sih premisnya. Bermain di ranah "bagaimana jika ada alien berbentuk manusia dan berbahasa Inggris nyasar ke planet Bumi 65 juta tahun yang lalu dan melawan dinosaurus dengan alat-alat canggih?". Ya harus diakui premisnya memang unik, tapi gue sih nggak penasaran akan jadinya gimana karena udah pasti alat canggih akan menang lawan dinosaurus nggak sih? Yang menjual dari film ini adalah durasinya yang pendek hanya 90 menit. Kalau lebih panjang lagi entah gimana deh. Selain itu untung banget ada Adam Driver yang membawa beban film ini sendirian. Meski gue mempertanyakan kondisi fisiknya yang super banget, tulang udah lepas ke mana-mana tapi masih bisa lari-larian. Oh iya dia memang alien kan, kebetulan aja bentuknya mirip sama manusia biasa. - sobekan tiket bioskop tanggal 11 April 2023 - ---------------------------------------------------------- review film 65 adam driver review ...

Dungeons & Dragons: Honour Among Thieves - Review

Gambar
Sebagai bukan pemain permainan papan roleplaying Dungeons & Dragons , ternyata gue cukup bisa menikmati dan terhibur dengan adaptasi filmnya. Kocak dan gue ketawa di beberapa adegan! Elemen fantasi dan petualangannya juga dapet banget dengan world building yang meyakinkan. Setiap karakternya dapat porsi perkembangan karakter yang cukup, meski kadang gue suka lupa nama setiap karakter karena nama-namanya susah diingat hahaha. Ini film dua jam 15 menit yang seru dan menyenangkan sih. Cocok banget jadi film escaping dari keseharian dan bisa cepat masuk serta mendalami petualangan yang ada. Jalan ceritanya juga tipikal band of misfits yang bersatu karena kesamaan visi dan misi. Tipikal karakter nggak sempurna mulai dari pencuri, pemarah, nggak percaya diri dan lain sebagainya. Mungkin ini yang membuat kita sebagai penonton bisa cepat relate dan menemukan satu-dua kesamaan dengan karakter yang ada di layar. Gue nggak kebayang sih bagaimana reaksi para pemain D&D nonton film adapta...

Avatar: The Way of Water - Review

Gambar
Setelah 13 tahun, akhirnya James Cameron kembali ngajak kita semua buat balik ke Pandora. Seperti Frozen 2 (2019) yang sekuelnya memperluas semestanya dengan ngajak ke ke tempat baru, Avatar: The Way of Water juga ngajak kita ke desa pinggir laut. Jadi achievement unlock untuk Jack Sully yang nggak cuma memperlajari cara hidup dan budaya suku Na'vi dan juga dari reef people di desa Metkayina. Seperti biasa, siaplah terkagum-kagum oleh visualnya. Merinding banget! Gue nonton di IMAX 3D dan sangat worth it ! Kayaknya wajib nonton 3D deh kalau nggak ya bakal jadi biasa aja. Ceritanya juga oke banget kok meski formula sekuel yang mirip sama film pertamanya, tapi banyak hal baru dengan kisah yang lebih luas. Tiga setengah jam alias 192 menit sama sekali nggak berasa, karena kaya lagi open trip aja ke desa Metkayina yang lautnya lebih bagus dari Raja Ampat. Sebagai pecinta laut dan segala isinya, gue suka banget sih sama cerita dan pesan makna yang dibawa. Ada plot pemburu makhlut lau...

Jurassic World Dominion - Review

Gambar
Franchise Jurassic selalu berhasil jadi magnet keluarga dan anak-anak, terlihat dari ramainya mall di akhir pekan 11-12 Juni 2022 kemarin. Film tentang dinosaurus, yang dikuasai oleh franchise Jurassic, memang selalu efektif memancing anak-anak untuk ke bioskop. Ditambah lagi film ketiga dari Jurassic World, atau keenam sejak Jurassic Park (1993), memboyong pula tiga aktor utama trilogi pertamanya; Sam Neill, Laura Dern, dan Jeff Goldblum. Taktik cerdas ini jelas akan menghibur dua generasi sekaligus di dalam studio. Semoga benar Jurassic World Dominion menjadi film penutup bagi franchise ini. Kalau benar, jelas ini adalah penutup yang manis dan rapi. Bukan hanya menyatukan aktor-aktris dua generasi, tapi juga kembali ke asal di mana tidak ada dinosaurus hybrid hasil ciptaan baru. Poin ini yang gue kritisi baik di Jurassic World (2015) dan Jurassic World Fallen Kingdom (2018). Buat apa nyiptain spesies baru yang aneh-aneh, sementara masih banyak banget spesies asli dinosaurus yang b...

