Postingan

Menampilkan postingan dengan label sport

Marty Supreme - Review

Gambar
Sinopsis Film Marty Supreme (2025) merupakan proyek ambisius dari rumah produksi A24 yang menandai kembalinya sutradara Josh Safdie ke kursi penyutradaraan solo. Sinopsis Marty Supreme terinspirasi dari kisah hidup Marty Reisman, pemain tenis meja profesional legendaris yang dikenal karena kepiawaiannya serta gaya hidupnya yang eksentrik.  Dibintangi oleh Timothée Chalamet dalam peran yang sangat berbeda dari sebelumnya, film ini membawa penonton ke dunia kompetisi pingpong yang kompetitif di Amerika pertengahan abad ke-20. Sebagai perpaduan antara drama biopik dan komedi gelap, Marty Supreme mengeksplorasi tema obsesi, ketenaran, dan semangat seorang underdog yang berhasil mendefinisikan ulang olahraga tenis meja sebagai bentuk seni dan pertunjukan yang memikat. Ulasan Gue nggak sadar kalau sutradara dan penulis naskah Marty Supreme adalah yang juga menulis dan menyutradarai Uncut Gems (2019), Josh Safdie. Pantas saja Marty Supreme punya "roh" yang sama dengan Uncut Gems, pe...

The Smashing Machine - Review

Gambar
Sinopsis The Smashing Machine (2025) adalah film biografi dramatis yang ditulis dan disutradarai oleh Benny Safdie, menceritakan kisah nyata Mark Kerr, pegulat sekaligus petarung MMA legendaris, yang diperankan oleh Dwayne Johnson, dan perjuangannya dari puncak karier menuju konflik pribadi, termasuk kecanduan obat pereda nyeri dan keretakan hubungannya dengan kekasihnya, Dawn (Emily Blunt).  Dengan durasi sekitar 123 menit, film ini menyorot periode antara 1997 hingga 2000, saat Kerr bertarung menghadapi tekanan fisik dan emosional, kegagalan pribadi, dan pencarian identitas sekaligus redemption. The Smashing Machine menyuguhkan aksi pertarungan brutal, drama internal, serta transformasi karakter yang intens, menjadi tontonan wajib bagi penggemar film olahraga, kisah nyata, dan drama karakter mendalam. Ulasan Tipikal film biografi olahraga ini memang sangat bergantung pada pemeran utamanya. Beruntung ada nama besar Dwayne Johnson dan Emily Blunt yang ada di balik film ini. Apalag...

F1 The Movie - Review

Gambar
Sinopsis F1: The Movie (2025) adalah film drama olahraga penuh adrenalin yang membawa penonton ke balik layar dunia balap Formula 1 yang glamor sekaligus penuh tekanan. Dibintangi oleh Brad Pitt sebagai pembalap veteran yang kembali ke lintasan untuk membimbing tim muda menghadapi musim kompetisi yang brutal, film ini menampilkan aksi balap intens, teknologi canggih, dan intrik dunia motorsport. Disutradarai oleh Joseph Kosinski dan diproduksi oleh tim di balik Top Gun: Maverick (2022), F1: The Movie menjadi tontonan wajib bagi penggemar balapan, aksi sinematik, dan cerita penuh semangat juang di tengah gemuruh mesin jet darat. Ulasan Di atas kertas, film ini punya banyak potensi untuk jadi film yang bisa menghibur penonton secara maksimal. Ada Joseph Kosinski di kursi sutradara dan penulis naskah setelah sukses menukangi  Top Gun: Maverick  (2022), Oblivion (2013), Tron: Legacy (2010). Ada mega bintang Brad Pitt dan Javier Bardem sebagai pemeran, ada pula nama Hans Zimme...

