Good Luck, Have Fun, Don't Die - Review


Sinopsis

Good Luck, Have Fun, Don't Die (2025) adalah film sci-fi komedi karya Gore Verbinski yang sudah lama absen dari layar lebar. Premisnya sederhana tapi langsung bikin penasaran: seorang pria dari masa depan (Sam Rockwell) masuk ke sebuah diner di Los Angeles dan mengumumkan bahwa ini adalah percobaan ke-117-nya untuk menyelamatkan dunia dari ancaman AI yang sudah di luar kendali. Setiap percobaan gagal karena kombinasi orang yang salah, dan malam ini dia butuh kombo yang tepat dari para pengunjung diner yang sama sekali tidak terduga. 

Film ini bisa dibaca sebagai versi Gore Verbinski dari "old man yells at cloud" yang entah bagaimana berhasil jadi satire yang tajam soal budaya teknologi modern. Kalau kamu suka Black Mirror tapi mau versi yang lebih gila dan lebih lucu dengan bumbu Terminator, ini film yang wajib masuk daftar tontonan.


Ulasan

Setelah 8 tahun vakum, sutradara Gore Verbinski akhirnya kembali dan kali ini lewat film scifi dengan budget independen. Tema dan eksekusinya sangat unik dan di luar lajur mainstream, pantas saja tidak ada studio besar yang mau mendistribusikan film ini. Tema dampak buruk teknologi dan manusia masa depan yang datang kembali untuk mencegah AI menjadikan film ini seakan perpaduan antara Black Mirror dan Terminator.

Satu hal yang gue suka adalah betapa absurdnya film ini, meski konsisten dengan imajinatif AI yang gila. Gue bisa membayangkan kalau serial buku Dungeon Crawler Carl difilmkan maka kurang lebih akan jadi seperti film Good Luck, Have Fun, Don't Die. Meski sayang menurut gue, absurditas yang sama dalam film ini juga dimanfaatkan untuk menutupi lazy writing yang banyak tersebar di naskah. Mulai dari apakah yang penonton lihat ini adalah simulasi atau dunia nyata, sampai dengan apa yang terjadi di masa depan, semuanya dijawab dengan lapisan yang dangkal.





Kesimpulan

Good Luck, Have Fun, Don't Die adalah film yang paling menyenangkan untuk ditonton sekaligus paling menyebalkan untuk dipikirkan setelahnya. Verbinski jelas punya visi yang kacau dan brilian, dan Sam Rockwell seperti biasa tampil dengan energi yang sulit ditolak, tapi sayang visi itu tidak pernah benar-benar dibangun dengan fondasi yang kokoh. Pada akhirnya film ini terasa seperti percobaan ke-117 itu sendiri: penuh semangat, menghibur, tapi tetap gagal mencapai potensi terbaiknya.

Skor Sobekan Tiket Bioskop: 3/5
Cocok untuk: pecinta film sci-fi dan efek buruk teknologi pada manusia




Genre: Sci-Fi
Asal: AS
Durasi: 2 jam 14 menit
Sutradara: Gore Verbinski
Penulis Naskah: Matthew Robinson
Pemain: Sam Rockwell, Juno Temple, Haley Lu Richardson

- sobekan tiket bioskop tanggal 8 Maret 2026 -

Komentar