Jauh di dalam kawasan kumuh sebuah kota metropolitan, berdiri sebuah gedung apartemen lusuh yang menjadi tempat kediaman seorang gembong narkoba dan gangster yang paling berbahaya di seluruh penjuru kota. Sampai saat ini, apartemen tersebut dikenal tidak tersentuh, baik oleh satuan polisi ataupun rival gangster. Diselimuti oleh kegelapan dini hari, satuan polisi elite yang dipimpin oleh Sersan Jaka (Joe Taslim) bertugas untuk menyerbu apartemen tersebut untuk menangkap dan melumpuhkan gembong narkoba tersebut, Tama (Ray Sahetapy). Seorang polisi muda minim pengalaman, Rama (Iko Uwais), terlibat dalam penyerbuan tersebut dengan misi pribadinya. Namun ketika keberadaan mereka diketahui dan berita tentang penyerbuan mereka sampai ke telinga Tama, listrik dimatikan dan semua jalan keluar ditutup. Tama pun mengirim dua anak buah terbaiknya, Andi (Donny Alamsyah) dan Mad Dog (Yayan Ruhiyan) untuk menggagalkan penyerbuan tersebut dan membunuh semua polisi yang ditemuinya. Terjebak di lantai 6 dan tidak ada jalan keluar, Jaka dan kawan-kawan harus bertahan hidup dan terus bertarung untuk menyelesaikan misi mereka.
Ketika ending credit film ini bergulir, hiruk pikuk penonton yang bertepuk tangan dan memberikan apresiasi pun tak kuasa bergema di dalam Audi 1 Blitzmegaplex Grand Indonesia, bahkan sebagian kecil penonton memberikan standing ovation. Film yang baru pulang kampung setelah mendapat berbagai respon positif di dunia internasional ini memang baru diputar perdana di tanah air pada hari Minggu, 21 November 2011 kemarin. Rasanya, sutradara/penulis asal Wales Gareth Evans yang berada di balik layar film ini dapat bernafas lega ketika sekitar 500 penonton pertama di Indonesia pada malam pemutaran perdana tersebut memberikan apresiasi tertinggi untuk karya film panjang ketiganya. Bahkan sebelum pemutaran, festival director INAFFF 2011, Rusli Eddy, sempat berseloroh bahwa film pertama Evans (Footsteps, 2006) yang ditayangkan dalam INAFFF 2007 hanya dihadiri tidak lebih dari 20 orang. Namun kali ini, antusiasme pencinta film di tanah air membludak untuk mengantisipasi film ini, bahkan tiket penjualan langsung terjual habis kurang dari 10 menit ketika loket penjualan dibuka beberapa minggu lalu.
baca selengkapnya...