Simone Biles Rising - Netflix Review

Gambar
Pas banget gue nonton Docuseries Simone Biles Rising di Netflix, bertepatan dengan kemarin Simone Biles bawa pulang 3 medali emas dan 1 perak dari Olimpiade Paris 2024. Yes, setelah dia keluar di tengah kompetisi di Olimpiade Tokyo 2020 karena alasan kesehatan mental. Buat yang nggak kenal siapa itu Simone Biles, dia ini atlet gymnastic asal AS yang digadang-gadang sebagai GOAT (Greatest of All Time). Selain menang di setiap kompetisi, sampai saat ini sudah ada 5 gerakan baru gymnastic yang dinamai pakai nama dia. Gerakan-gerakan itu: 1. The Biles (Floor), 2013 World Championships 2. The Biles (Vault), 2018 World Championships 3. The Biles II (Floor), 2019 World Championships 4. The Biles (Beam), 2019 World Championships 5. The Biles II (Vault), 2023 World Championships Sampai hari ini, baru ada 1 orang yang bisa menampilkan 1 dari 5 gerakan baru dari Simone Biles itu. Oya di dunia gymnastic, gerakan dikasih nama atletnya yang menyelesaikan gerakan tersebut dengan sempurna di kompetisi...

Challengers - Review

Gambar
Satu lagi film yang otomatis masuk Top 10 film terbaik yang gue tonton di tahun ini. Challengers ini kaya film The Dreamers (2003) dengan elemen tenis. Pada intinya, ini adalah film romansa kisah cinta segitiga dengan latar belakang olahraga tenis sebagai bumbu cerita. Kisah cinta segitiga yang dipicu oleh kompetisi, di mana di atas kertas adalah kompetisi untuk merebut sang wanita tentu saja. Tetapi di lapisan bawah ada kompetisi untuk memenangkan pertandingan tenis. Sutradara Luca Guadagnino memang selalu masterful dalam menempatkan romansa bergairah ke dalam layar. Naskahnya ditulis oleh Justin Kuritzkes, suami dari sutradara/penulis naskah Celine Song yang sama-sama piawai menulis kisah cinta segitiga. Jalan ceritanya non-linear atau maju mundur, yang mungkin selaras dengan bola tenis yang dipukul secara bergantian dari satu raket ke raket lainnya. Gaya bercerita seperti ini efektif memantik rasa penasaran penonton, untuk kemudian mendapatkan jawabannya di adegan selanjutnya. Ce...

Yolo - Review

Gambar
Awal lihat trailer ini di youtube, gue bingung kok tumben distributor besar macam Sony Pictures mau membeli dan mendistribusikan film "kecil" seperti ini. Apalagi jarang ada distributor asal AS mendistribusikan film asal Tiongkok. Setelah dikulik, ternyata film ini mencetak angka box office yang luar biasa di Tiongkok. Faktor besarnya adalah penurunan berat badan drastis sebanyak 50 kg dari aktor utama sekaligus sutradara, Jia Ling. Kisah ini diadaptasi dari film Jepang tahun 2014 berjudul 100 Yen Love, tapi tanpa unsur penurunan berat badan. Versi Tiongkok berjudul Yolo menempatkan penurunan berat badan jadi salah satu plot utama meski ternyata hanya ditampilkan sekilas dalam bentuk montage. Tidak ada CGI atau practical effect , ini benar-benar murni menurunkan berat badan selama 10 bulan dengan diet ketat, intermittent fasting, dan olah raga. Filmnya sendiri adalah tipikal kisah inspiratif from zero to hero , di mana karakter utamanya sudah mencapai rock bottom untuk kemud...

Gran Turismo - Review

Gambar
Sebelum nonton ini gue termasuk salah satu penonton yang skeptis sama film ini. Gue memang bukan pemain Sony Playstation, apalagi pemain Gran Turismo. Apalagi film adaptasi dari video game tidak punya track record yang cukup baik. Meski sebenarnya film Gran Turismo ini bukan adaptasi video game, melainkan berdasarkan kisah nyata pemain video game yang jadi pembalap mobil profesional. Gue harus kasih tepuk tangan setelah film ini selesai. Luar biasa! Ini baru film tentang balapan mobil! Nggak kaya franchise yang satu itu, judulnya balapan mobil tapi malah jadi film aksi spionase. Film Gran Turismo ini benar-benar memberi adegan balap-balapan di mayoritas durasinya. Drama keluarga, romansa, dan keraguan karakter utamanya memang ada tapi porsinya hanya sedikit. Jadi fokus utamanya tetap di adegan balapan. Setiap adegan balap mobilnya juga jadi hiburan mata dan telinga yang maksimal. Seperti halnya para engineer rumah produksi game Poly's Entertainment ynag sampai merekam suara mobil b...

