Human Resource - Review
Sinopsis
Human Resource adalah film drama Thailand yang menggali tema kompleks seputar motherhood, karir, dan kapitalisme dengan visual yang perlahan namun menawan. Disutradarai oleh Nawapol Thamrongrattanarit dan dibintangi Prapamonton Eiamchan, film ini bercerita tentang Fren, seorang HR officer di sebuah perusahaan, yang menghabiskan harinya menginterview dan mengamati aliran demi aliran karyawan baru yang masuk. Namun, ada sesuatu yang dia sembunyikan: dia hamil satu bulan dan berjuang dengan keputusan untuk memiliki anak di dunia yang semakin sulit. Suaminya, Thame, tetap determinan untuk membangun keluarga impian di tengah ketidakpastian yang terus bertambah.
Ulasan
Apa yang membuat Human Resource powerful adalah pemainan ganda dari judulnya sendiri. Di permukaan, "human resource" merujuk pada divisi perusahaan yang merekrut dan "memproduksi" karyawan baru, orang sebagai aset yang bisa dibuang dan diganti. Tapi judul itu juga berbicara tentang motherhood: seorang ibu yang melahirkan manusia baru dan berpartisipasi dalam mesin kapitalis dunia. Pertanyaan film ini adalah pertanyaan yang menggigit: apakah mesin ini, baik perusahaan maupun dunia itu sendiri, akan menjamin kebahagiaan manusia-manusia yang dilahirkan dan dipekerjakan di dalamnya? Apalagi Fren sendiri sudah melihat langsung bagaimana toksisitas dan eksploitasi bekerja di dalam sistem ini.
Secara visual, gaya Thamrongrattanarit terasa sangat Eropa, banyak shot panjang yang statis dan sunyi. Komposisi setiap frame dibiarkan berbicara sendiri tanpa perlu music sting atau plot twist yang menggebrak. Ada banyak waktu untuk penonton merenungkan tidak hanya apa yang ditampilkan di layar, tapi juga lapisan makna di balik setiap adegan. Gue bisa merasakan bagaimana setiap scene dirancang untuk memberi ruang bagi emosi dan interpretasi. Tidak ada yang terburu-buru. Sinematografi film ini sunyi, penuh dengan detail-detail kecil: video call Fren dengan anaknya, percakapan dengan koleganya di kantor, momen kebersamaan dengan suami yang terasa rapuh. Detailnya ringkas, tapi dalam. Inilah keahlian Thamrongrattanarit dalam membangun atmosfer pesimis yang dalam tanpa jatuh ke melodrama.
Nada film ini cenderung gelap dan tanpa harapan, karena film ini tampak dilahirkan dari seseorang yang cukup pesimis terhadap dunia. Fren melihat apa adanya: karyawan baru yang akan dieksploitasi, dunia yang semakin berbahaya, bencana alam yang terus meningkat. Bahkan ketika Fren mencoba berbicara dengan suaminya tentang kekhawatiran ini, Thame masih bersikeras ingin memiliki anak. Ada ketegangan yang fundamental antara keinginan untuk memiliki keluarga dan pengetahuan yang pahit tentang dunia tempat keluarga itu akan hidup.
Namun, dan ini adalah titik kritis dari film, Thamrongrattanarit memberi penonton secercah harapan di akhir melalui penerimaan Fren yang terlihat sebagai keputusan sadar. Itu bukan keputusan yang ringan atau bermakna "everything will be fine." Itu lebih seperti sebuah kesadaran bahwa pasrah, acceptance, juga memerlukan usaha dan kerelaan. Fren memilih untuk melanjutkan hidup, untuk menerima nasib, tapi penerimaan itu tidak pasif. Ada effort, ada consciousness di dalamnya. Dia tidak sedang menyerah; dia sedang memutuskan untuk terus berjalan meski tahu jalan itu gelap.
Kesimpulan
Human Resource adalah karya yang sangar dan mengguncang, namun juga memberi ruang untuk humanity di tengah kegelapan. Ini adalah film tentang keputusan yang sulit, tentang keberanian untuk meneruskan hidup ketika kamu sudah tahu segalanya tidak akan sempurna. Bagi yang mencari film horor atau thriller dengan aksi, film ini akan mengecewakan, film ini adalah horor eksistensial, film tentang sistem yang memakan kita semua. Tapi bagi yang terbuka untuk pengalaman yang lambat, mendalam, dan reflektif, Human Resource adalah wajib tonton.
Skor Sobekan Tiket Bioskop: 4/5
Cocok untuk: penonton drama dengan tipikal lamban dan sunyi
Genre: Drama
Asal: Thailand
Durasi: 2 jam 2 menit
Sutradara: Nawapol Thamrongrattanarit
Penulis Naskah: Nawapol Thamrongrattanarit
Pemain: Prapamonton Eiamchan, Paopetch Charoensook, Pimmada Chaisakaoen
- ditonton di Netflix -
Penulis Naskah: Nawapol Thamrongrattanarit
Pemain: Prapamonton Eiamchan, Paopetch Charoensook, Pimmada Chaisakaoen
- ditonton di Netflix -
© Sobekan Tiket Bioskop.
Konten asli dipublikasikan di
pada 8 Juni 2026.
Reproduksi tanpa izin dilarang. Laporan plagiat:
copyright notice.


Komentar
Posting Komentar