Jungle Cruise - Review

Gambar
Biasa aja. HAHAHA review apaan pula ini. Maaf ya tapi gue kayak udah berekspektasi setinggi langit ngeliat The Rock sama Emily Blunt jadi dua karakter utama di film Disney yang diadaptasi dari salah satu wahananya - iya kaya franchise Pirates of the Caribbean. Kalau dari trailernya tuh keliatan film ini bakal fun banget gitu.  Memang film berdurasi 127 menit ini menyenangkan dan sangat menghibur sih. Tapi kadang terlihat seperti film untuk anak kecil banget karena banyak lelucon slapstick, tapi kadang juga terlihat terlalu seram untuk anak kecil. Jadi nggak jelas gitu mau berdiri di mana. Ya memang sutradara Jaume Collet-Serra biasanya bikin film aksi yang nggak ngerem di darah-darahan dan daging-dagingan sih. Di sini pasti dia sangat menahan diri mengingat pastinya film-film Disney untuk pasar keluarga dan anak-anak. Gue juga melihat banyak plot cerita yang minjem dari franchise saudara sendiri POTC. Mulai dari kekuatan magis cahaya bulan sampai dengan penjahat yang bermetamorfosi...

Sweet Tooth - Series Review

Gambar
Sweet Tooth is exciting adorable adventure ride! Delapan episode berdurasi kurang lebih 50 menit nggak disangka-sangka habis gue lahap dalam satu hari. Adaptasi dari komik berjudul sama karya Jeff Lemire tahun 2019-2021 ini menurut gue sangat mudah diakses untuk berbagai kalangan. Dibuat sebelum pandemi Covid-19, kisah di dalam Sweet Tooth ini tentang bencana besar yang membunuh jutaan manusia karena penyebaran virus mematikan.  Syutingnya pun sebelum pandemi terjadi dan dilanjutkan selama pandemi. Makanya gue cuma bisa ngakak ketika dunia apocalypse yang digambarkan serial ini mirip banget sama keseharian kita; banyak signage untuk jaga jarak dan pakai masker, pihak berwenang mewajibkan cek suhu sebelum masuk ke gedung, termasuk orang-orang bandel yang ogah pake masker trus berantem sama yang taat protokol kesehatan. Selain sangat familiar dengan keseharian kita, menurut gue serial ini oke banget ditonton untuk berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tidak ...

News of the World - Netflix Review

Gambar
Jarang-jarang nih Paul Greengrass menulis dan menyutradarai film drama apalagi western kaya gini. Ditambah Tom Hanks sebagai pemeran utama pastilah jaminan menyedot banyak penonton. News of the World produksi Universal Studios ini kayaknya salah satu yang "menyerah" untuk tayang di bioskop dan memilih pinangan Netflix untuk akhirnya dapat sampai ke mata penonton. Nggak semua film Tom Hanks gue suka sih, salah satunya Greyhound yang kayaknya lebih bermasalah di script. Tapi gue suka banget sama News of the World yang selain slow woles ala western, tapi juga ada seru-seru bikin sesek nafas, dan ternyata ditutup dengan ending beraroma bawang. Naskahnya solid banget, sinematografinya ciamik tapi gak kebayangan goyang kameranya ala film-film awalnya Paul Greengrass. Menurut gue yang juara sih naskahnya karena terlihat perkembangan karakter Captain Kidd yang berbalik 180 derajat dari awal hingga akhir. Perkembangan karakternya pun terbilang smooth dan meyakinkan. Awalnya Captai...