Creed III - Review

Gambar
Film ketiga (dan semoga terakhir) dari spin-off franchise Rocky, yang kali ini jadi debut sutradara dari pemeran utama Michael B. Jordan. Film ini juga menandakan pertama kalinya Sylvester Stallone tidak terlibat dalam spin-off franchise Rocky Balboa. Menariknya, kali ini Michael B. Jordan akan berhadapan dengan Jonathan Majors, yang baru saja jadi karakter antagonis di Marvel Cinematic Universe. Sebenarnya Creed III ini punya cerita yang menarik. Bercerita tentang Adonis Creed yang bertemu sahabat di masa kecilnya, Damian yang memendam amarah dan balas dendam. Apalagi Damian ini punya postur tubuh yang jauh lebih besar dan punya teknik tinju yang unik. Ini jelas jadi lawan yang berat dan membuat penonton merasa bahwa Adonis bisa saja kalah. Tapi ya tipikal film olahraga seperti ini, pasti kita sudah tahu hasil akhirnya. Bahwa sebagaimana pun sulitnya dan securang apapun lawannya, pasti karakter utama kita akan menang kan. Setidaknya ini yang jadi bantalan gue ketika nonton Creed III b...

King Richard - HBO GO Review

Gambar
Terlepas dari kontroversi Will Smith menampar Chris Rock di Academy Awards 2022, jauh sebelum itu memang gue udah ngincer King Richard karena gue suka tipikal film olahraga yang inspiratif begini. Apalagi memang penampilan Will Smith dijagokan menang di berbagai penghargaan, dan pada akhirnya terbukti dia membawa beberapa piala dari berbagai penghargaan bergengsin termasuk Oscar. Lagipula siapa sih yang nggak kenal Venus dan Serena Williams, malah gue baru tahu ternyata sosok dibalik kesuksesan mereka berdua adalah ayahnya sendiri; Richard Williams. Berdurasi dua jam dua puluh empat menit, nggak pernah ada kata bosan selama gue nonton film ini. Gue bener-bener belum tahu perjalanan karir Venus dan Serena apalagi masa remaja mereka. Jadi nontonnya bener-bener penasaran dan lumayan terkaget-kaget ngeliat gimana kerasnya mereka latihan. Saking kerasnya latihan main tenis di bawah hujan-hujan, sampai dilaporin polisi sama tetangganya! Emang mulut tetangga lebih pedes ketimbang ayam geprek ...

Ted Lasso - Season 1 Review

Gambar
Setelah selesai nonton 1 season dalam 1 minggu, gue berani bilang kalau Ted Lasso adalah salah satu series terbaik yang pernah gue tonton! Ya ampun maafin aku Ted Lasso, tahun lalu pas rilis gue mencibir karena gue kira ini cuma another American sitcom yang biasanya gue ga cocok sama komedinya. Tapi akhir-akhir ini setelah ngeliat banyak reviewnya bertebaran di linimasa dari orang-orang yang gue percaya, gue memutuskan untuk nyoba dan langsung jatuh cinta di episode pertama! Haaaaaaaaa! Salah banget gue salah banget, ini bukan serial American sitcom biasa mentang-mentang durasi per episodenya cuma 30 menit. Ini kaya apa ya, ga ada pembanding yang tepat sih karena isinya bener-bener campur aduk antara American dan British . Dengan latar belakang London, kita melihat kebiasaan orang Inggris dari kacamata orang Amerika yang jadinya super kocak padahal mereka sama-sama berbahasa Inggris. Jadi deretan leluconnya juga campuran kadang American jokes kadang British jokes , dan ini yang bikin...

The Queen's Gambit - Netflix Series Review

Gambar
Menurut gue, The Queen’s Gambit adalah series terbaik yang gue tonton di  2020. Unorthodox, Stateless, Criminal, Bly Manor minggir dulu ya. Elizabeth Harmon si child prodigy pemain catur yang gak cuma bakatnya, tapi juga gender yg ngobrakngabrik patriarkis dunia catur tahun 60-an. The Queen’s Gambit unggul di semua lini, mulai dari naskah yang super solid, teleplay yang asyik dan seru, aktor-aktris yang gokil banget aktingnya, plus scoring yang luar biasa tense padahal “cuma” adegan main catur. Series ini diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Walter Tevis tahun 1983, dan kisah fiksi. Tapi dalam adaptasinya ke tv series, banyak terinspirasi dari tokoh-tokoh catur dunia. Jadi setiap adegan kompetisi caturnya terasa nyata banget - dan seru! Karakter Elizabeth Harmon di series ini menurut gue bisa jadi studi karakter yang ciamik sekaligus holistik. Masa kecil - dan traumanya - digambarkan dengan deskriptif, yang kemudian membentu karakter Beth yang dingin dan seakan apatis, term...

The Bleeder

Gambar
"Drama biografi olahraga yang ringan dan menyentuh tentang kisah nyata petinju yang menjadi inspirasi karakter Rocky Balboa" Chuck Wepner adalah seorang petinju kelas berat yang berasa dari kota kecil Bayonne di New York. Ketika manajernya berhasil mengatur pertandingan tinju perebutan gelar juara kelas berat, Chuck harus berhadapan dengan juara bertahan Muhammad Ali. Di luar dugaan semua orang, Chuck berhasil bertahan sampai ronde ke-15. Kisah nyata Chuck ini yang kemudian menginspirasi Sylvester Stallone untuk menulis naskah dan membuat film Rocky. Namun suksesnya film Rocky di pasaran dan penghargaan Academy Awards tidak sejalan dengan kehidupan Chuck, yang tidak mendapatkan sepeser perak pun dari franchise film tersebut. Mungkin anda tidak pernah mendengar tentang Chuck Wepner, tetapi anda pasti familiar dengan Rocky Balboa? Yup, Chuck Wepner adalah tokoh nyata yang menginspirasi kisah Rocky yang dibuat hingga enam sekuel itu. Semua-muanya mirip, mulai dari lawan be...

Bleed For This

Gambar
"Perjalanan roller-coaster yang sangat menarik, dengan naik-turun yang penuh dengan kehangatan hati" Berdasarkan kisah nyata, petinju juara dunia kelas menengah Vinny "Pazmanian Devil" Pazienza yang sedang menjalani puncak karirnya. Ketika kecelakaan mobil membuat lehernya patah, Vinny harus beristirahat selama enam bulan. Dokter pun menjatuhkan vonis bahwa ia tidak dapat bertinju lagi, bahkan kembali berjalan saja sudah merupakan kesembuhan yang ajaib. Ketika semua orang di sekelilingnya mengatakan tidak bisa, Vinny diam-diam berlatih kembali untuk dapat kembali ke dalam ring. Perlahan tapi pasti, Vinny menyadari bahwa bukan hanya fisik yang harus dikembalikannya, tetapi juga mental dan kondisi psikologis. Bleed for This adalah film yang berangkat dari hal yang sederhana, untuk kemudian bangkit perlahan menjadi juara - tetap dalam kesederhanaannya. Tema yang diangkat bisa dibilang sangat familiar dengan genre sport drama selama ini; seseorang yang berada da...