Enola Holmes - Netflix Review

Gambar
Millie Bobby Brown cantik banget ya Allah padahal baru 16 tahun tapi dia sekaligus jadi produser donk di film ini.  Sulit memang untuk menghapus Benedict Cumberbatch dari bayangan gue akan Sherlock Holmes. Apalagi menurut gue, Henry Cavill kharismanya terlalu besar untuk memerankan karakter nyentrik ini yang hasilnya sih jadi kurang dapet ya. Masih mendingan Sam Claflin yang lumayan pas jadi Mycroft Holmes. Tapi ya fokus utama film ini bukan di dua bersaudara Holmes itu kok, melainkan adik perempuan semata wayang yang bukan ciptaan Sir Arthur Conan Doyle, tapi pengarang buku Nancy Springer tahun 2006. Menurut gue, MBB benar-benar berhasil keluar dari karakter Elevennya dan tampil natural sebagai Enola Holmes. Apalagi karakter ini digadang-gadang sebagai ikon women empowerment terutama di genre period drama. Teknik fourth-wall yang berbicara ke kamera seakan ngobrol dengan penonton di rumah pun cukup menyenangkan untuk dilihat. Namun sayangnya, drama investigasi dan pemecahan masala...

Pokémon Detective Pikachu - Review

Gambar
"Adaptasi game yang juara di visual dan desain karakter!" Gue nggak ngikutin Pokemon sama sekali; nggak main game-nya dan nggak ngikutin series-nya juga. Pokoknya gue buta banget deh, cuma tau Pikachu itu Pokemon yang paling kuat dan ada justru listrik-listriknya gitu. Tapi ternyata gue sangat menikmati dan sangat suka dengan Pokemon Detective Pikachu ini, yang katanya merupakan loose adaptation dari materi Pokemon. Berhubung ini adalah film anak-anak, jadi jalan ceritanya cukup sederhana dan mudah dipahami. Apalagi banyak dijelaskan tentang beberapa karakter Pokemon, jadi sangat nyaman bagi orang-orang yang nggak familiar sama Pokemon kaya gue ini. Meski cerita untuk anak-anak, tapi siapa yang sangka ternyata gue kemakan juga sama twist -nya di akhir film - alias nggak ketebak!

Arctic - Review

Gambar
"Film terfavorit gue di tahun 2019!" Seorang pria terdampar di Arktik, dan harus bertahan hidup sebelum bantuan datang. Namun seorang rekannya yang terluka harus berlomba dengan waktu sebelum masanya tiba. Mereka pun terjebak dalam dilema apakah harus diam di tempat, atau terus bergerak di tengah cuaca musim dingin yang ekstrim. Arctic dengan mudah menjadi film favorit gue tahun ini, setidaknya sejauh ini. Kesederhanaannya benar-benar membuat gue jatuh hati. Meski minim dialog dan minim karakter dengan hanya dua orang saja di sepanjang film, tapi masih mampu memberikan ketegangan yang berarti lewat adegan-adegan yang ada. Pemandangan Islandia pun benar-benar mengagumkan meski cenderung ekstrim. Semua itu dibungkus dengan scoring karya Joseph Trapanese yang asyik banget dan seakan menyatu dengan film. Film ini juga membuka mata gue bahwa survival di daerah dingin ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Kita sudah pernah diberi gambaran dengan film-film survival mulai ...

Jurassic World: Fallen Kingdom - Review

Gambar
"Sekuel yang menyajikan aksi lebih menegangkan dan dilema moral yang lebih mengundang perdebatan, meski tidak lebih menghibur daripada film pertamanya" Empat tahun setelah taman wisata dinosaurus Jurassic World tutup, pulau Isla Nublar terancam punah karena gunung berapi siap meletus. Dibiayai oleh seorang investor, Owen dan Claire pun kembali ke Isla Nublar untuk menyelamatkan beberapa ekor spesier dinosaurus sebelum mereka punah karena letusan gunung berapi. Namun sepanjang perjalanan, mereka membongkar konspirasi yang mengubah wajah planet bumi untuk selamanya. Kalau harus jujur, secara keseluruhan gue masih lebih suka Jurassic World (2015) dibandingkan sekuel keduanya ini. Dari pengalaman menontonnya saja, gue kurang menikmati petualangan lanjutan Owen dan Claire yang berpindah dari pulau ke sebuah kota. Ada beberapa bagian yang menjemukan, termasuk paruh kedua yang seakan hilang tujuan.