3 Srikandi

Gambar
"Dengan porsi drama yang pas, prestasi Indonesia yang sempat terlupakan pun berhasil dikenang dengan baik" Donald Pandiangan dijuluki Robin Hood Indonesia karena telah memecahkan rekor dunia cabang panahan jarak 70 meter. Namun impiannya untuk membawa medali Olimpiade pertama untuk Indonesia di Moskow tahun 1980 harus gugur. Ia pun berang karena negara mencampuradukkan olahraga dengan politik akibat boikot Indonesia terhadap Uni Soviet yang menyerbu Afghanistan di tahun yang sama. Tahun 1988, Indonesia kembali berkesempatan meraih medali Olimpiade di Seoul, kali ini di tangan tiga srikandi Nurfitriyana, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani. Dilatih oleh Donald yang sangat tegas, mereka bertiga tidak hanya harus menyelesaikan masalah pribadi masing-masing, tetapi membawa pulang medali pertama Olimpiade. Tema yang diangkat oleh rumah produksi MVP Pictures ini jelas sangat menarik, dan kalau bisa dibilang, cukup mulia. Bagaimana tidak, mereka mengangkat prestasi yang nyar...

The Program

Gambar
"Biopik anti-hero yang membuka mata tentang pebalap sepeda yang tersandung kasus doping" Drama biopik yang berkisah tentang Lance Armstrong, seorang atlet pembalap sepeda yang terkenal karena menjuarai Tour de France selama tujuh tahun berturut-turut; dari tahun 1999 hingga tahun 2005. Apalagi kemenangannya yang pertama adalah ketika ia baru sembuh dari kanker testis ganas yang nyaris merenggut nyawanya. Dengan pengalaman dan gelar juaranya, ia mendirikan yayasan kanker Livestrong yang mengumpulkan dana untuk penelitian obat kanker. Namun semua kejayaan tersebut harus hancur seketika ketika seorang wartawan Irlandia menyelidiki Lance tentang penggunaan doping . Ketika tuduhan itu terbukti, tujuh gelar juara Tour de France milik Lance dicopot. Kisah nyata dengan tokoh utama yang anti-hero ini menjadi eye-opening bagi publik tentang kasus doping di dunia olahraga. Diperankan dengan sangat baik oleh Ben Foster, mungkin akan membuat penonton menjadi melihat sisi lain...

Rush

Gambar
"Berdasarkan kisah nyata, sebuah kisah rivalitas sengit antara dua pembalap F1 di tahun 70-an yang sangat kuat, disertai dengan adegan balap mobil yang seru dan menegangkan" Di masa-masa emas dan jayanya balap mobil Formula 1 di tahun 70-an, film yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang perseteruan dua rival utama pembalap F1. James Hunt si playboy ganteng asal Inggris dan Niki Lauda yang jenius dan kaku asal Austria berseteru dengan sangat sengit untuk merebutkan gelar juara dunia F1, khususnya di musim 1976 yang fenomenal. Perseteruan sengit, yang bahkan sempat mengancam nyawa ini, dibumbui oleh karakter yang saling bertolak belakang antara dua pembalap ini. Apalagi persaingan mereka ini bertempat di olahraga dimana tidak ada tempat untuk kesalahan sedikitpun, dengan resiko kematian meningkat 20% ketika seorang pembalap menaiki mobil F1-nya. Menurut gue, ini adalah sebuah film drama yang fokus pada tarik-ulur dinamika dari rivalitas antara dua karakte...

Children of Glory

Gambar
Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas bumi harus dihapuskan. Orang Indonesia mana sih yang tidak ingat sepotong kalimat dari Preambule UUD 1945 itu? Rasanya memang potongan kalimat ini dapat diekstensi ke ruang dan waktu yang berbeda. Mari kita terbang ke Eropa tengah, ke satu negara yang tidak memiliki laut dan berbatasan dengan 7 negara di segala sisinya; Hongaria. Pada tanggal 23 Oktober 1956, sebuah revolusi untuk mengusir Uni Soviet dan paham komunisnya dari tanah Hongaria meletus di ibu kota Budapest. Bersamaan dengan revolusi tersebut, tim polo air Hongaria yang merupakan juara bertahan Olimpiade, merepresentasikan perjuangan revolusi di Budapest dengan bertanding untuk merebut medali emas Olimpiade di Melbourne. Semua itu digambarkan dalam film keluaran tahun 2006, Children of Glory (Judul asli:  Szabadsag, Szerelem - Freedom, Love ). Kisah nyata revolusi Hongaria tahun 1956 ini dibawakan lewat sudut pandang dua orang karakte...

The Fighter

Gambar
Sobekan tiket bioskop tertanggal 2 Februari 2011 adalah The Fighter . Film ketujuh yang gue tonton dari nominasi Best Picture Academy Awards 2011 . Pertama kali melihat poster film ini terpampang di salah satu dinding bioskop terdeket, gue hanya melihatnya sambil lalu karena film tentang tinju bukan hal baru. Namun setelah mengetahui bahwa film ini mondar-mandir di berbagai penghargaan, dan selalu menancapkan lebih tiga nominasi di setiap penghargaan, gue jadi tertarik. Belum lagi Christian Bale, Melissa Leo, dan Amy Adams yang bergantian memenangi BAFTA, Golden Globes, dan calon kuat merebut piala Oscar pada 27 Februari 2011 nanti. Cerita yang berdasarkan kisah nyata tentang perjalanan karir tinju Micky Ward (Mark Wahlberg) untuk merebut gelar tinju kelas menengah. Kisah perjalanan tinju Micky yang seakan bentuk hidup dari Rocky-nya Stallone ini, diasuh oleh Dicky (Christian Bale) yang sudah dianggap sebagai kakak sendiri. Dengan ibunya sebagai manajer, Micky mulai merasa bahwa ka...

Secretariat

Gambar
sobekan tiket bioskop tertanggal 5 Desember 2010 adalah Secretariat . Gue memilih untuk nonton film ini cukup impulsif karena sekadar ingin menonton setiap film yang ada di bioskop terdekat. Tanpa tahu sinopsisnya sama sekali sebelum menonton, ada satu nama yang gue kenal yang gue yakin akan menghiasi film ini; John Malkovich . Diangkat dari kisah nyata, seorang ibu rumah tangga, Penny Chenery ( Diane Lane ; Nights in Rodanthe, Perfect Storm ) mengambil alih peternakan kuda balap yang ditinggalkan oleh orang tuanya. Walaupun tidak menguasai banyak mengenai balapan kuda, dibantu oleh pelatih kuda veteran nyentrik Lucien Laurin (John Malkovich), berusaha untuk masuk ke dalam dunia olahraga yang didominasi oleh para pria dan berambisi untuk memenangkan penghargaan prestisius di dunia balapan kuda; The Triple Crown . Rasanya ini film ketiga tentang balapan kuda yang pernah gue tonton seumur hidup, setelah Hidalgo (2004) dan Seabiscuit (2003), yang menariknya ketiganya diberi ju...

Invictus

Gambar
sobekan tiket bioskop tertanggal 21 Februari 2010 adalah Invictus . dari sejak ngeliat trailernya aja udah tertarik. apalagi diperkuat oleh aktor-aktor kelas kakap macam Morgan Freeman dan Matt Damon. dengan kisah yang berdasarkan kisah nyata tentang sepak terjang Nelson Mandela untuk menyatukan Afrika Selatan, tampaknya film ini akan menjadi film yang sangat menarik untuk ditonton. bercerita tentang bagaimana usaha pertama Nelson Mandela sebagai presiden Afrika Selatan untuk menyatukan rakyatnya dengan usaha yang cukup unik; membawa tim rugby nasional untuk menjuarai Kejuaraan Dunia Rugby 1995. overall, film ini adalah film yang cukup menarik untuk mengetahui secara dalam mengenai sosok Nelson Mandela. bagaimana jerih payah dan usaha dia untuk menyatukan negaranya, walaupun dengan cara-cara yang cukup membuat orang-orang di sekitarnya mengernyitkan dahi. di film ini kita bisa melihat bagaimana kharisma seorang Nelson Mandela yang membuat dirinya dipuja-puja oleh rakyatnya. Morgan Fr...